Senin, 02 Feb 2026 02:00 WIB

Pemkot Ngebut Atasi Banjir di Surabaya Barat, Salah Satunya Bikin Bozem

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 03 Mar 2024 10:31 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat memberikan instruksi penanganan banjir Surabaya Barat
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat memberikan instruksi penanganan banjir Surabaya Barat

selalu.id - Pemkot Surabaya terus melakukan percepatan penanganan banjir di kawasan Surabaya Barat, salah satunya dengan melakukan pengerukan sedimen di saluran air hingga pembangunan bozem.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Syamsul Hariadi mengatakan, saat ini pemkot tengah fokus melakukan pengerukan saluran air yang berada di kawasan Beji, Jalan Pakal Madya, Kecamatan Pakal.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Ia memastikan, dengan arahan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, proses pengerukan di lokasi tersebut segera diselesaikan dalam bulan ini.

"Dalam bulan ini (Maret 2024) diselesaikan, sepanjang 2 kilometer. Sudah jalan sejak minggu kemarin, waktu Pak Wali (Eri Cahyadi) sidak," kata Syamsul, Minggu (3/3/2024).

Selain saluran air Beji di Pakal Madya, Syamsul menjelaskan, DSDABM juga melakukan pengerukan di sepanjang saluran diversi Pondok Benowo Indah (PBI) sampai Jembatan Raci.

Pengerukan sedimen di saluran sepanjang 1 kilometer ini, juga sudah dilakukan sejak pekan lalu. Sementara itu, juga sedang dikerjakan pembuatan saluran air dengan box culvert dan peninggian jalan di pintu masuk PBI sampai rel KA.

Disamping itu, DSDABM Surabaya juga melakukan pembuatan tanggul batu kumbung di dekat area persawahan di Jalan Raya Tengger, serta pengerukan di saluran Kandangan. Untuk sementara ini, ia mengaku, masih melakukan penyisiran di saluran Kandangan mulai dari hulu ke hilir.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Jaraknya lumayan panjang. Sudah mulai semua (pengerukan) sejak minggu kemarin, sesuai arahan Pak Wali," aku Syamsul.

Syamsul menyampaikan, Pemkot Surabaya tak hanya melakukan pengerukan saluran. Saat ini, juga sedang proses membangun bozem baru di kawasan Rejosari, Surabaya. Bozem seluas 1,3 hektare ini, direncanakan selesai sebelum musim hujan berikutnya, sehingga bisa mereduksi banjir di kawasan Rejosari dan sekitarnya.

Lebih lanjut dia menyebutkan, di kawasan Candi Lontar saat ini juga sedang dilakukan pembangunan penahan arus air.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Itu cuma ditinggikan saja, (penahan arusnya) tidak sampai 100 meter panjangnya. Sudah proses sudah minggu kemarin. Seminggu ke depan selesai," sebutnya.

Nantinya setelah dilakukan proses pengerukan saluran, diharapkan sudah tidak ada lagi genangan setelah hujan. Ia mencontohkan, seperti di kawasan Jalan Tengger. Meskipun beberapa hari ini terjadi hujan deras, namun air tidak sampai menggenangi kawasan ini.

"Kemarin di Tengger sudah nggak ada genangan. Jadi, fokus pemkot saat ini menangani beberapa titik banjir atau genangan yang ada di kawasan-kawasan tersebut," tandasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.