Selasa, 21 Jul 2026 08:55 WIB

Pemerintah Bakal Beri Intensif untuk Pengguna Mobil Hybrid

Foto: Mobil Hybrid
Foto: Mobil Hybrid

selalu.id - Menyoal adanya pemberian insentif bagi mobil listrik berteknologi hybrid, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyambut baik rencana pemerintah terkait pemberian insentif bagi mobil hybrid.

Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto mengatakan, memang sudah sewajarnya pemberian insentif juga ditujukan kepada mobil hybrid. Hal ini lantaran mobil hybrid juga sudah hemat Bahan Bakar Minyak (BBM) dan rendah polusi.

"Kalau bisa diberikan insentif maka penjualan akan meningkat pesat, karena harga jualnya juga lebih terjangkau dibanding mobil listrik," kata Jongkie seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/2/2024).

Apalagi, lanjut ungkap Jongkie menjelaskan secara rinci, mobil hybrid juga tidak memerlukan infrastruktur tambahan seperti pengisian baterai kendaraan listrik (charging station).

Berdasarkan data Gaikindo tercatat sepanjang 2023 penjualan domestik mobil listrik mencapai 17.147 unit dan ekspor mobil listrik sebesar 1.504 unit. Sementara itu, penjualan mobil hybrid sepanjang tahun 2023 mencapai sebanyak 54.656 unit dan ekspor mobil hybrid sebesar 27.710 unit.

Kepala Pusat Industri Perdagangan dan Investasi Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Andry Satrio Nugroho juga mengatakan, insentif juga perlu diberikan kepada konsumen mobil hybrid, apalagi sekarang ini daya beli masyarakat sedang tumbuh.

Namun, perlu dilihat urgensi dari pemberian insentif tersebut. "Pemberian insentif (mobil hybrid) ini ada urgensinya sendiri, apakah ini hanya akan mendorong penjualan atau memang ada target-target lain," kata Andry.

Andry meyakini, pemberian insentif tersebut akan mendorong penjualan mobil hybrid seperti yang berkaca pada pemberian insentif yang sudah digelontorkan untuk mobil listrik berbasis baterai untuk battery electric vehicle (BEV).

"Ini yang menurut saya juga harus diberikan insentif. Artinya kita ingin mendorong agar produksi kendaraan itu bisa dimaksimalkan untuk kegiatan ekspor. Bukan hanya di dalam negeri saja," imbuhnya.

Menurut Andry, soal ini harus diperjelas secara detail lagi insentif yang diberikan. "Menurut saya perlu diberikan ya bagaimana ketika produksinya didorong untuk ekspor maka mungkin akan mendapatkan insentif, lalu yang kedua adalah masalah komponen lokal yang digunakan dalam mobil tersebut. Itu bisa diberikan insentif," pungkasnya. 

Baca Juga: Mengaku Sakit, Bupati Sidoarjo Mangkir Panggilan KPK

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.