Selasa, 21 Jul 2026 22:51 WIB

Kompak Berpakaian Hitam, Wali Kota Eri Nyoblos Bareng Keluarga di TPS 35

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 14 Feb 2024 11:46 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi bersama keluarga saat mencoblos di Kelurahan Karah
Wali Kota Eri Cahyadi bersama keluarga saat mencoblos di Kelurahan Karah

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 35, Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan, Surabaya, Rabu (14/2/2024).

Orang nomor satu di Surabaya itu tiba di lokasi TPS yang tidak jauh dari rumahnya sekitar pukul 08.40 WIB. Tampak Eri bersama istrinya Rini Indriyani serta anak pertamanya Alfanana Puteri kompak mengenakan pakaian bewarna hitam.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Kemudian Eri Cahyadi beserta keluarga langsung melakukan pencoblosan. Usai menyoblos, Eri bersama keluarganya mempamerkan jari kelingking yang telah dicelupkan ke tinta biru menandakan bahwa telah menggunakan hak pilihnya.

"Hari ini saya bersama istri dan anak pertama saya di TPS 35 untuk menyalurkan aspirasi masyarakat dan mensukseskan Pemilu, baik itu pemilihan legislatif, dan pemilihan presiden," kata Eri.

Usai menyoblos, Eri meminta meminta tidak ada perpecahan setelah para pemilih menyalurkan suaranya pada Pemilu 2024 ini. Ia menyebut, Pemilu seperti pertandingan persahabatan antar calon presiden, wakil presiden, maupun legislatif.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

"Pemilu ini adalah pertandingan persahabatan buat saya, yang harus kita junjung tinggi jurdilnya sehingga siapapun yang terbaik, maka itulah yang akan memimpin negara ini, memimpin kota ini,"ujaranya.

Ia berharap, tak muncul pertempuran, persaingan, atau perpecahan lainnya antar warga, setelah pemungutan dan penghitungan suara hari ini.

"Tapi alhamdulilah warga Kota Surabaya, karena saya selalu katakan pilihan ini kepentingan dunia, jangan pernah sampai merusak kepentingan akhirat kita. Alhamdulillah, Surabaya tetap menang, matur nuwun (terima kasih) warga Surabaya yang sudah menjaga Kota Surabaya ini, dalam kondisi aman, tenang, dan nyaman," ungkapnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Lebih lanjut Eri menambahkan, usai pencoblosan ini dirinya bakal melakukan patroli keliling memantau penghitungan di beberapa TPS.

"Kami dengan beberapa Organisasi Perangkat Dinas (OPD) berkeliling memberikan semangat kepada petugas untuk menyelesaikan tugas dan menjaga mereka, kalau ada yang sakit jangan sampai gak periksa ke puskesmas, memastikan makanan dana masukan vitaminnya. Buat saya mereka adalah pejuang-pejuang yang tangguh untuk menentukan nasib bangsa," terangnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.