Kamis, 22 Okt 2026 04:55 WIB

Pemkot Surabaya Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Ini Jadwalnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 30 Jan 2024 11:42 WIB
Skrining dan pemeriksaan kesehatan gratis oleh Pemkot Surabaya
Skrining dan pemeriksaan kesehatan gratis oleh Pemkot Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar “Skrining dan Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi” gratis di seluruh wilayah kecamatan dan kelurahan se-Kota Surabaya.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Rosita Dwi Yuliandri mengatakan, tujuan adanya skrining kesehatan terintegrasi ini, merupakan bagian dari upaya Pemkot Surabaya untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Selain itu, juga untuk mendekatkan akses kesehatan, juga untuk pemerataan pelayanan kesehatan di Kota Surabaya.


Tak hanya itu, lanjut Rosita, adanya pelayanan ini juga untuk mengantisipasi timbulnya penyakit di musim pancaroba. Baik itu penyakit menular maupun yang tidak menular di masyarakat. “Tentunya, ini merupakan bagian dari salah satu edukasi kepada masyarakat untuk konsisten melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin,” kata Rosita, Senin (29/1/2024).


Rosita menjelaskan, selama pelayanan skrining dan pemeriksaan kesehatan terintegrasi ini berlangsung, Dinkes Kota Surabaya akan terus melakukan sosialisasi gaya hidup sehat kepada masyarakat. Contohnya, membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), risiko dari merokok, hingga bahaya adanya perilaku seks bebas.


“Ini yang perlu kita edukasikan dan kita advokasikan terus melalui pemeriksaan dan skrining kesehatan. Kami harapkan kegiatan ini bisa menyentuh masyarakat, baik masyarakat umum atau yang berisiko sehingga bisa dilakukan deteksi sejak dini kondisi kesehatannya,” ujar Rosita.


Ia menerangkan, kegiatan seperti ini sebenarnya sudah sering dilakukan oleh Pemkot Surabaya. Akan tetapi, pemeriksaan dan skrining kesehatan kali ini ada sedikit modifikasi. Yang sebelumnya, hanya difokuskan untuk skrining kesehatan tidak menular. Sedangkan kali ini juga ada pelayanan skrining penyakit yang berisiko menular.

Prioritas skrining risiko penyakit menular pada saat ini adalah, penyakit Tuberkulosis (TBC), Hepatitis, hingga infeksi seksual. “Dengan deteksi dini tersebut, maka masyarakat bisa melakukan upaya atau konseling apa yang dibutuhkan,” terangnya.

Dirinya menjelaskan, sasaran pelayanan ini berlaku untuk semua umur. Mulai dari balita hingga lanjut usia. Untuk balita dan anak-anak, pelayanan ini dilaksanakan di posyandu dan puskesmas. Sedangkan untuk remaja, pelayanan ini akan menyasar fasilitas pendidikan, mulia pondok pesantren hingga sekolah-sekolah.


“Teknis pelaksanaanya, nanti akan dijadwalkan di masing-masing wilayah puskesmas dan kelurahan. Jadi, nanti akan disinergikan untuk lokasi-lokasinya, apakah nanti di pondok pesantren, di asrama, balai RW, atau bahkan perkantoran hingga tempat kerja,” jelasnya.


Ia menyampaikan, kegiatan ini tak hanya melibatkan jajaran Dinkes Kota Surabaya, akan tetapi juga ada petugas dari kecamatan, kelurahan, Tim Penggerak (TP) PKK, Kader Surabaya Hebat (KSH). Tak hanya itu, pada 1 Februari 2024, juga akan melibatkan para mahasiswa dari berbagai universitas dan sekolah kesehatan ke dalam pelayanan ini. Pelaksanaan skrining dan pemeriksaan kesehatan terintegrasi ini, digelar mulai dari 29 Januari - 10 Februari 2024.


“Total ada 612 mahasiswa dan sekolah kesehatan di Kota Surabaya, yang akan dikerahkan ke 153 kelurahan sebagai tim skrining kesehatan terintegrasi. Di masing-masing wilayah kelurahan, akan ada 4 orang mahasiswa,” paparnya.


Ia menambahkan, kegiatan pemeriksaan dan skrining kesehatan ini digelar secara gratis oleh Pemkot Surabaya. Dirinya berharap, pelayanan kesehatan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh warga Kota Surabaya.


“Sehingga masyarakat akan tahu status kesehatannya. Sesuai dengan jargon kami, ‘lebih baik mencegah daripada mengobati’, diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan momen ini,” pungkasnya

Baca Juga: Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.