Sabtu, 13 Jun 2026 17:53 WIB

Tingkatkan Pemahaman Masyarakat, PLN Gelar Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan

Program PLN Goes To School di Sekolah 
Program PLN Goes To School di Sekolah 

selalu.id – Dalam rangka bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Nasional 2024 yang diperingati setiap 12 Januari hingga 12 Februari, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menggelar sosialisasi dan edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan kepada pelajar dan masyarakat sebagai wujud komitmen korporasi dalam meningkatkan keselamatan ketenagalistrikan.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Agus Kuswardoyo memaparkan pada peringatan bulan K3 ini selain memberikan sosialisasi dan edukasi kepada para pelajar juga peningkatan kesadaran insan PLN dan masyarakat untuk menjaga keselamatan dan kesehatan kerja dalam lingkup ketenagalistrikan.

Sosialisasi ini, lanjut Agus menjelaskan, digelar di beberapa sekolah, komunitas sosial, dan warga serta perangkat desa. "Salah satunya melalui Program PLN Goes To School di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nurul Fikri Sukodono Sidoarjo dan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Talun Kediri pada Selasa (23/1) lalu," ungkap Agus kepada selalu.id di Surabaya, Senin (29/1/2024).

Sebelumnya, kata Agus lanjut memaparkan, juga diselenggarakan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Sukorejo Pasuruan pada Senin (22/1). Sedangkan pemberian sosialisasi kepada masyarakat dilakukan kepada Komunitas Civic Auto Society (Civas) Jombang Sabtu (20/1) lalu dan warga serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Guluk-Guluk Sumenep Kamis (11/1) lalu.

Sedangkan di SDIT Nurul Fikri Sukodono Sidoarjo, PLN memberikan sosialisasi kepada 165 murid kelas 1 dan 2 serta guru dan staff pengajar tentang pengenalan apa itu listrik, sistem tenaga listrik hingga bahaya listrik dan potensi risiko yang mungkin timbul akibat penggunaan listrik yang tidak aman serta pengenalan fitur PLN Mobile.

Melalui pemahaman yang mendalam, para siswa juga dibagikan tentang langkah-langkah keselamatan sederhana yang dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Sukorejo, Nisful Laily mengungkapkan apresiasinya kepada PLN yang telah mengadakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi siswa maupun dewan guru.

"Kami sangat berterima kasih kepada PLN telah datang secara langsung untuk memberikan edukasi ataupun sosialisasi bagi siswa di sekolah kami. Sangat penting bagi pelajar untuk mendapatkan ilmu dan pengetahuan diluar dari kurikulum yang ada di sekolah," tandasnya.

"Kami berharap tentunya para siswa dapat menyerap dan menerapakan pengetahuan tentang ketenagalistrikan ini dikehidupan sehari-hari, serta menyebarkan informasi tersebut kepada orang tua maupun teman-teman di lingkungan sekitarnya," tambah Nisful.

Selain di sekolah, sosialisasi bahaya keselamatan ketenagalistrikan yang dilaksanakan di Guluk-Guluk Sumenep, Kamis (11/1) lalu juga mendapatkan apresiasi Kepala Desa Guluk-guluk mengingat pada kegiatan ini masyarakat mendapatkan banyak informasi baru tentang bahaya listrik.

"Kami berharap warga Desa Guluk-Guluk memahami bahaya listrik dan menghindari penggunaan listrik yang berbahaya," ujar  Kepala Desa Guluk-guluk, Ahmad Wail saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Listrik Padam hingga 4 Jam Lebih Terjadi di Kedung Tarukan Surabaya, Belum Ada Petugas

Editor : Ading
Berita Terbaru

Di Bulan Bung Karno, Armuji Tantang Kader Gen Z PDIP Surabaya jadi Anggota Dewan

Armuji, menegaskan bahwa Gen-Z memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan partai maupun bangsa.

Pertama Kali Pasca Islah, Subandi-Mimik Pamer Kekompakan di Depan Publik Sidoarjo

Sebelumnya, kedua belah pihak bahkan sempat saling melayangkan laporan ke pihak kepolisian atas pertikaian itu.

Semarak Piala Dunia 2026, Warga Desa Medali di Mojokerto Pasang 48 Bendera Kontestan

Sebanyak 48 bendera yang berlaga di piala dunia itu didapatkan dari anggaran yang diperoleh dari iuran secara sukarela.

Sekretariat DPRD Jatim Kembangkan Tanaman Hidroponik, Sri Wahyuni Mengapresiasi

Di area depan ruangan Fraksi PDI-P, terlihat deretan tanaman hidroponik yang ditanam menggunakan media pipa paralon tersusun rapi.

Peringati Harganas ke-33, KB Permanen di Jember Sasar 234 Perempuan dan 25 Laki-laki

Target akseptor MOW di Jember berkisar 250 peserta dan kini hampir seluruhnya telah terpenuhi.

Demi Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, Polres Probolinggo Resmikan Gedung SPKT Baru

Kapolres Probolinggo juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas di SPKT agar mengedepankan sikap ramah, responsif, dan berorientasi pada solusi.