Rabu, 21 Okt 2026 08:57 WIB

Lantik Pimpinan Wilayah Muslimat NU di Sulawesi Selatan, Khofifah Ajak Bangun Ukhuwah

Gubernur Khofifah
Gubernur Khofifah

selalu.id - Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa melantik pimpinan wilayah dan enam pimpinan cabang Muslimat NU di Provinsi Sulawesi Selatan untuk periode 2023 – 2028 di Auditorium KH. Muhyiddin Zain, Univ. Islam Makassar, Minggu (14/1/2024) kemarin.

Khofifah melantik Prof. Dr. Ir. Hj. Andi Majda M Zain, M.Si sebagai Ketua PW Muslimat NU Sulawesi Selatan. Juga Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Takalar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Wajo, Kabupaten Bone, Kabupaten Luwu dan Kabupaten Palopo.

"Ini provinsi terakhir, pelantikan untuk periode 2023-2028. Ini ada PW, kemudian ada 6 PC yang belum dilantik, sehingga sekalian kita lakukan," ujar Khofifah dalam keterangan tertulisnya.

Di hadapan dua ribu lima ratus anggota Muslimat NU di Sulawesi Selatan, Khofifah mengajak untuk membangun dan mengedepankan empat ukhuwah atau persaudaraan. Keempat ukhuwah tersebut adalah ukhuwah nahdliyah, ukhuwah wathoniyah, ukhuwah insaniyah dan ukhuwah Islamiyah.

"Di setiap pertemuan Muslimat, saya selalu menekankan bagaimana empat persaudaraan atau ukhuwah bisa kita bangun," ucapnya kepada selalu.id saat dikonfirmasi, Senin (15/1/2024).

Khofifah menambahkan, membangun empat ukhuwah ini bernilai penting karena bisa merekatkan persaudaraan diantara semuanya. Terlebih di tahun politik yang rentan dengan isu-isu yang bisa menimbulkan perpecahan.

"Ini yang menjadikan Indonesia ini solid sebagai sebuah negara kesatuan dengan keberagaman yang luar biasa, harus kita bangun sebagai bagian dari kekuatan bangsa Indonesia," katanya.

Oleh sebab itu, Khofifah meminta semua pihak agar mengutamakan mutual understanding atau saling memahami di antara keberagaman, mutual trust atau saling percaya dan mutual respect atau saling menghormati dalam menyikapi berbagai hal. Menurutnya hal tersebut tidak akan membuat semua pihak mudah diprovokasi dan difitnah.

"Oleh karena itu, mari kita bangun persaudaraan kita di dalam proses manapun khususnya ketika kita menghadapi agenda nasional yang cukup strategis, 14 Februari 2024 nanti," ajaknya.

Secara khusus kepada PW dan PC Muslimat NU yang baru saja dilantik, Khofifah berpesan agar semua mampu menjadi pemimpin yang berkarakter game changer dan enabler leader. Menurutnya dengan memiliki karakter tersebut pemimpin akan penuh dengan inovasi, kreativitas, dan memungkinkan berbagai hal dalam menghadapi persoalan.

"Jadilah seorang pemimpin game changer dan enabler leader," cetusnya sembari berpesan.

Seperti diketahui, pada kesempatan yang sama juga dilakukan Istighosah Kebangsaan dengan tema 'Berkhidmat untuk NKRI, Mengawal Pemilu Damai 2024, Menyongsong Abad ke-2 NU'. Kemudian ada penyerahan Buku 'Setia di Jalan Dakwah 80 Tahun AGH Sanusi Baco Lc' karya Firdaus Muhammad dan Suhardi yang diserahkan oleh Irfan Sanusi Baco kepada Ketum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga: Cegah Inflasi, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah ke-158 di Mojokerto

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

Istigasah dipimpin KH Rofiq Siradj.

Top 5 Berita: Pabrik Kosmetik Ilegal Digerebek sampai Rapat Kerja Pusat

Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.