Rabu, 04 Feb 2026 12:53 WIB

Program Electrifying Agriculture PLN Bakal jadi Penopang Ketahanan Pangan Nasional

Electrifying Agriculture PLN
Electrifying Agriculture PLN

selalu.id - Program Electrifying Agriculture di Desa Kayen Kidul, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri Jawa Timur, yang tengah diresmikan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana pada dua hari yang lalu, Rabu (27/12), akan menjadi penopang ketahanan pangan.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Agus Kuswardoyo menyampaikan, elektrifikasi di sektor pertanian merupakan salah satu langkah PLN untuk mengupayakan agar tenaga listrik menjadi pendorong kegiatan ekonomi.

Baca Juga: World Clean Up Day, PLN Bersama Pemkot Surabaya Gelar Aksi Bersih Pantai

"Electrifying Agriculture ini adalah perubahan gaya hidup yang diterapkan oleh petani untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produktivitas para petani, sehingga akan lebih maju dan modern," kata Agus kepada selalu.id, Jumat (29/12/2023).

Tercatat hingga Desember 2023 di Jawa Timur terdapat 20.486 pelanggan yang memanfaatkan Electrifying Agriculture dengan total daya tersambung 84.211 kVA. Sedangkan, di Kediri sendiri berkontribusi 20% terhadap total pelanggan se-Jawa Timur yaitu sejumlah 4.036 pelanggan dengan total daya 9.353 kVA.

Sebagai negara agraris, PLN mendukung penuh cita-cita ketahanan pangan dalam negeri. Dengan program Electrifying Agriculture ini dapat menumbuhkan berbagai potensi untuk menyokong penguatan komoditas pertanian, perkebunan, peternakan demi terwujudnya ketahanan pangan nasional.

"Hal ini selaras dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai lumbung pangan nasional," ungkapnya.

Baca Juga: Token Listrik PLN Diblokir di Sidoarjo, Warga Diminta Bayar Rp10 Juta untuk Tagihan Orang Lain

Program yang digagas oleh PT PLN (Persero) ini berupa penyambungan listrik untuk 8 titik pompa air dengan total daya 44 kilo Volt Ampere (kVA). Diharapkan melalui program Electrifying Agriculture dapat mendukung ketahanan pangan nasional.

Electrifying Agriculture merupakan program PLN dengan mengajak para petani untuk beralih ke alat-alat dan mesin pertanian berbasis listrik sehingga lebih maju dan modern dengan peningkatan produktivitas dan efisiensi biaya operasional.

Dengan penyambungan pompa air ini, lanjut Agus mengungkapkan, selain mensuplai kebutuhan pasokan air persawahan milik petani cabai, kacang panjang hingga terong di Kayen Kidul, program ini dapat menghemat operasional petani hingga mencapai 25%.

Baca Juga: PLN Jatim Catat Rekor Penjualan Listrik 44,3 TWh di Tahun 2024

Meskipun demikian, di hadapan puluhan petani, Bupati Hanindhito Himawan Pramana juga sempat menyampaikan harapannya dengan peresmian sumber air tenaga listrik ini dapat mengatasi masalah pasokan air yang selama ini dialami petani setempat dampak dari El-Nino yang membuat kekeringan akibat kemarau panjang.

"Peresmian ini sebagai jawaban atas keresahan para petani kita belakangan ini. Semoga dengan adanya sumber air tenaga listrik ini, para petani yang tadinya kesulitan pengairan bisa teratasi," papar Hanindhito.


Sementara itu, Kepala Desa Kayen Kidul, Bambang Agus Pranoto mengaku dengan sumber air tenaga listrik ini akan membantu para petani. "Tentu akan memudahkan petani kita. Sumber air tenaga listrik ini juga lebih efisien, murah, dan ramah lingkungan," kata Bambang sekaligus menjadi penutup.

Editor : Ading
Berita Terbaru

TPK Banjarmasin Gencarkan Safety Awareness di Bulan K3 2026, Pertegas Komitmen High Performance Zero Accident

Penguatan Safety Awareness menjadi krusial perusahaan untuk memitigasi risiko kecelakaan kerja dan potensi bahaya yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Expo Campus 2026 Surabaya: Ajak Siswa Jelajahi Minat dan Masa Depan Pendidikan

Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengenal lebih dekat pada dunia pendidikan tinggi.

Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya

Perubahan perda ini dinilai penting untuk memperkuat tata kelola pemanfaatan aset milik Pemkot Surabaya ke depan.

Susur Sungai Ngotok di TBM, Destinasi Wisata Baru Kota Mojokerto

Dengan hadirnya susur Sungai Ngotok, Pemkot Mojokerto berharap TBM akan menjadi magnet wisata baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Arif Fathoni: Perikanan Surabaya Siap Sokong Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

Karena itu, Fathoni mendorong pemerintah hadir lewat pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas pascapanen.

Kota Mojokerto Dipercaya Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Melalui program ini, diharapkan model digitalisasi bansos yang diuji di beberapa daerah pilot project dapat direplikasi secara nasional.