Rabu, 22 Jul 2026 19:10 WIB

Zulhas Ajak Raffi Ahmad ke Surabaya, Sinyal Ayah Cipung Masuk PAN?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 25 Des 2023 00:19 WIB
Zulkifli Hasan dan Raffi Ahmad saat di Surabaya
Zulkifli Hasan dan Raffi Ahmad saat di Surabaya

selalu.id - Ketua Umum Partai Amanat Indoenesia (PAN) Zulkifli Hasan mengajak sejumlah arti ke acara Pesta Anak Nonkrong di Surabaya, Minggu (24/12/2023).

Sejumlah artis yang diajak yakni Eko Patrio yang merupakn kader dari PAN sendiri. Kemudian, artis papan atas terkenal di Ibu Kota Jakarta Raffi Ahmad.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Kehadiran owner RANS Entertainment itu ke Surabaya dipertanyakan apakah Ayah Cipung dan Rafathar itu akan bergabung dengan PAN?

Zulhas sapaan akrabnya menyampaikan bahwa dirinya mempunyai kedekatan dengan Raffi. Bahkan, Ia menyebut Presenter termahal di Indonesia merupakan sahabat dekatnya.

"Bro Raffi ini dekat dengan saya, kan sahabatan, apalagi gigi (Nagita Slavina) dengan putri saya itu satu kelas saat sekolah bareng-bareng dulu mulai SD," kata Zulhas, saat dikonferensi pers di acara Pesta Anak Nonkrong, di Surabaya, Minggu (24/12/2023).

Ia menerangkan agenda dirinya dengan Raffi Ahmad di Lampung berkaitan tentang pembinaan UMKM.

Dan selama ini Kementrian Perdagangan berkomitmen untuk membina UMKM Indonesia. Menurutnya, UMKM itu pondasi atau soko guru utama ekonomi Indonesia.

Baca Juga: PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

"60 persen lebih pendapatan ya dari UMKM, 90 persen tenaga kerja juga di umkm. Jadi kalau Indonesia mau maju 2045 itu yang menentukan adalah umkm-nya bisa berkembang atau tidak," tutur Menteri Perdagangan (Mendag) itu.

Zulhas menyatakan, UMKM Indonesia harus bisa berkembang di pasar lokal dan juga pasar dunia. Dia menjelaskan, karena konglomerasi tidak akan membuat Indonesia menjadi negara maju.

"Inilah kuncinya kalau kita mau menjadi maju dan berkembang. Ada pemerataan, perluasan kepemilikan. Saya sebagai Ketua Umum PAN juga sebagai Menteri Perdagangan menyatakan keberpihakan penuh kepada UMKM. Mulai dari kuliner, fashion, anak-anak muda yang kreatif memiliki produk saya kirim ke fashion week, kita kirim ke Paris, dan lain-lain," bebernya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Lebih lanjut Zulhas juga menyinggung soal e-commerce. Dia mengungkapkan, e-commerce menjadi instrument yang bagus untuk UMKM.

Dia memastikan bahwa pemerintah tidak melarang adanya e-commerce, tapi pemerintah hanya mengatur regulasinya supaya tidak menyusahkan.

"Jadi sekarang di e-commerce manapun umkm bisa berjualan dimanapun. Kita manfaatkan e-commerce ini agar seluruh dunia tahu, tokonya hanya di telepon, jadi bisa untung banyak, itu salah satu strategi marketing," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.