Kamis, 22 Okt 2026 05:28 WIB

Tumbuhkan Budaya Anti Korupsi di Keluarga, Agatha: Ganjar-Atikoh Role Model Keluarga Indonesia

Istri Ganjar Pranowo
Istri Ganjar Pranowo

selalu.id -  Turut turun gunung menyampaikan visi dan misi sang suami, Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Supriyanti mengambil peran untuk membuka cakrawala politik dalam sudut pandang yang lebih feminin.

Salah satunya perihal korupsi. Atikoh menyatakan, banyak faktor yang membuat seorang itu melakukan korupsi. Salah satunya yang paling umum adalah karena keserakahan.

Menurut Atikoh, untuk mencegah perilaku ini, perempuan atau seorang istri memiliki peran penting untuk mencegah suaminya untuk melakukan korupsi. Seperti yang dilakukannya, ia selalu mengingatkan suaminya, Ganjar Pranowo, untuk tidak korupsi dan membiasakan untuk menolak pemberian dari oknum tertentu.

"Ada banyak faktor orang itu menjadi koruptor. Diantaranya yang paling jamak karena memang dia serakah. Selain itu juga karena ada kesempatan dan kebutuhan. Kalau seorang istri menjadi penyebab suaminya korupsi, itu bisa saja terjadi. Tapi itu menurut saya faktornya sangat kecil," ujar Atikoh, saat berkunjung ke Surabaya.

Oleh karena itu, Atikoh memiliki solusi agar seseorang tidak menjadi koruptor. Yakni dengan membatasi gaya hidup tinggi dalam rumah tangga. Seperti pasangan suami istri harus menerapkan prinsip bahwa hidup harus sesuai dengan kebutuhan bukan keinginan.

"Solusi ini bisa menjadi benteng keluarga, agar tidak melakukan hal-hal yang menyimpang seperti korupsi. Biasakan hidup sederhana, jangan membeli sesuatu yang berdasarkan keinginan, tapi karena kebutuhan," ungkapnya.

Sebagai seorang istri, kata Atikoh, perempuan harus memberikan pengaruh positif kepada pasangannya, untuk menjauhi perilaku korupsi. "Sebagai seorang ibu, perempuan juga mempunyai peran penting untuk mendidik anak-anaknya agar bertindak jujur. Jadi perempuan mempunyai peran penting untuk mencegah korupsi ini," tandasnya.

Sementara itu, politisi perempuan PDI Perjuangan yang juga anggota DPRD Jatim, Agatha Retnosari mengaku sangat setuju dengan apa yang disampaikan Atikoh. Bahwa perempuan memiliki peran penting untuk mencegah pasangannya untuk tidak korupsi.

“Saya mengapresiasi pemikiran Ibu Atikoh, yang menjadikan perempuan sebagai kunci dalam keluaga agar tidak ada perilaku korupsi di keluarganya, khususnya pasangannya. Perempuan bisa saja menjadi penyebab suaminya korupsi, tapi peran perempuan juga lebih banyak menjadi faktor pencegah suaminya korupsi,” katanya.

Selama ini yang ia ketahui, lanjutnya, para koruptor yang tertangkap lebih banyak karena faktor keserakahan. Mereka masih tidak puas dengan apa yang ia dapat secara halal dan benar, sehingga akhirnya melakukan korupsi.

“Family values atau nilai-nilai baik keluarga telah dilakukan dengan baik oleh Bu Atikoh saat suaminya, Pak Ganjar Pranowo menjadi gubernur Jawa Tengah. Bu Atikoh menerapkan pencegahan korupsi sejak dini, di lingkungan keluarganya, ini role model atau contoh keluarga ideal indonesia masa kini” tandas Agatha yang berasal dari Dapil Surabaya ini.

Baca Juga: Masa Tenang, Satpol PP Surabaya Copot Baliho Kampanye Pilkada Serentak

Editor : Ading
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.