Minggu, 06 Sep 2026 20:02 WIB

Tumbuhkan Budaya Anti Korupsi di Keluarga, Agatha: Ganjar-Atikoh Role Model Keluarga Indonesia

Istri Ganjar Pranowo
Istri Ganjar Pranowo

selalu.id -  Turut turun gunung menyampaikan visi dan misi sang suami, Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Supriyanti mengambil peran untuk membuka cakrawala politik dalam sudut pandang yang lebih feminin.

Salah satunya perihal korupsi. Atikoh menyatakan, banyak faktor yang membuat seorang itu melakukan korupsi. Salah satunya yang paling umum adalah karena keserakahan.

Menurut Atikoh, untuk mencegah perilaku ini, perempuan atau seorang istri memiliki peran penting untuk mencegah suaminya untuk melakukan korupsi. Seperti yang dilakukannya, ia selalu mengingatkan suaminya, Ganjar Pranowo, untuk tidak korupsi dan membiasakan untuk menolak pemberian dari oknum tertentu.

"Ada banyak faktor orang itu menjadi koruptor. Diantaranya yang paling jamak karena memang dia serakah. Selain itu juga karena ada kesempatan dan kebutuhan. Kalau seorang istri menjadi penyebab suaminya korupsi, itu bisa saja terjadi. Tapi itu menurut saya faktornya sangat kecil," ujar Atikoh, saat berkunjung ke Surabaya.

Oleh karena itu, Atikoh memiliki solusi agar seseorang tidak menjadi koruptor. Yakni dengan membatasi gaya hidup tinggi dalam rumah tangga. Seperti pasangan suami istri harus menerapkan prinsip bahwa hidup harus sesuai dengan kebutuhan bukan keinginan.

"Solusi ini bisa menjadi benteng keluarga, agar tidak melakukan hal-hal yang menyimpang seperti korupsi. Biasakan hidup sederhana, jangan membeli sesuatu yang berdasarkan keinginan, tapi karena kebutuhan," ungkapnya.

Sebagai seorang istri, kata Atikoh, perempuan harus memberikan pengaruh positif kepada pasangannya, untuk menjauhi perilaku korupsi. "Sebagai seorang ibu, perempuan juga mempunyai peran penting untuk mendidik anak-anaknya agar bertindak jujur. Jadi perempuan mempunyai peran penting untuk mencegah korupsi ini," tandasnya.

Sementara itu, politisi perempuan PDI Perjuangan yang juga anggota DPRD Jatim, Agatha Retnosari mengaku sangat setuju dengan apa yang disampaikan Atikoh. Bahwa perempuan memiliki peran penting untuk mencegah pasangannya untuk tidak korupsi.

“Saya mengapresiasi pemikiran Ibu Atikoh, yang menjadikan perempuan sebagai kunci dalam keluaga agar tidak ada perilaku korupsi di keluarganya, khususnya pasangannya. Perempuan bisa saja menjadi penyebab suaminya korupsi, tapi peran perempuan juga lebih banyak menjadi faktor pencegah suaminya korupsi,” katanya.

Selama ini yang ia ketahui, lanjutnya, para koruptor yang tertangkap lebih banyak karena faktor keserakahan. Mereka masih tidak puas dengan apa yang ia dapat secara halal dan benar, sehingga akhirnya melakukan korupsi.

“Family values atau nilai-nilai baik keluarga telah dilakukan dengan baik oleh Bu Atikoh saat suaminya, Pak Ganjar Pranowo menjadi gubernur Jawa Tengah. Bu Atikoh menerapkan pencegahan korupsi sejak dini, di lingkungan keluarganya, ini role model atau contoh keluarga ideal indonesia masa kini” tandas Agatha yang berasal dari Dapil Surabaya ini.

Baca Juga: Masa Tenang, Satpol PP Surabaya Copot Baliho Kampanye Pilkada Serentak

Editor : Ading
Berita Terbaru

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.