Sabtu, 06 Jun 2026 00:15 WIB

Tumbuhkan Budaya Anti Korupsi di Keluarga, Agatha: Ganjar-Atikoh Role Model Keluarga Indonesia

Istri Ganjar Pranowo
Istri Ganjar Pranowo

selalu.id -  Turut turun gunung menyampaikan visi dan misi sang suami, Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Supriyanti mengambil peran untuk membuka cakrawala politik dalam sudut pandang yang lebih feminin.

Salah satunya perihal korupsi. Atikoh menyatakan, banyak faktor yang membuat seorang itu melakukan korupsi. Salah satunya yang paling umum adalah karena keserakahan.

Menurut Atikoh, untuk mencegah perilaku ini, perempuan atau seorang istri memiliki peran penting untuk mencegah suaminya untuk melakukan korupsi. Seperti yang dilakukannya, ia selalu mengingatkan suaminya, Ganjar Pranowo, untuk tidak korupsi dan membiasakan untuk menolak pemberian dari oknum tertentu.

"Ada banyak faktor orang itu menjadi koruptor. Diantaranya yang paling jamak karena memang dia serakah. Selain itu juga karena ada kesempatan dan kebutuhan. Kalau seorang istri menjadi penyebab suaminya korupsi, itu bisa saja terjadi. Tapi itu menurut saya faktornya sangat kecil," ujar Atikoh, saat berkunjung ke Surabaya.

Oleh karena itu, Atikoh memiliki solusi agar seseorang tidak menjadi koruptor. Yakni dengan membatasi gaya hidup tinggi dalam rumah tangga. Seperti pasangan suami istri harus menerapkan prinsip bahwa hidup harus sesuai dengan kebutuhan bukan keinginan.

"Solusi ini bisa menjadi benteng keluarga, agar tidak melakukan hal-hal yang menyimpang seperti korupsi. Biasakan hidup sederhana, jangan membeli sesuatu yang berdasarkan keinginan, tapi karena kebutuhan," ungkapnya.

Sebagai seorang istri, kata Atikoh, perempuan harus memberikan pengaruh positif kepada pasangannya, untuk menjauhi perilaku korupsi. "Sebagai seorang ibu, perempuan juga mempunyai peran penting untuk mendidik anak-anaknya agar bertindak jujur. Jadi perempuan mempunyai peran penting untuk mencegah korupsi ini," tandasnya.

Sementara itu, politisi perempuan PDI Perjuangan yang juga anggota DPRD Jatim, Agatha Retnosari mengaku sangat setuju dengan apa yang disampaikan Atikoh. Bahwa perempuan memiliki peran penting untuk mencegah pasangannya untuk tidak korupsi.

“Saya mengapresiasi pemikiran Ibu Atikoh, yang menjadikan perempuan sebagai kunci dalam keluaga agar tidak ada perilaku korupsi di keluarganya, khususnya pasangannya. Perempuan bisa saja menjadi penyebab suaminya korupsi, tapi peran perempuan juga lebih banyak menjadi faktor pencegah suaminya korupsi,” katanya.

Selama ini yang ia ketahui, lanjutnya, para koruptor yang tertangkap lebih banyak karena faktor keserakahan. Mereka masih tidak puas dengan apa yang ia dapat secara halal dan benar, sehingga akhirnya melakukan korupsi.

“Family values atau nilai-nilai baik keluarga telah dilakukan dengan baik oleh Bu Atikoh saat suaminya, Pak Ganjar Pranowo menjadi gubernur Jawa Tengah. Bu Atikoh menerapkan pencegahan korupsi sejak dini, di lingkungan keluarganya, ini role model atau contoh keluarga ideal indonesia masa kini” tandas Agatha yang berasal dari Dapil Surabaya ini.

Baca Juga: Masa Tenang, Satpol PP Surabaya Copot Baliho Kampanye Pilkada Serentak

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.