Kamis, 23 Jul 2026 04:28 WIB

Dinkes Sebut Gus Samsudin Mengaku Tidak Ada Pengobatan di Pondoknya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 15 Des 2023 20:19 WIB
Pasien Pondok Nuswantoro Gus Samsudin ditemukan tewas tergeletak di kamar mandi
Pasien Pondok Nuswantoro Gus Samsudin ditemukan tewas tergeletak di kamar mandi

selalu.id - Ditemukannya seorang pasien pengobatan tewas di toilet Pondok Nuswantoro milik Gus Samsudin, mendapat sorotan tajam oleh pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Blitar.

Pasalnya, pihak Dinkes Blitar mengatakan bahwa sejak setahun setengah lalu, usai viralnya konflik Gus Samsudin dan Pesulap merah, izin operasional pengobatan tradisional pondok Nuswantoro tidak diperpanjang.

Untuk itu pula, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Blitar dr Christine Indrawati mengaku pihaknya telah bertemu langsung dengan pemilik Pondok yakni Gus Samsudin.

"Sejak satu tengah tahun lalu saat ramai-ramai dengan Pesulap Merah. Setahu saya kok tidak mengajukan izin atas nama Pak Samsudin lagi. Artinya kalau tidak mengajukan izin lagi kan ilegal," ujar dr Christine.

dr Christine juga mengatakan bahwa dalam kunjungan oleh pihak Dinkes Blitar, Gus Samsudin pun mengaku selama setahun ini sudah tidak pengobatan tradisional di Pondok Nuswantoro miliknya yang berada Desa Rejowinangun, Kedemangan, Blitar, Jawa Timur.

"Kami ke lokasi bersama Bangkesbangpol, kemudian bisa diterima dan ketemu langsung dengan Pak Samsudin. Kalau dari teman-teman, Pak Samsudin menyatakan bahwa tidak melakukan pengobatan tradisional," kata Christine, saat dihubungi awak media, Jumat (15/12/2023).

Christine menjelaskan bahwa Gus Samsudin sendiri mengaku tidak adanya istilah pasien di pondoknya tersebut. Namun, mereka hanya memberi konseling.

"Yang bertamu ke pondok mereka itu dia memberikan nasihat, memberikan semacam konseling tanpa melibatkan pengobatan apapun, itu yang dikatakan pak Samsudin," ujarnya.

Kata dia bahwa Gus Samsudin sendiri kaget bahwa ada tamunya yang meninggal di pondok miliknya itu.

"Mereka tidak memberikan pengobatan apa-apa, mungkin Pak Samsudin juga merasa (heran) kok ada yang meninggal ya. Jadi Pak Samsudin merasa tidak melakukan tindakan apapun selain konsultasi dan konseling," jelasnya.

Baca Juga: Tragedi Tengah Malam: Tronton Rem Blong Hantam Sedan, 4 Korban Tewas Termasuk Balita

Editor : Ading
Berita Terbaru

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.