Selasa, 21 Jul 2026 20:10 WIB

Dinkes Sebut Gus Samsudin Mengaku Tidak Ada Pengobatan di Pondoknya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 15 Des 2023 20:19 WIB
Pasien Pondok Nuswantoro Gus Samsudin ditemukan tewas tergeletak di kamar mandi
Pasien Pondok Nuswantoro Gus Samsudin ditemukan tewas tergeletak di kamar mandi

selalu.id - Ditemukannya seorang pasien pengobatan tewas di toilet Pondok Nuswantoro milik Gus Samsudin, mendapat sorotan tajam oleh pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Blitar.

Pasalnya, pihak Dinkes Blitar mengatakan bahwa sejak setahun setengah lalu, usai viralnya konflik Gus Samsudin dan Pesulap merah, izin operasional pengobatan tradisional pondok Nuswantoro tidak diperpanjang.

Untuk itu pula, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Blitar dr Christine Indrawati mengaku pihaknya telah bertemu langsung dengan pemilik Pondok yakni Gus Samsudin.

"Sejak satu tengah tahun lalu saat ramai-ramai dengan Pesulap Merah. Setahu saya kok tidak mengajukan izin atas nama Pak Samsudin lagi. Artinya kalau tidak mengajukan izin lagi kan ilegal," ujar dr Christine.

dr Christine juga mengatakan bahwa dalam kunjungan oleh pihak Dinkes Blitar, Gus Samsudin pun mengaku selama setahun ini sudah tidak pengobatan tradisional di Pondok Nuswantoro miliknya yang berada Desa Rejowinangun, Kedemangan, Blitar, Jawa Timur.

"Kami ke lokasi bersama Bangkesbangpol, kemudian bisa diterima dan ketemu langsung dengan Pak Samsudin. Kalau dari teman-teman, Pak Samsudin menyatakan bahwa tidak melakukan pengobatan tradisional," kata Christine, saat dihubungi awak media, Jumat (15/12/2023).

Christine menjelaskan bahwa Gus Samsudin sendiri mengaku tidak adanya istilah pasien di pondoknya tersebut. Namun, mereka hanya memberi konseling.

"Yang bertamu ke pondok mereka itu dia memberikan nasihat, memberikan semacam konseling tanpa melibatkan pengobatan apapun, itu yang dikatakan pak Samsudin," ujarnya.

Kata dia bahwa Gus Samsudin sendiri kaget bahwa ada tamunya yang meninggal di pondok miliknya itu.

"Mereka tidak memberikan pengobatan apa-apa, mungkin Pak Samsudin juga merasa (heran) kok ada yang meninggal ya. Jadi Pak Samsudin merasa tidak melakukan tindakan apapun selain konsultasi dan konseling," jelasnya.

Baca Juga: Tragedi Tengah Malam: Tronton Rem Blong Hantam Sedan, 4 Korban Tewas Termasuk Balita

Editor : Ading
Berita Terbaru

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.