Jumat, 04 Sep 2026 13:18 WIB

Wujudkan Generasi Emas, Alodokter Gandeng Dinas Kesehatan dan Nutricia Sarihusada Hidupkan Program Bebas Stunting

Alodokter
Alodokter

selalu.id – Dalam semangat merayakan Hari Kesehatan Nasional 2023, Alodokter bersama dengan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Bekasi menggelar program Generasi Maju Bebas Stunting yang didukung oleh Nutricia Sarihusada.

Program Generasi Maju Bebas Stunting sejalan dengan Perpres No. 72 tahun 2021 mengenai diperlukannya langkah konvergensi yang melibatkan kolaborasi multipihak dalam upaya percepatan penurunan angka stunting termasuk pihak swasta.

Permasalahan stunting menjadi kritis dalam konteks generasi maju, terutama dalam wawasan menuju Generasi Emas 2045, karena dampaknya yang merugikan pada perkembangan fisik dan kognitif anak-anak yang seharusnya membentuk pondasi kualitas sumber daya manusia.

Stunting tidak hanya menghambat potensi individu, tetapi juga memiliki dampak jangka panjang pada pertumbuhan ekonomi dan kemajuan negara. Untuk mencapai target nasional penurunan prevalensi stunting sebanyak 14% di tahun 2024, diperlukan tindakan segera dan kolaboratif dari berbagai sektor, termasuk kesehatan, pendidikan, pangan, dan ekonomi.

Keberhasilan mengatasi stunting memerlukan pendekatan multi-sektor yang holistik, termasuk penguatan sistem kesehatan, peningkatan akses terhadap gizi, dan program pendidikan yang berfokus pada perawatan dan pola asuh anak.

Hasil Studi Status Gizi Indonesia tahun 2022 telah menunjukan perubahan ke arah yang lebih baik yaitu menurunnya angka stunting secara signifikan, namun perlu adanya upaya lebih untuk mencapai target nasional.

Karena itu Alodokter didukung Nutricia Sarihusada berkomitmen memberi kontribusi nyata dalam upaya percepatan penurunan stunting melalui intervensi spesifik dan sensitif di bawah payung gerakan Generasi Maju Bebas Stunting.

Kegiatan Generasi Maju Bebas Stunting dimulai dari pelatihan garda terdepan tenaga medis dalam proses penatalaksanaan pasien stunting, mulai dari deteksi dini hingga sistem rujukan. Pelatihan lalu dilanjutkan dengan Gerakan Generasi Maju Bebas Stunting yang turut melibatkan 10 Puskesmas untuk meningkatkan angka screening, diagnosis dari segi tumbuh dan kembang anak.

"Upaya pemerintah untuk mencapai target penurunan angka stunting adalah melalui dua intervensi holistik yaitu intervensi spesifik dan intervensi sensitif," kata dr. Alin Heendalin Mahdaniar MKM selaku Kepala dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan.

Menurutnya, Intervensi spesifik yang dimaksud adalah intervensi yang ditujukan kepada anak dalam 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) dan kepada ibu sebelum dan di masa kehamilan. Sedangkan intervensi sensitif dilakukan melalui berbagai kegiatan pembangunan di luar sektor kesehatan dan merupakan kerja sama lintas sektor seperti yang kami lakukan dengan Danone dan Alodokter pada program Generasi Maju Bebas Stunting ini.

"Program pelatihan ini krusial bagi masyarakat karena apabila tenaga kesehatan terdepan tidak cepat tanggap terhadap kondisi ibu dan bayi yang datang ke puskesmas maka pencegahan stunting pun menjadi sulit tercapai. Semoga lebih banyak kolaborasi program seperti ini yang bisa tercipta di masa depan," lanjut dr. Allin.

Sementara itu, Nutricia Sarihusada menyadari pentingnya upaya bersama dalam mewujudkan generasi Indonesia yang lebih sehat dan berkualitas, karena itu kami secara konsisten menciptakan program-program kerja nyata seperti program Generasi Maju Bebas Stunting ini.

"Program ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan kategori stunting, cara pengukuran dan plotting pada grafik pertumbuhan yang baik, serta monitoring keberlanjutan, dengan harapan besar kita dapat mendukung perwujudan Generasi Maju Indonesia yang bebas stunting," Ungkap Yosua Tjajadi Marketing Lead, Healthcare Nutrition dari Danone.


Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Hj. Masrikoh, S.kep., MM. yang mengatakan, kerjasama pada Program Generasi Maju Bebas Stunting berupa pelatihan ini dipastikan akan sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar, karena kurikulum pelatihan didapatkan dari dokter-dokter spesialis berpengalaman yang diakomodasi oleh Alodokter dan Nutricia Sarihusada.

"Semoga program ini dapat digulirkan dengan konsisten dan berkesinambungan mengajak lebih banyak lagi pihak, agar bersama  kita bisa ciptakan generasi masa depan berkualitas," ungkap Masrikoh.

Pada program Generasi Maju Bebas Stunting, Alodokter berperan menghadirkan narasumber Dokter Spesialis anak secara luring dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas untuk keseluruhan penyelenggaraan termasuk lokasi dan akomodasi.

Suci Arumsari selaku Co-Founder dan President Director dari Alodokter juga mengungkapkan, bahwa Alodokter juga akan menyediakan e-sertifikat yang akan ditandatangani oleh Dinas Kesehatan bagi para kader yang telah menyelesaikan pelatihan.

Program Generasi Maju Bebas Stunting dari Nutricia Sarihusada ini, lanjut Suci mengurai, ia pandang sebagai platform kolaboratif strategis yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para tenaga kesehatan dalam memberikan layanan kesehatan yang optimal.

"Itulah sebabnya Alodokter bersemangat mendukung penyelenggaraan program ini sepenuhnya. Kami percaya bahwa melalui edukasi tenaga kesehatan dan penguatan pemahaman mengenai pencegahan, deteksi dini, dan penanganan sesuai dengan jenjang rujukan, bersama kita dapat mengurangi angka stunting dan menciptakan masa depan yang lebih sehat bagi generasi yang akan datang," pungkas Suci.

Baca Juga: Cegah Penyakit TBC, Dinkes Surabaya Gandeng Ahli dari Cina-Korea

Editor : Ading
Berita Terbaru

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.