Perubahan Kurikulum Picu Stres Guru, Begini Antisipasi Pemkot Surabaya
- Penulis : Ade Resty
- | Rabu, 29 Nov 2023 18:10 WIB
selalu.id - Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) melakukan sejumlah langkah untuk guru agar tidak stres imbas dari perubahan kurikulum baru.
Hal ini sempat diungkapkan Presiden Joko Widodo pada Hari Guru 25 November 2023 lalu. Dispendik menyebut hal ini terpicu dari adanya peningkatan kompetensi guru sesuai Kurikulum Merdeka yang sedang berlangsung.
“Guru ya update kompetensi sesuai kurikulum merdeka P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dan sebagainya, semoga saling menyemangati,” kata Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruf, Rabu (29/11/2023).
Yusuf menjelaskan dengan peningkatan kompetensi untuk menyesuaikan kemampuan guru terhadap kurikulum yang terus berkembang, pihaknya juga mengantisipasi yang memicu stres guru.
“Jadi kita kan punya wilayah-wilayah teman-teman sebagai inisiator curhat antar teman guru,” jelasnya.
Lebih lanjut Yusuf menjelaskan, menurut Jokowi berdasarkan hasil riset internasional, tiga penyebab stres guru dipicu perilaku siswa, perubahan kurikulum, dan perkembangan teknologi.
“Karakter budaya pemahaman siswa antar wilayah gak sama. Untuk mengurangi kejenuhan (guru) kita bentuk per wilayah. Ikut guru penggerak, sekolah penggerak, itu yang memfasilitasi teman-teman. Kalau perlu kita juha kerja sama dengan universitas,” pungkasnya.
Baca Juga: Dispendik Surabaya Cek Kantin SMPN 37 Usai Temuan Harga Jajanan Naik
Editor : AdingURL : https://selalu.id/news-5807-perubahan-kurikulum-picu-stres-guru-begini-antisipasi-pemkot-surabaya
