Sabtu, 07 Nov 2026 01:11 WIB

Cegah Pencemaran Lingkungan, PLN Tandatangani MoU Pengelolaan Air Limbah Domestik

PLN tandatangani MoU Pengolahan Air Limbah
PLN tandatangani MoU Pengolahan Air Limbah

selalu.id - Sebagai upaya perlindungan wilayah perkantoran dari ancaman pencemaran lingkungan dan mewujudkan sistem pengelolaan air limbah domestik yang efisien, efektif dan berwawasan lingkungan, PT PLN (Persero) teken perjanjian kerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terkait pengangkutan dan pengelolaan air limbah domestik (black water).

Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 68 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik pasal 6 sebagaimana yang dimaksud dalam hal setiap usaha atau kegiatan yang menghasilkan air limbah domestik yang dihasilkannya, pengolahan air limbah domestik wajib diserahkan pada pihak lain yang usaha dan atau kegiatannya mengolah air limbah domestik.

Kali ini, kerjasama dilakukan bersama Pemkot Blitar dan Pemkab Lamongan. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kediri bersama PLN UP3 Madiun yang sebelumnya telah melakukan kerja sama dengan UD Sumber Ecce.

Sekadar diketahui UD Sumber Ecce sendiri yakni perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengambilan dan transportasi Air Limbah Domestik juga melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemkot Blitar khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terkait Pengelolaan Air Limbah Domestik.

Manager PLN UP3 Kediri, Leandra Agung Tri Radi Putra, mengungkapkan atas terselenggaranya sinergi dengan Dinas PUPR Pemkot Blitar. "PLN fokus pada keselamatan kerja dan  menjaga kebersihan lingkungan. Dengan adanya MoU ini diharapankan pengelolaan air limbah domestik berjalan dengan baik," ucap Leandra Agung kepada selalu.id, Selasa (28/11/2023).

Hal selaras juga disampaikan Kepala Dinas PUPR Pemkot Blitar, Suharyono. "Kolaborasi ini saling membantu antar instansi. Semoga kerja sama ini membawa manfaat dan jika ada kendala bisa disampaikan  untuk dikomunikasikan lebih lanjut," ujarnya.

Kedepannya, UD Sumber Ecce akan melakukan penyedotan sumber limbah air domestik yang ada di PLN UP3 Kediri satu kali dalam setahun, yang selanjutnya akan diserahkan kepada PUPR selaku pihak pengelola limbah air domestik. Upaya tersebut dilakukan untuk menciptakan sanitasi yang bersih dan tidak mencemari lingkungan.

Di Lamongan, PLN UP3 Bojonegoro dengan Pemkab Lamongan melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya juga melakukan penandatanganan MoU tentang Pengangkutan dan Pengelolaan Air Limbah Domestik (Black Water).

Nota Kesepakatan tersebut ditandatangani secara terpisah oleh Manager PLN  UP3 Bojonegoro, Cynthia Dewi Ariyani dan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) - Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Lamongan, Imron.

Manager PLN  UP3 Bojonegoro, Cynthia Dewi Ariyani menyambut baik kerjasama ini. "Dengan adanya penandatanganan MoU ini, kami berharap kegiatan penyedotan, pengangkutan dan pengelolaan air limbah domestik (Black Water) di PLN UP3 Bojonegoro  dan ULP Lamongan dapat terlaksana dengan baik," pungkasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Datangi PLN Usai Warga Lapor Kena Denda 1,2 Juta, Yona: Saya Bayar Semua

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gudang Penyimpanan Kabel-Genset di Mastrip Surabaya Terbakar

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Polisi Bongkar Pabrik Oli Palsu Beromzet Rp260 Juta di Mojokerto, Ini Mereknya

Atas ungkap ini, polisi mengimbau masyarakat dan pemilik bengkel agar lebih waspada saat membeli oli kendaraan, dengan memastikan logo SNI dan izin NPT resmi.

Mitos Naga Putih dan Emas di Balik Erupsi Gunung Semeru

Saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara.

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kini Level Siaga

Erupsi kali ini meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 5 kilometer dari puncak ke arah tenggara atau Besuk Kobokan.

Kasus Hibah Pokmas Jatim: Jaksa KPK Ultimatum Anwar Sadad Hadir di Sidang Minggu Depan!

Jaksa menegaskan tidak akan main-main jika Anwar Sadad mangkir dari kewajiban hukumnya. Pihaknya siap melakukan pemanggilan paksa.

Era Baru Layanan RSUD Jatim: Mulai dari KRIS, Sistem iDRG hingga Kelola Keuangan Pakai AI

Rumah sakit juga wajib memvalidasi data pasien melalui NIK terintegrasi Dukcapil dan menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi.