Selasa, 03 Nov 2026 01:40 WIB

Gerakkan Warga Peduli Lingkungan, Wali Kota Eri Targetkan 20 Ribu Kampung Iklim Terlaksana di 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Nov 2023 21:57 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyerahkan penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) Tahun 2023 kepada 11 kampung di Kota Pahlawan.

Kampung-kampung tersebut dinilai sukses melakukan upaya adaptasi dan mitigasi terhadap dampak perubahan iklim oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia (RI).

Penyerahan penghargaan tersebut dilaksanakan di Kampung Sambiarum RW 6, Kelurahan Sambikerep, Kecamatan Sambikerep Kota Surabaya, Rabu (15/11/2023).

Di tahun 2023, Surabaya mendapat 3 kategori penghargaan, yakni Trophy Proklim Lestari, Pembina Proklim Tingkat Kabupaten/Kota, dan sertifikat Proklim Utama yang melakukan pembinaan terhadap 10 lokasi RW.

Wali Kota Eri menyampaikan bahwa di tahun ini, RW 6 Kelurahan Sambikerep berhasil mendapatkan Proklim Lestari. Dengan demikian, kesadaran akan kebersihan lingkungan selaras dengan apa yang digaungkan selama ini dalam membangun Surabaya. Apalagi, sudah ada 38 titik lokasi kampung iklim di Kota Surabaya.

“Proklim selalu ada pengembangan dalam bidang lingkungan. Tolong dijaga dan dikuatkan lagi karena saya yakin di RW 6 Kelurahan Sambikerep ini akan memberikan contoh untuk kampung-kampung lainnya di Kota Surabaya,” kata Wali Kota Eri.

Tak hanya persoalan iklim saja, Wali Kota Eri menerangkan, kebersihan lingkungan dapat dimulai dengan menjaga saluran air. Selain itu, ada pula inovasi terhadap cara pengolahan sampah yang telah dilakukan oleh para RW peraih Proklim.

Karenanya, ia berharap kepada seluruh RW yang mendapat penghargaan Proklim 2023 untuk terus berinovasi dalam upaya pengendalian iklim sehingga dapat menggerakkan RW dan kampung lainnya di Kota Pahlawan.

“Terima kasih kepada para RW sehingga ini menjadi memacu kita untuk menciptakan Proklim di kampung lainnya. Maka dibutuhkan kekuatan warga dan pemerintah untuk bersinergi. Ada banyak hal untuk itu, seperti di Proklim ketika menanam tanaman yang lebih banyak, ada Toga (tanaman obat keluarga) juga,” terang dia.

Tak hanya itu, Wali Kota Eri juga mendapatkan apresiasi dengan kategori Pembina Proklim Tingkat Kabupaten/Kota. “Penghargaan apapun yang didapat Pemkot Surabaya saya dedikasikan seluruh warga. Penghargaan yang diberikan kepada saya sebagai pembina Proklim terbaik se-Indonesia ini karena bergerak bersama seluruh RT/RW,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, Surabaya kembali menyabet penghargaan Proklim tahun 2023 dari KLHK RI.

“Dimana Proklim Lestari di Kota Surabaya sudah ada 3 lokasi, yakni Kelurahan Jambangan, Kebonsari, dan di tahun ini Sambikerep. Hingga tahun 2023, sudah ada 38 titik lokasi kampung iklim di Kota Surabaya, dari keseluruhan Surabaya paling banyak di Indonesia,” kata Hebi.

Hebi menerangkan, Sertifikat Proklim Utama tersebut diraih oleh 10 RW di Kota Surabaya. Di antaranya yakni, RW 2 Kelurahan Tambak Sarioso, RW 4 Kelurahan Karang Pilang, RW 1 Kelurahan Panjang Jiwo, RW 6 Kelurahan Sidosermo, RW 12 Kelurahan Mojo, RW 7 Kelurahan Ketabang, RW 4 dan RW 8 Kelurahan Babatan, RW 7 Kelurahan Dukuh Menanggal, serta RW 13 Kelurahan Kebraon.

Tak puas sampai di situ, Hebi menyatakan bahwa Kota Surabaya juga berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi target pencapaian 20.000 kampung iklim di tahun 2024.

“Tahun ini paling banyak, kita mengusulkan 10 kampung untuk Proklim Utama, serta satu kampung Proklim Lestari dan lolos semuanya. Ini menjadi pemicu bagi kami agar semua kampung di Surabaya bisa menjadi Proklim,” terangnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua RW 6 Kelurahan Sambikerep, Kecamatan Sambikerep Kota Surabaya, Djarot Supriadi mengatakan, bahwa dalam penilaian Proklim 2023, RW 6 mengutamakan ketahanan pangan, penghijauan, pengolahan sampah, dan kebersihan lingkungan,  dengan didukung guyub rukun masyarakat.

“Contoh ketahanan pangan, ada kesadaran masing-masing warga untuk menanam dan hasilnya dikonsumsi atau diolah sendiri. Setiap akhir pekan kita melakukan kegiatan kebersihan lingkungan. Di setiap RW juga memiliki cara pemilahan sampah sebelum dimasukkan ke bank sampah, jadi setia RT peduli dan memiliki cara pengolahan sampahnya sendiri,” pungkasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Targetkan 5 Rumah Pompa Baru Beroperasi Desember

Editor : Ading
Berita Terbaru

Heboh! Seorang Perempuan Tuntut Pajak Pembalut ke Mahkamah Konstitusi

Pemohon menuntut kepastian hukum yang adil atas barang kebutuhan pokok yang memperoleh fasilitas PPN.

7 Anggota Polrestabes Surabaya Diperiksa Propam Polda Jatim, Ini Dugaan Pelanggarannya

Kombes Pol Iman Setiawan menyebut proses penanganan internal sejatinya sudah bergulir sejak beberapa waktu lalu melalui tahap pemanggilan dan klarifikasi.

Dear Bunda, Bayar Belanja Online Bentar Lagi Bisa Pakai WhatsApp Loh..

Meski demikian, pihak WhatsApp belum memberikan pengumuman resmi mengenai tanggal perilisan fitur-fitur baru ini untuk pengguna umum.

Usung Komedi Cinta Beda Alam dan Agama, Film 'Piye To Kih' Siap Kocok Perut Penggemar Bioskop

Mengusung genre komedi, drama, dan misteri, film ini membawa pesan mendalam tentang pentingnya memantaskan diri.

KPAI Sebut Perlindungan Anak jangan Hanya Reaktif, Dorong RUU Pengasuhan Masuk Prolegnas

KPAI menegaskan bahwa negara tidak boleh terus-menerus memakai pola "pemadam kebakaran" atau baru bergerak setelah ada tragedi.

Tok! Gerindra Kota Mojokerto Dinakhodai Ika Puspitasari, Fokus 3 Konsolidasi Pemilu 2029

SK diserahkan langsung oleh Ketua OKK DPD Partai Gerindra Jatim, Hidayat