Rabu, 22 Jul 2026 17:51 WIB

Card Game ala Mahasiswa ITS, Dekatkan Anak dengan Edukasi Keuangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 01 Nov 2023 17:06 WIB
Card game
Card game

selalu.id - Literasi keuangan masyarakat Indonesia terbilang masih cukup rendah, termasuk di kalangan siswa SMA di daerah pedesaan karena minimnya akses informasi.

Guna membantu meningkatkan edukasi literasi keuangan tersebut, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengadakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pengabdian kepada Masyarakat (KKN Abmas) dengan menginovasikan desain visual dari sebuah permainan papan.

Baca Juga: Libatkan LKPP dan ITS, Surabaya Konsolidasikan Pengadaan Semen untuk Proyek 2026

Ketua tim KKN Abmas ITS Rabendra Yudistira Alamin ST MDs mengungkapkan, rendahnya tingkat literasi keuangan merupakan sebuah masalah, sebab hal tersebut juga mengakibatkan beragam permasalahan sosial.

Mulai dari tingginya angka perceraian, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), bunuh diri, dan permasalahan sosial lainnya.
Agar menghindari berbagai permasalahan tersebut, dosen Departemen Desain Komunikasi Visual (DKV) ITS berpendapat bahwa masyarakat memerlukan informasi serta edukasi mengenai keuangan.

Untuk itu, tim KKN Abmas ITS ini menyasar siswa SMA di wilayah pedesaan agar dapat bersiap sebelum menginjak usia kemandirian finansial. “Siswa SMA pedesaan kami pilih sebab memiliki akses informasi yang lebih terbatas,” jelasnya.

Tim ini juga beranggotakan empat orang dosen Departemen DKV ITS, yakni Putri Dwitasari ST MDs, Nurina Orta Darmawati ST MDs, Nugrahardi Ramadhani SSn MT, serta Didit Prasetyo ST MT. KKN Abmas ini juga melibatkan 11 mahasiswa Departemen DKV ITS.

Berkat kerja sama antaranggota dan dukungan dari Pusat Studi Sustainable Development Goals (SDGs) ITS, tim ini berhasil menginovasikan sebuah permainan fisik yang diberi nama Tata Harta.

Awalnya, lelaki yang akrab disapa Bendra ini bersama tim KKN Abmasnya melaksanakan pengumpulan data mengenai konten apa saja yang perlu diajarkan pada permainan literasi keuangan.

Baca Juga: Surabaya Pecahkan Rekor MURI dengan 1.214 Inovasi

Selanjutnya, untuk menyiapkan gameplay atau aturan main permainannya, tim KKN Abmas ITS ini bekerja sama dengan salah satu perusahaan pengembang aplikasi edukasi, Mechanimotion, yang pernah mengembangkan implementasi permainan pendidikan literasi keuangan.

Secara singkat, menurut Bendra, aturan mainnya akan mirip dengan proses simulasi berinvestasi. Awalnya, pemain akan diberikan modal awal dan akan terdapat beberapa babak. Pada tiap babak akan terjadi perubahan harga saham, emas, dan deposito, tergantung pada kartu yang keluar pada babak tersebut.

Para pemain dapat dengan bebas menyusun strategi dalam membeli atau menjual asetnya.
Lebih lanjut, alumnus S1 DKV ITS ini menuturkan bahwa penentuan kemenangan dalam permainan Tata Harta tersebut tidak didasarkan dari banyaknya uang yang diperoleh. Pemenang dari permainan ini akan ditentukan dari banyaknya poin yang didapatkan.

Poin tersebut diperoleh pemain ketika membelanjakan kebahagiaan, menabung untuk impian, hingga melakukan donasi.
Setelah berhasil mengonsep aturan main, proses selanjutnya adalah melakukan desain visual dari permainan fisik tersebut.

Baca Juga: Menteri Amran Apresiasi Inovasi Alumni ITS, Siap Terapkan di Pertanian

Dengan memberikan visual yang menarik, Bendra berharap dapat menarik minat siswa SMA untuk bermain sekaligus belajar dengan permainan ini.

“Hingga akhirnya kami mengunjungi SMKN 1 Mojokerto untuk mengimplementasikan permainan tersebut,” tuturnya.

Dosen berkacamata ini berharap bahwa permainan Tata Harta bisa membuka kesadaran khalayak akan pentingnya permainan dalam proses belajar. Secara spesifik, Bendra berharap agar permainan ini bisa terus ada keberlanjutannya.

“Semoga konten-kontennya dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan pengetahuan tentang keuangan,” harapnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.