Senin, 07 Sep 2026 05:33 WIB

Elektabilitas Anies Baswedan Paling Rendah di Beberapa Survei, Begini Responnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 02 Okt 2023 10:26 WIB
Anies Baswedan
Anies Baswedan

selalu.id - Mendekati Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 banyak dilakukan survei untuk melihat elektabilitas masing-masing calon yang berlaga di pesta rakyat tersebut. Pada banyak hasil survei yang dilakukan oleh banyak lembaga, elektabilitas Anies Baswedan menempati posisi paling rendah dibandingkan oleh calon-calon lainnya.

Terkait hal itu, Anies tidak ambil pusing dengan setiap hasil survei yang menyatakan dirinya paling rendah elektabilitasnya sebagai Bakal Calon Presiden (Bacapres) dibanding saingannya Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto di Jatim.

Baca Juga: Kuda Hitam! Elektabilitas Risma-Gus Hans Tiap Pekan Naik 7-8 Persen

"Tiga bulan lalu saya ditanya survei, dua bulan lalu ditanya survei, sebulan lalu ditanya survei, setiap survei itu menggambarkan potret hari itu. Sementara pemilu itu potret di tanggal 14 Februari, surveinya boleh naik turun," kata Anies Baswedan, usai meresmikan Posko Aswaja, Jalan Sidosermo IV, Surabaya, Minggu (2/9/2023) malam.

Sebab itu, Anies menyampaikan soal perolehan elektabilitas pada tabel survei untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 merupakan kondisi atau potret angka yang terjadi sebelum berlangsungnya agenda konstalasi politik.

"Jadi kalau saya boleh usul, sedang seperti yang kita kerjakan, kami yang penting menjangkau semua, bertemu dengan semua, silaturahmi dengan semua, jelaskan pada semua, karena angka-angka itu bisa gonta ganti," ungkapnya.

Anies pun bercerita tentang pengalamannya pada hasil survei Pilpres 2024 ini disebutnya sama ketika dirinya mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta. Ia menyebut, elektabilitasnya pun tidak pernah menempati posisi nomor satu.

"Pengalaman kami ketika Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta tidak ada satu survei pun yang pernah menempatkan kami nomor dua, apalagi nomor satu, semuanya menempatkan nomor tiga," ucapnya.

Baca Juga: 81,8 Persen Warga Puas Kinerja Pemprov Jatim Atasi Masalah Banjir

Sehingga, dirinya tidak mau ambil pusing dengan hasil tersebut. Ia yakin, bahwa itu hanya angka yang belum tentu memenangkan konstes Pemilu.

"Apakah benar hasilnya seperti itu? Ternyata tidak (hasil pemilu,red)," lanjutnya.

Dengan ini, Anies hanya ingin fokus bersama Bakal Calon Wakil Presiden (Bacapres) Muhaimin Iskandar dan para jajaran partai di Koalisi Perubahan untuk mewadahi aspirasi rakyat, sekaligus menyusun langkah pemenangan di Pilpres 2024.

Baca Juga: Luluk Sowan ke Rumah Anies Baswedan, Diskusikan Penguatan Demokrasi Jawa Timur

"Kami sekarang konsentrasi untuk menjangkau semua, sosialisasi semua, karena saya yakin bahwa rakyat Indonesia menginginkan adanya keadilan, menginginkan adanya pembaharuan, dan itu yang kami tawarkan, kami sosialisasikan," ucap dia.

Sebagai Informasi hasil survei dari Indikator Politik Indonesia yang terbit, Minggu, kemarin, menempatkan Anies Baswedan berada di urutan ketiga dalam urusan perolehan elektabilitas di Jawa Timur dengan persentase 14,4 persen, melalui simulasi tiga nama.

Elektabilitas Anies berada di bawah bakal calon presiden Ganjar Pranowo dengan 43,9 persen dan Prabowo Subianto dengan 33,8 persen. Sedangkan sebanyak 8,0 persen menyatakan tidak memilih atau tidak menjawab.

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.