Rabu, 04 Feb 2026 02:45 WIB

Bawa Ganjar Pranowo dan PDIP ke Rumah Penduduk, Adi Sutarwijono: Banteng Surabaya Terus Bergerak!

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, dalam pertemuan dengan kader-kader banteng di Kelurahan Rungkut Menanggal, Kecamatan Gununganyar.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, dalam pertemuan dengan kader-kader banteng di Kelurahan Rungkut Menanggal, Kecamatan Gununganyar.

selalu.id - Terus bergerak menggaungkan suara untuk Capres usungannya Ganjar Pranowo, para kader PDI Perjuangan Kota Surabaya terus memperkuat pergerakan di akar rumput.

Salah satunya adalah blusukan ke rumah-rumah warga Surabaya menjemput bola, memperkenalkan profil Ganjar Pranowo sebagai presiden 2024 mendatang. Hal itu disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, dalam pertemuan dengan kader-kader banteng di Kelurahan Rungkut Menanggal, Kecamatan Gununganyar.

“Kader banteng terus bergerak di tengah rakyat dengan massif. Memperkenalkan Calon Presiden Mas Ganjar Pranowo. Mengibarkan bendera PDI Perjuangan, banteng moncong putih dalam lingkaran bulat, nomor tiga, sebagai simbol semangat perjuangan kita,” kata Adi Sutarwijono.

“Kita kunjungi rumah-rumah penduduk. Kader banteng bergerak ke kampung-kampung dan pemukiman. Kompak, solid, dan tidak mengenal lelah. Kader-kader PDI Perjuangan terus membersamai masyarakat. Menangis dan tertawa bersama rakyat,” lanjut Adi, yang juga Ketua DPRD Kota Surabaya.

Pertemuan itu diikuti puluhan  kader banteng di akar rumput dari kalangan pengurus Anak-Anak Ranting atau setingkat RW. Juga pengurus di level kelurahan atau Ranting. Dihadiri Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Gununganyar Reksa Ningsih dan Ketua Ranting PDI Perjuangan Kelurahan Rungkut Menanggal, Mesach.

“Kader-kader PDI Perjuangan menyapa rakyat, mendengarkan suara dan keluhan warga. Kita bergotong royong menyelesaikan berbagai problem rakyat di lapangan. Pergerakan tiada henti itulah yang memperkuat kepercayaan warga masyarakat,” kata Adi.

Dikatakan, langkah itu merupakan tindak lanjut dari instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri untuk terus turun di akar rumput. Bergerak door to door, mengetuk pintu-pintu rumah warga dengan penuh kesantunan. Serta mengibarkan bendera PDI Perjuangan.

“Kita juga membentuk saksi-saksi TPS dan regu penggerak pemilih (guraklih) untuk persiapan menghadapi Pemilu 2024 dan memastikan kemenangan ketiga kali alias hatrick dalam pesta demokrasi, setelah menang 2014 dan 2019,” kata Adi.

Dalam penjelasannya, Ketua Ranting PDI Perjuangan Kelurahan Rungkut Menanggal, Mesakh, telah menyelesaikan penyusunan saksi di 36 TPS di wilayahnya.

“Kami telah merekrut 72 orang saksi di tingkat TPS. Masing-masing TPS 2 orang saksi,” kata Mesakh.

Menurut Adi, PDIP Surabaya merekrut dan menyiapkan 16 ribu tenaga saksi di 8 ribu lebih TPS pada Pemilu 14 Februari 2024.

“Ribuan saksi kita latih untuk mengamankan dan menjaga suara Capres Ganjar Pranowo dan PDI Perjuangan di Kota Surabaya pada Pemilu nanti,” kata Adi.

Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Gununganyar, Reksa Ningsih, menegaskan kekompakan dan kesolidan kader-kader banteng di wilayahnya terus diperkuat dalam berbagai konsolidasi.

“Semua kompak dan solid untuk terus bergerak memenangkan Calon Presiden Pak Ganjar Pranowo sekaligus menjaga kehormatan PDI Perjuangan sebagai wadah perjuangan rakyat,” kata Reksa Ningsih.

Baca Juga: Armuji Nahkodai PDIP Surabaya, Pasang Target Kembalikan Jumlah Kursi DPRD

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.