Minggu, 06 Sep 2026 21:58 WIB

Kasus Sangketa Berakhir Damai, SMK Prapanca 2 Dibuka Kembali

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 04 Sep 2023 12:45 WIB
Penyelesaian sengketa SMK Prapanca 2
Penyelesaian sengketa SMK Prapanca 2

selalu.id - Kasus sengketa antara mantan Kepala Sekolah SMK Prapanca 2, H. Soewandi dengan Yayasan Pendidikan Wartawan Jawa Timur (YPWJT) yang berbuntut pada penyegelan gedung sekolah berakhir damai.

Kedua belah pihak dimediasi oleh Polrestabes Surabaya, Sabtu (2/9/2023) lalu, pun setuju untuk membuka kembali SMK Prapanca2 . Puluhan siswa-siswi yang SMK Pranca 2 pun bisa bernapas lega dan gerbang sekolahya pun telah resmi buka kembali setelah digembok selama hampir 1,5 tahun.

"Hari ini berakhir beberapa polemik yang terjadi, khususnya kasus SMK Prapanca 2 yang anak-anak tidak bisa menuntut ilmu dan belajar menggunkan fasilitas yang ada," kata Kapolrestabes Surabaya Kombespol Pasma Royce saat hadir pembukaan gembok gerbang SMK Prapanca, Senin (4/9/2023).

Pasma menyampaikan atas perdamaian kedua pihak yang sepakat mengakhiri sengketa ini, puluhan siswa yang sebelumnya mengungsi di salah satu ruang Kampus Stikosa-AWS untuk belajar, bisa kembali duduk di kelas masing-masing.

"Polri hadir membantu masyarakat, tentunya dengan berbagai upaya, baik ranah sosial maupun hukum. Kita menjabarkan segala upaya persoalan yang ada kepolisian hadir membantu," terangnya.

"Setelah ini para siswa silahkan kembali belajar di almamatermya. Mari menuntut ilmu terus, belajar terus. Mudah-mudahan semua adik-adik merasa aman dan nyaman di sekolah,"ucapnya.

Pantuan selalu.id, sekitar pukul 09.30 WIB, gerbong sekolah yang selama ini digembok kini resmi dibuka. Sorakan puluhan siswa-siswi pun terharu dan bahagia. Bahkan, sebagian dari mereka guru, siswa, orang tua wali murid sujud syukur.

Sementara Kepala Sekolah SMK Prapanca 2 Gugus Legowo mengungkapkan terharunya pihak sekolah perjuangan yang sangat panjang. Dirinya pun mengapresiasi Kapolrestabes Surabaya bisa mendamaikan kedua pihak atas sangketa bangunan lahan ini.

"Upaya Kapolrestabes Surabaya ini saya apresiasi, saya terharu. Kapolres luar biasa sehingga anak-anak bisa kembali menuntut ilmu" jelasnya.

Dengan begini, total sebanyak 97 murid SMK Prapanca 2 bisa kembali menikmati sekolahnya dan mereka akan mulai pembelajaran pada Rabu (6/9/2023) sembari menata barang-barang dan membersihkan sekolah yang hampir 1,5 tahun tidak dihuni.

"Kita recovery menata barang-barang harus harus bersih-bersih. Kita proses secepatnya. Ini anugrah Allah bisa kembali. Buat kami saya mengimbau seluruh masyarakat dan seluruh pemerhati pendidikan, pendidikan ini penting harapan bangsa, ini amanah Undang-undang,  dimanapun agar tdk terjadi lagi dan berdampak kepada anak," pungkasnya.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.