Kamis, 22 Okt 2026 23:13 WIB

Kasus Sangketa Berakhir Damai, SMK Prapanca 2 Dibuka Kembali

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 04 Sep 2023 12:45 WIB
Penyelesaian sengketa SMK Prapanca 2
Penyelesaian sengketa SMK Prapanca 2

selalu.id - Kasus sengketa antara mantan Kepala Sekolah SMK Prapanca 2, H. Soewandi dengan Yayasan Pendidikan Wartawan Jawa Timur (YPWJT) yang berbuntut pada penyegelan gedung sekolah berakhir damai.

Kedua belah pihak dimediasi oleh Polrestabes Surabaya, Sabtu (2/9/2023) lalu, pun setuju untuk membuka kembali SMK Prapanca2 . Puluhan siswa-siswi yang SMK Pranca 2 pun bisa bernapas lega dan gerbang sekolahya pun telah resmi buka kembali setelah digembok selama hampir 1,5 tahun.

"Hari ini berakhir beberapa polemik yang terjadi, khususnya kasus SMK Prapanca 2 yang anak-anak tidak bisa menuntut ilmu dan belajar menggunkan fasilitas yang ada," kata Kapolrestabes Surabaya Kombespol Pasma Royce saat hadir pembukaan gembok gerbang SMK Prapanca, Senin (4/9/2023).

Pasma menyampaikan atas perdamaian kedua pihak yang sepakat mengakhiri sengketa ini, puluhan siswa yang sebelumnya mengungsi di salah satu ruang Kampus Stikosa-AWS untuk belajar, bisa kembali duduk di kelas masing-masing.

"Polri hadir membantu masyarakat, tentunya dengan berbagai upaya, baik ranah sosial maupun hukum. Kita menjabarkan segala upaya persoalan yang ada kepolisian hadir membantu," terangnya.

"Setelah ini para siswa silahkan kembali belajar di almamatermya. Mari menuntut ilmu terus, belajar terus. Mudah-mudahan semua adik-adik merasa aman dan nyaman di sekolah,"ucapnya.

Pantuan selalu.id, sekitar pukul 09.30 WIB, gerbong sekolah yang selama ini digembok kini resmi dibuka. Sorakan puluhan siswa-siswi pun terharu dan bahagia. Bahkan, sebagian dari mereka guru, siswa, orang tua wali murid sujud syukur.

Sementara Kepala Sekolah SMK Prapanca 2 Gugus Legowo mengungkapkan terharunya pihak sekolah perjuangan yang sangat panjang. Dirinya pun mengapresiasi Kapolrestabes Surabaya bisa mendamaikan kedua pihak atas sangketa bangunan lahan ini.

"Upaya Kapolrestabes Surabaya ini saya apresiasi, saya terharu. Kapolres luar biasa sehingga anak-anak bisa kembali menuntut ilmu" jelasnya.

Dengan begini, total sebanyak 97 murid SMK Prapanca 2 bisa kembali menikmati sekolahnya dan mereka akan mulai pembelajaran pada Rabu (6/9/2023) sembari menata barang-barang dan membersihkan sekolah yang hampir 1,5 tahun tidak dihuni.

"Kita recovery menata barang-barang harus harus bersih-bersih. Kita proses secepatnya. Ini anugrah Allah bisa kembali. Buat kami saya mengimbau seluruh masyarakat dan seluruh pemerhati pendidikan, pendidikan ini penting harapan bangsa, ini amanah Undang-undang,  dimanapun agar tdk terjadi lagi dan berdampak kepada anak," pungkasnya.

Baca Juga: Pengedar Sabu Dupak Timur Surabaya Sudah Tertangkap, Ini Identitasnya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Muhammad Saifuddin mengungkapkan, dari target awal 3.000 santri penerima beasiswa pada 2026, baru sekitar 700 santri yang terealisasi.

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.

Kabar Gembira, Jalan Rusak di Pace-Tanjunganom Nganjuk Segera Diperbaiki

Perbaikan jalan ini tak sekedar untuk akses kendaraan, namun juga mampu melejitkan denyut perekonomian warga di sekitar jalur Pace-Tanjunganom, Nganjuk