Kamis, 03 Sep 2026 14:22 WIB

Pengamat Sebut Khofifah Coba Bangun Kedekatan Politik dengan Megawati, Ini Alasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 27 Jul 2023 16:38 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Ketum PDIP Megawati
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Ketum PDIP Megawati

selalu.id - Pengamat politik dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Moch Mubarok Muharam menyebut Khofifah Indar Parawansa ingin mencoba membangun politik dengan Ketua Umum PDI-Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Menurutnya kehadiran Gubernur Jatim Khofifah pada acara Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar Surabaya yang diresmikan langsung oleh Megawati yang juga sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Rabu (26/7/2023) kemarin, ia menyebut untuk membangun kedekatan politiknya.

"Khofifah memang perlu datang, karena acara itu dihadiri Megawati, sebagai Ketum PDIP Megawati memang sangat berpengaruh dalam konstelasi politik berpengaruh Nasional dan Jatim (Provinsi)," kata Mubarok, kepada selalu.id, Kamis (27/7/2023).

Sebab itu, Mubarok kembali menilai bahwa pertemuannya Khofifah, kemarin, bukan hal karena soal Calon Wakil Presiden (Cawapres). Tetapi, Khofifah ingin mempertahankan kepimpinannya di Jatim dengan membangun kedekatan dengan Ketum PDI-Perjuangan tersebut.

"Pertemuan Khofifah dengan Megawati lebih dalam upaya untuk kepentingan politik di Jatim. Khofifah juga mencoba membangun kedekatan politik dengan Megawati agar stabilitas dan kesinambungan kepemimpinannya di Jatim dapat terjaga," jelasnya.

Di sisi lain, Mubarok juga menilai terkait kabarnya orang nomor satu di Jatim itu menolak menjadi Cawapres mendampingi Capres Anies Baswedan dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) untuk Pilpres 2024. Karena Khofifah lebih memilih untuk Jatim.

"Dia lebih memilih Jatim dan bagi dia, mendampingi Anies tidak strategis bagi kepentingannya di masa-masa mendatang," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Menko AHY Resmikan 166 Rumah Revitalisasi Kampung Nelayan di Campurejo Gresik

Editor : Ading
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.