Selasa, 03 Feb 2026 10:40 WIB

Solidkan Barisan Partai, Ketua PDIP Surabaya Ajak Eri Cahyadi Temui Para Senior

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 24 Sep 2020 15:20 WIB
Eri Cahyadi dan Ketua DPC PDIP saat bertandang di rumah Saleh Mukadar
Eri Cahyadi dan Ketua DPC PDIP saat bertandang di rumah Saleh Mukadar

Surabaya (selalu.id) - Calon Wali Kota (Cawali) Eri Cahyadi mendatangi rumah senior PDI Perjuangan, Saleh Mukadar, Rabu (23/9/2020). Eri datang bersama Ketua DPC PDI Perjuangan, Adi Sutarwijono serta rombongan.

Kedatangan Eri tersebut berniat silaturahmi sekaligus bertukar pikiran dengan mantan Ketua DPC PDI Perjuangan tersebut.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Kami kesini silaturahim, kemudian bertukar pikiran, meminta saran bagaiamana program-program kerakyatan ke depan harus dioptimalkan. Bang Saleh kan punya pengalaman dalam pengembangan Surabaya. Kami yang muda ini meminta ilmunya," ujar Eri saat dikonfirmasi.

Pertemuan tersebut juga dihadiri beberapa politisi senior PDI Perjuangan lainnya dan berlangsung gayeng. Mereka membicarakan banyak hal, mulai persoalan kota Surabaya, hingga strategi pemenangan menghadapi Pilkada 2020 mendatang. 

Ketua DPC PDI Perjuangan, Adi Sutarwijono menilai silaturahmi ini penting dilakukan untuk meminta restu sekaligus meminta masukan kepada para senior partai berlambang kepala banteng di Surabaya ini.

"Saya mengantar Mas Eri untuk bersilaturahmi, memohon doa restu kepada Bang Saleh dan para senior lain di PDI Perjuangan," tambah Adi.

Pertemuan ini, lanjut Adi, juga membawa misi DPC PDI Perjuangan yang tengah dipimpinnya untuk mensolidkan serta mempersatukan kader-kader PDI Perjuangan  menghadapi Pilkada Surabaya 2020.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Sebagaimana disampaikan oleh Ketua Umum, Ibu Megawati Soekarnoputri, bahwa kesolidan adalah separuh dari kemenangan. Separuh kemudian akan ditunjukan dengan kerja-kerja di lapangan," imbuhnya.

Adi akan terus mengajak Eri Cahyadi untuk menggalang kekuatan internal PDI Perjuangan salah satunya dengan bersilaturahmi kepada para senior PDI Perjuangan.

"Saya akan terus mengajak mas Eri untuk bertemu senior-senior PDI Perjuangan dan para sesepuh, agar kekuatan kita menjadi satu," jelasnya.

Saleh Mukadar sendiri menyambut baik kunjungan dari Cawali Eri Cahyadi untuk bersilaturahmi dan menimba pengalaman.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Saya berterima kasih ada penghormatan sebagai senior partai, kawan-kawan mau datang kesini bersilaturahim," ungkap Saleh.

Saleh mengatakan, dia memberi masukan untuk menata Kota Surabaya serta menjaga marwah PDI Perjuangan.

"Saya pasti sudah memilih apa yang direkomendasikan oleh partai. Kita harus dukung. Visi misinya kita sampaikan kepada masyarakat," pungkas Saleh.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.