Sabtu, 13 Jun 2026 15:26 WIB

Temukan Banyak Kekurangan di Uji Coba Night Zoo, Anggota DPRD Surabaya Minta Perbaikan Segera

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 22 Mei 2023 19:53 WIB
Anggoya Komisi B DPRD Surabaya, Alfian Limardi
Anggoya Komisi B DPRD Surabaya, Alfian Limardi

Selalu.id - Anggota DPRD menyebut trial atau uji coba Night Zoo Kebun Binatang Surabaya (KBS) masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki sebelum opening awal Juni 2023 mendatang.

Hal itu diungkapkan Anggoya Komisi B DPRD Surabaya, Alfian Limardi yang juga mengunjungi dan uji coba Night Zoo, pada Minggu (21/5/2023) kemarin.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Pemkot Sediakan Aset Pengganti untuk Warga Sumur Welut

"Banyak kurangnya, dari pengunjung itu merasa bahwa wah keren sekali. Kemarin yang keren sekali itu belum saya dapatkan, hanya suasana yang berbeda tapi untuk wownya masih belum," ungkap Alfian, kepada selalu.id, Senin (22/5/2023).

Alfian pun meminta kepada pihak KBS untuk memperhatikan beberapa kekurangan yang harus diperbaiki. Salah satunya dari sisi keamanan.

"Pengunjung yang masuk itu dia bawanya apa saja. Karena kalau malam rawan, baik pengunjung lain dengan hewan yang ada disana (Night Zoo)," ujarnya.

Baca Juga: Piala Dunia 2026, Ketua DPRD Surabaya Jagokan Portugal

Kemudian, lighting atau lampu kelap kelip yang ada ada di atas kandang atau kawasan Night Zoo itu, kata dia, cukup menganggu terutama bagi hewan yang tidak biasa dengan lampu tersebut.

"Lampu daripada taruh di atas akan lebih baik lampu itu taruh di bawah. Karena saya melihat jalan-jalan tertentu yang dekat parit gak ada penerangan. Termasuk ada tempat duduk dari beton dan batu tidak ada penerangan kalau kita gak hati hati kecetuk. Itu saya minta juga," tuturnya.

Anggota DPRD Surabaya dari fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) juga menyampaikan bahwa perluanya evaluasi terkait harga tiket Night Zoo. Ia menyebut harga Rp 100-150 ribu harus dipikirkan daya beli Warga Surabaya.

Baca Juga: Ketika Warga Surabaya Banyak Keluhkan Lapangan Pekerjaan

"Sisi harganya apakah sudah memenuhi daya beli warga surabaya apakah bersedia untuk membayar dengan harga segitu," ucapnya.

"Berapa sih profitnya dengan harga segitu. Itu termasuk dinner dimana nya. Apakah UMKM itu juga terlibat dengan makam malam tersebut. Seharusnya ada planning disana agar UMKM ada nilai tambah," pungkasnya. (Ade)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Peringati Harganas ke-33, KB Permanen di Jember Sasar 234 Perempuan dan 25 Laki-laki

Target akseptor MOW di Jember berkisar 250 peserta dan kini hampir seluruhnya telah terpenuhi.

Demi Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, Polres Probolinggo Resmikan Gedung SPKT Baru

Kapolres Probolinggo juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas di SPKT agar mengedepankan sikap ramah, responsif, dan berorientasi pada solusi.

Diduga Ada yang Nyontek di Seleksi Direksi PDAM Delta Tirta, Begini Pengakuan Seorang Peserta

"Saya duduk bersebelahan dengan yang diduga pelaku. Selain saya, ada yang duduk di depan dan di belakang yang juga mengetahui kejadian tersebut," ungkap Sigit.

Lagi Asyik Latihan Musik, Motor Pemuda di Mojokerto Dicuri Maling

Sebelum beraksi, pelaku datang dua kali, pertama memantau keadaan dan dua kali motor langsung dibawa kabur.

Surabaya Jadi Percontohan Nasional Program Indonesia-UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Surabaya dipilih sebagai kota pertama pelaksanaan program karena dinilai memiliki komitmen kuat dalam pengelolaan sampah dan pengendalian pencemaran lingkungan.

Antar Penumpang ke Bandara Juanda, Driver Ojol Tewas Tertabrak Mobil

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat berkendara di kawasan bandara yang memiliki lalu lintas kendaraan cukup padat.