Senin, 03 Agu 2026 18:07 WIB

Dukung Digital Safety, Sistekin Untag Gandeng Google Beri Pembelajaran GCP

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 14 Mei 2023 17:45 WIB
Untag Surabaya dalam pelatihan GCP
Untag Surabaya dalam pelatihan GCP

Selalu.id - Era modern merupakan era digital yang erkembangan tidak bisa dipungkiri memicu peningkatan cyber crime. Oleh karenanya, kualitas sistem keamanan dalam pengunaan media digital pun butuh semakin dimutakhirkan.

Oleh karenanya, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya turut mengambil insiatif untuk menyebarluaskan pengetahuan dalam hal digital safety.

Bersama pihak Google, Untag Surabaya mengadakan serangkaian acara pelatihan dan pembelajaran mengenai Google Cloud Platform (GCP) yang bertempat di Auditorium lt. 6, Gedung Pusat Perkantoran Yayasan dan Rektorat, Untag Surabaya, pada Sabtu (13/5/23).

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Soroti Peran Civil Society Lawan Korupsi dan Krisis Demokrasi Indonesia


Turut hadir, Rektor Untag Surabaya, Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, M.M., CMA., CPA, memberikan sambutan dalam kegiatan GCP.


“GCP memberikan banyak manfaat bagi kehidupan manusia dan juga mempermudah kegiatan sehari hari dengan memberikan solusi teknologi. Besar harapan, anak-anak muda dapat memberikan atensi baik di GCP sehingga melahirkan inovasi-inovasi baru,” ucapnya (13/5)


Program ber-tagline #JuaraGCP tersebut didukung langsung oleh Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi (Sistekin) Untag Surabaya ditujukan untuk memahami komputasi awan khususnya yang disediakan oleh Google Cloud bagi para pengembang maupun Profesional Teknologi Informasi (TI).

Baca Juga: Ancaman Spyware Canggih Mengintai, Ketahanan Siber Indonesia Diuji


Kepala program studi (Kaprodi) Sistekin Untag Surabaya, Supangat, M.Kom., ITIL., COBIT., CLA menekankan bahwa GCP telah menjadi pendorong dalam era digital yang semakin berkembang.


“GCP tidak hanya memberikan akses ke teknologi terdepan, tetapi juga menyediakan peluang belajar dan berkolaborasi dengan komunitas pengembang yang luas. GCP juga digunakan oleh perusahaan dan organisasi dalam mengamankan data mereka. Sejalan dengan fokus Sistekin Untag Surabaya, di era serangan siber semakin kompleks, kehadiran GCP sebagai platform komputasi awan yang aman memberikan solusi yang andal bagi perusahaan untuk menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data,” jelas Supangat.

Baca Juga: Bersama BPIP, UNTAG Surabaya Perkuat Kurikulum Pancasila


Infrastructure Engineer di Ruang Guru, Ronald Dimas Yuandika dan Senior Data Consultant di Narasio Data, Rahayu Oktavia P. memberikan pemaparan materi serta pelatihan secara step by step mengenai beberapa task yang tersedia di Google Cloud salah satunya Filtering and Sorting Data in Looker.


Selain mendapatkan ilmu yang bermanfaat mengenai Sistem Teknologi Informasi pada Google Cloud, antusiasme peserta semakin meningkat ketika mendapatkan tambahan benefit 100 credits untuk mengikuti beberapa task dan sertifikasi resmi dari Google setelah menyelesaikan task tersebut. (Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jelang HUT RI, DPRD Surabaya Soroti Minimnya Bendera Merah Putih di Pertokoan

Komunitas Kami Anak Negeri yang menyampaikan aspirasi terkait rendahnya tingkat pemasangan bendera di sejumlah wilayah Kota Pahlawan.

Pemkab Sidoarjo Ratakan 21 Lapak di Eks Lokalisasi Krengseng, Penataan Kawasan Berlanjut

Sebelum penertiban dilaksanakan, pemerintah telah menempuh sejumlah langkah persuasif.

Pisah Sambut Kapolres Jember, Gus Fawait: Keamanan jadi Fondasi Pertumbuhan Ekonomi

Kepada AKBP Alaiddin, Gus Fawait menyampaikan ucapan selamat datang.

Penipuan Emas Online Beroperasi dari Dalam Lapas, Kerugian Capai Rp3,7 Miliar

Hingga saat ini, penyelidikan memperkirakan sedikitnya terdapat lima korban di wilayah Jawa Timur.

Srikandi Santri Milenial Jember Dikukuhkan, Gus Fawait Ajak Santri Aktif Mengabdi untuk Masyarakat

“Ojo lali moco sholawat,” pesan Gus Fawait yang disambut antusias peserta.

Deklarasi Sidoarjo Merdeka Tanpa Narkoba Diikuti 150 Anggota Komunitas Emak-emak

Perhatian khusus diberikan pada peran keluarga sebagai garis pertahanan paling awal.