Jumat, 25 Sep 2026 12:39 WIB

KPK Geledah Rumah Tersangka Dirjen PPTT Lampri di Nganjuk

  • Penulis : Redaksi
  • | Jumat, 25 Sep 2026 12:15 WIB
Penyidik KPK menggeledah rumah Lampri di Nganjuk. (Bakron for selalu.id)
Penyidik KPK menggeledah rumah Lampri di Nganjuk. (Bakron for selalu.id)

selalu.id - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah Lampri yang berada di Desa Kecubung, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Kamis (24/9/2026).

Rumah tersebut merupakan milik Dirjen PPTR di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Lampri tersangka dugaan korupsi pengurusan HGB di Bogor.

Baca Juga: 7 Jam Geledah BPN Jatim, Ini Barang Bukti yang Disita KPK

Lampri adalah salah satu orang yang ditangkap oleh KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin (14/9) lalu bersama tujuh orang lainnya.

Rumah model joglo itu didatangi sejumlah mobil hitam berpelat L dan W. Sejumlah petugas masuk, dalam penanganan personel Brimob bersenjata lengkap.

Plt Sekretaris Desa Kecubung Supriyadi, membenarkan, penggeledahan yang dilakukan KPK berlangsung sekitar dua jam di rumah Lampri.

"Tadi pukul 10.00 WIB, ada petugas dari KPK mendatangi kantor desa. Dengan maksud minta saksi ke rumahnya Pak Lamri, untuk keperluan penggeledahan. Akhirnya saya mendampingi," ungkap Supriyadi.

Menurut Supriyadi, ada 12 anggota KPK yang masuk ke dalam rumah tersebut. Sementara petugas kepolisian berjaga di depan.

Baca Juga: Giliran Kantor BPN Jatim Digeledah KPK, Sita Sejumlah Koper

"Mereka banyak yang pakai rompi, tulisannya KPK," tegasnya.

Supriyadi juga menegaskan bahwa rumah tersebut merupakan milik Lampri. Karena yang bersangkutan memang lahir dan besar di sana.

"Sejak lahir ya rumahnya di situ mas. Setelah jadi pejabat, jarang pulang. Kalau pun pulang paling sebentar," bebernya.

Supriyadi juga menyebut bahwa penggeledahan yang dilakukan KPK kali ini, juga disaksikan seorang perempuan, yang merupakan keponakan dari Lampri.

Baca Juga: Geledah Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto, KPK Sita Dokumen dan Amplop Berisi Uang

"Tadi penggeledahan selesai jam 12 siang," sambung dia.

Dia menyebut KPK menggeledah 5 kamar di rumah Lampri tersebut. Namun KPK tidak membawa barang bukti apa-apa.

"Tadi ada lima kamar yang digeledah. Tapi tidak membawa apa-apa. Katanya tidak ada barang bukti," pungkasnya.

Editor : Achmad Supriyadi
Berita Terbaru

Jalan Karangbong Sidoarjo Dalam Ancaman Banjir dan Kerusakan, DPRD Bilang Begini

Selain infrastruktur fisik, ulah kendaraan bertonase besar yang melintas tidak sesuai jam operasional turut memicu kerusakan.

Momen Siswa SMP Labschool Unesa 3 Surabaya dan Mahasiswa Asing Belajar Bahasa hingga Kuliner Tradisional

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen nyata SMP Labschool Unesa 3 dalam mencetak generasi muda yang berwawasan global tanpa melupakan akar budaya.

Kapasitas Pelabuhan Meningkat, Pakar UGM: Integrasi Logistik Darat jangan Diabaikan!

Prof. Kuncoro Harto Widodo, mengatakan pertumbuhan arus peti kemas perlu diimbangi dengan penguatan seluruh simpul dalam ekosistem logistik. 

6,1 Juta Batang Rokok dan Ribuan Liter Miras di Pasuruan Dimusnahkan

Gus Shobih menyebut tindakan ini juga bagian dari transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil operasi penindakan.

Polda Jatim Bongkar Penipuan Kripto dan Saham Jaringan Internasional, Sita Uang Rp81,5 M

Atas ungkap ini, Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto pun mewanti-wanti masyarakat agar tidak gampang tergiur iming-iming investasi berimbal hasil tidak wajar.

Ombudsman RI Sidak Lapas Cibinong, Temukan Kamar Mewah Berstandar Apartemen

Surat tugas yang ditandatangani Wakil Ketua Ombudsman RI, namun sempat dihalangi petugas dan diminta menunggu arahan Kepala Lapas.