Rabu, 12 Agu 2026 06:05 WIB

Buat Konten Lecehkan Profesi Wartawan, Bos Mafia Gedang Dilaporkan ke Polda Jatim

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 12 Mei 2023 19:42 WIB
FKA-UKW mendatangi Ditreskrimsus Polda Jatim
FKA-UKW mendatangi Ditreskrimsus Polda Jatim

Selalu.id - Bos Mafia Gedang Royhan Ni'amillah dilaporkan ke Polda Jatim atas konten yang diduga berunsur pelecehan terhadap profesi wartawan. Konten tersebut berupa video singkat yang diunggah di akun TikToknya @masroyganteng.

Akibat konten parodi yang dipandang merendahkan profesi wartawan, insan pers Indonesia pun tersinggung. Forum Komunikasi Alumni Uji Kompetensi Wartawan (FKA-UKW) mendatangi Ditreskrimsus Polda Jatim, Jumat (12/5/2023) untuk melaporkan Bos Mafia Gedang. Surat Penerima Pengaduan pun berisi tuduhah pelanggaran UU ITE dan pelecehan profesi.

"Melaporkan sebuah konten TikTok dan Snack Video dengan dugaan melecehkan profesi wartawan, terkait pasal kita masih diskusi dengan teman Direskrimsus Polda Jatim," kata Ketua FKA-UKW Edi Tariga, saat melaporkan di Polda Jatim.

Dalam video kontenya itu, seorang wartawan diberi selembar uang Rp 100 ribu.

"Wartawan dilecehkan jadi dia menyebut 'Jan**k iki maneh' terus dikasih duit, seolah seolah wartawan ini bisa dikasih selembar uang ini. Ini dilecehkan (wartawan) dibuat akun TikTok yang kita duga dia ingin menjaring follower lebih banyak," tegas Kaji Erat sapaan akrabnya.

Meskipun Roy sudah mengklarifikasi dan membuat video permintaan maaf di akun TikToknya dan menghapus video-video terkait parodi wartawan, Kaji Erat menilai permintaan maaf itu tidak cukup hanya secara pribadi, hal ini menyangkut seluruh jurnalis se-Indonesia.

"Ada, (minta maaf secara terbuka) beliau masih kontak sama saya minta maaf tapi kan tidak bisa secaraa pribadi ke saya. Karena ini menyangkut profesi wartawan seluruh Indonesia," pungkasnya. (Ade)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polisi Buru Pelaku Pembakar dan Perusak Mobil Patroli dalam Bentrokan di Pasuruan

Saat ini, Satreskrim Polres Pasuruan terus bergerak mengumpulkan alat bukti guna mengidentifikasi seluruh oknum yang bertanggung jawab dalam insiden tersebut.

Bentrok Oknum Suporter dengan Warga di Pasuruan, 3 Mobil Polisi Dirusak dan Dibakar

Saat ini, Satreskrim Polres Pasuruan masih melakukan penyelidikan secara intensif dengan mengumpulkan alat bukti dan mengidentifikasi pihak yang terlibat.

Penanganan Banjir di Surabaya Masih Setengah Hati, DPRD Bongkar Penyebabnya

Pansus Banjir DPRD Surabaya pun mendorong agar normalisasi saluran menjadi pekerjaan rutin yang wajib dianggarkan, minimal setiap tiga tahun.

Konsisten Bangun Citra Positif, SIER Raih Penghargaan Indonesia PR Award 2026

Ahmad Fahrudin mengatakan, penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas upaya SIER dalam membangun komunikasi dan reputasi perusahaan secara konsisten.

Jember Pecahkan Dua Rekor MURI dalam Peringatan HAN 2026

Capaian tersebut sekaligus mempertegas komitmen Jember dalam membangun ruang kegiatan yang inklusif, dengan memberikan kesempatan yang sama kepada anak-anak.

Ini Ciri-ciri Pria Misterius yang Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan Suramadu

Polisi mengimbau kepada masyarakat apabila mengenali korban, bisa segera melapor ke pihak kepolisian.