Selasa, 23 Jun 2026 08:39 WIB

Buat Konten Lecehkan Profesi Wartawan, Bos Mafia Gedang Dilaporkan ke Polda Jatim

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 12 Mei 2023 19:42 WIB
FKA-UKW mendatangi Ditreskrimsus Polda Jatim
FKA-UKW mendatangi Ditreskrimsus Polda Jatim

Selalu.id - Bos Mafia Gedang Royhan Ni'amillah dilaporkan ke Polda Jatim atas konten yang diduga berunsur pelecehan terhadap profesi wartawan. Konten tersebut berupa video singkat yang diunggah di akun TikToknya @masroyganteng.

Akibat konten parodi yang dipandang merendahkan profesi wartawan, insan pers Indonesia pun tersinggung. Forum Komunikasi Alumni Uji Kompetensi Wartawan (FKA-UKW) mendatangi Ditreskrimsus Polda Jatim, Jumat (12/5/2023) untuk melaporkan Bos Mafia Gedang. Surat Penerima Pengaduan pun berisi tuduhah pelanggaran UU ITE dan pelecehan profesi.

"Melaporkan sebuah konten TikTok dan Snack Video dengan dugaan melecehkan profesi wartawan, terkait pasal kita masih diskusi dengan teman Direskrimsus Polda Jatim," kata Ketua FKA-UKW Edi Tariga, saat melaporkan di Polda Jatim.

Dalam video kontenya itu, seorang wartawan diberi selembar uang Rp 100 ribu.

"Wartawan dilecehkan jadi dia menyebut 'Jan**k iki maneh' terus dikasih duit, seolah seolah wartawan ini bisa dikasih selembar uang ini. Ini dilecehkan (wartawan) dibuat akun TikTok yang kita duga dia ingin menjaring follower lebih banyak," tegas Kaji Erat sapaan akrabnya.

Meskipun Roy sudah mengklarifikasi dan membuat video permintaan maaf di akun TikToknya dan menghapus video-video terkait parodi wartawan, Kaji Erat menilai permintaan maaf itu tidak cukup hanya secara pribadi, hal ini menyangkut seluruh jurnalis se-Indonesia.

"Ada, (minta maaf secara terbuka) beliau masih kontak sama saya minta maaf tapi kan tidak bisa secaraa pribadi ke saya. Karena ini menyangkut profesi wartawan seluruh Indonesia," pungkasnya. (Ade)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Arus Logistik Nasional Bergerak Positif, Neraca Dagang Surplus USD5,64 Miliar

Capaian ini menjadi sinyal positif bahwa aktivitas produksi, distribusi, dan perdagangan tetap berjalan stabil di tengah dinamika ekonomi global.

Bikin Ngelus Dada, Ternyata Ini Penyebab Surabaya Banjir Hari Ini

Tanpa normalisasi rutin dan perbaikan konektivitas saluran, persoalan banjir di Surabaya akan terus berulang setiap musim hujan.

Demo Mahasiswa di Mojokerto Memanas, Saling Dorong hingga Blokir Jalan

Hingga kini, massa aksi masih menggelar demonstrasi di Kantor DPRD Kabupaten Mojokerto. Para mahasiswa terus menyampaikan aspirasinya.

Perkuat Jaringan Akar Rumput, Adela Kanasya Adies Konsolidasi dengan Relawan di Surabaya

Adela Kanasya Adies menilai kedekatan dengan para pendukung harus terus dirawat agar aspirasi masyarakat dapat tersampaikan secara langsung.

DPRD Surabaya Minta PLN Tak Seenaknya Sendiri Padamkan Listrik, Apalagi di Jam Sibuk

DPRD Surabaya menilai waktu pelaksanaan pemadaman listrik menjadi faktor penting yang harus diperhatikan, karena menggangu pelayanan publik dan juga masyarakat.

Bocah 5 Tahun Meninggal dalam Kebakaran Rumah di Petemon Timur Surabaya

Selain menewaskan bocah 5 tahun, kebakaran ini juga membuat kakak korban terluka usai berhasil menyelamatkan diri dari lantai dua rumah yang terbakar.