Sabtu, 27 Jun 2026 11:04 WIB

Cerita Keluarga Korban Siswi SMP Ditemukan Meninggal di Gudang Peluru Kedung Cowek

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 09 Mei 2023 21:32 WIB
Keluarga Siswi SMP yang ditemukan meninggal di Gedung Peluru Kedung Cowek
Keluarga Siswi SMP yang ditemukan meninggal di Gedung Peluru Kedung Cowek

Selalu.id - Remaja putri yang baru-baru ini ditemukan dalam kondisi tak bernyawa tergeletak di Gudang Peluru, Jalan Kedung Cowek, Surabaya, ternyata adalah siswi SMPN 31 Surabaya yang dilaporkan hilang sejak 16 April 2023 lalu.

Dari proses olah TKP, pada saat jenazah ditemukan dan dievakuasi pada Minggu lalu (7/5/2023), atribut yang ditemukan hanya baju yang melekat dan sepasang sandal, bahkan tidak ditemukan identitas.

Hal itu sejalan dengan keterangan kakak korban pada unggahan video pencarian orang hilang di akun Tiktok @caksholeh008 yang mengatakan bahwa korban yang berinisial N, pamit kerja kelompok tanpa membawa apapun selain handphone miliknya.

Kakak korban, Setiawan Adi pun mengatakan kepada awak media saat ditemui di rumah duka, sebelum dinyatakan hilang, adiknya itu sempat bertemu dengan dua orang pria di Kedung Cowek. Setiawan menyebut salah satu pria yang bertemu dengan adiknya, berisinial Y (16) dan seorang lagi dirinya belum mengetahui identitasnya.

"Ada temennya Y yang sempat di video call sama Y, saya lihat adik saya bersama Y dan temannya laki-laki," kata Setiawan, Selasa (9/5/2023).

Setiawan dan keluarganya mencoba menemui Y di rumahnya, mulai tanggal 17 hingga 19 April 2023. Namun, Y mengaku tidak pernah bermain bersama korban berinisial N.

"Ketika di rumahnya (Y) ini, Y itu manggil temannya yang pernah di video call. Dan temannya itu pun sempat ngajak saya keluar sebentar terus bilang kalau tanggal 16 April 2023 itu dia sempat terima video call dari Y lihat adik saya disana (Gudang Peluru)," sambungnya.

Lalu, lanjut Setiawan bercerita bahwa teman Y tersebut bercerita lebih banyak terkait informasi yang didapatkanya. Dia pun mengaku jika Y pamer dirinya mempunyai sebuah handphone baru.

Diberitakan sebelumnya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya telah mengamankan dua pelaku yang diduga melakukan Siswi malang tersebut.

"Kita telah mengamankan dua orang terkait penemuan jenazah tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Arief Ryzki Wicaksana.

Arief mengatakan, kedua pelaku yang ditangkap oleh polisi tersebut, merupakan orang terdekat dari korban berinisial, N, warga Kecamatan Kenjeran. Mereka juga belum ada catatan kriminal sebelumnya.

"Inisial (pelaku ditangkap) R dan Y, yang satu teman, yang satu mantan pacarnya. Statusnya ada yang pelajar," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Polisi Amankan Dua Remaja Terduga Pembunuhan Siswi SMP di Kedung Cowek

Editor : Ading
Berita Terbaru

KontraS Sebut Ada Dua Mahasiswa yang Diamankan saat Demo Ricuh di Grahadi Surabaya

Dari belasan demonstran, empat telah teridentifikasi, dua di antaranya merupakan mahasiswa. Sedangkan dua lainnya adalah pekerja informal. 

Belasan Demonstran yang Diamankan saat Ricuh di Grahadi Surabaya Diperiksa, Ini Tampangnya

Selain mengamankan belasan demonstran tersebut, polisi juga menyita satu sepeda motor yang menggunakan knalpot brong untuk provokasi.

Kemenag Jatim Salurkan 35.835 Paket Santunan Lewat Lebaran Yatim 2026 

Lebayan Yatim dietgaskan Kemenag Jatim, jadi momen untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas.

Penampakan Terkini Pagar Grahadi Surabaya yang Dirusak Pendomo saat Ricuh

Pantauan selalu.id, pagar besi yang sebelumnya dipasang sebagai bagian dari proyek renovasi itu bahkan hampir seluruhnya terlepas.

Tingkatkan Layanan di Kalteng, TPK Bagendang Perkuat Operasional dan Budaya K3

"Operasional yang tertata dan budaya K3 yang kuat, jadi kunci agar layanan berkualitas," ujar Terminal Head TPK Bagendang Bumiharjo, Akhmad Fajar.

Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Jatim Gelar Upacara Pemuliaan Nilai Luhur Tribrata

“Melalui upacara ini kami ingin meneguhkan kembali komitmen seluruh personel untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Kombes Abast.