Senin, 07 Sep 2026 00:52 WIB

Kemendikbudristek Gelar Pentas Seni di Surabaya Ajak Generasi Cinta Lagu Anak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 07 Apr 2023 02:30 WIB

Selalu.id - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melakukan sosialisasi untuk cinta lagu anak dengan menggelar pentas seni di beberapa daerah, salah satunya di Surabaya.

Kepala Subdirektorat Seni Pertunjukan Direktorat Kesenian Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Ristek, Edi Irawan, mengatakan pihaknya sebelumnya telah menggelar lomba 'Kita Cinta Lagu Anak' (KILA)  sejak 2019. Kemudian, terkendala pandemi 2020.

"Saat itu terkendala pandemi, pelaksanaan pertama online hingga pentas. Tahun 2021 hybrid, 2022 pementasan di Kemendikbud, lalu 2023 ini bisa digelar normal lagi," kata Edi, usai menghadiri pentas KILA di Balai Budaya, Surabaya, Kamis (6/4/2023).

Edi mengungkapkan, selama ini pihaknya telah berupaya memperkenalkan dan sosialisai lagu-lagu anak Indonesia. Lantaran, ia prihatin melihat kondisi saat ini dengan lagu-lagu remaja dan dewasa justru menjajah anak-anak kecil.

“Jadi kajian kita selama 20 tahun terakhir, kita kekurangan lagu anak yang sesuai tumbuh kembang anak-anak sendiri. Bahkan kita disuguhi anak-anak kecil nyanyi lagu orang tua yang tidak sesuai psikis mereka,” ungkapnya.

Selama keempat tahu KILA mengadakan program lomba lagu anak tersebut. Tercatat sebanyak 16 lagu anak yang dikemas dengan aransemen masa kini agar bisa menarik kesukaan anak.

“Ternyata gak cuma lagunya (anak) yang gak ada. Tapi pencipta lagunya juga minim, Ibu Sud dan lainnya udah gak ada. Ditambah lagi, semakin surut idola-idola cilik. Jadi kegiatan KILA yang paling inti adalah lomba cipta lagu, menyanyinya, aransemen,” tuturnya.

Tampak dari acara pentas seni lagu anak di Surabaya, tadi, ia menilai animo masyarakat antuasias dan luar biasa. "Animo luar biasa. Semua lagu tadi semua tentang persahabatan, guru, lingkungan dan menghargai orang tua. KILA tu kegembiraan anak-anak," imbuhnya.

Lebih lanjut Edi berharap, melalui pesan yang terkandung dalam lirik lagu-lagu anak bisa memupuk kepribadian anak. Pihaknya pun menargetkan anak-anak indonesia bisa mengikuti lomba menyanyi lagu anak tahun ini.

"Salah satu target sosialisasi mengikuti lomba menyanyi. Sosialisasi ke sekolah SD dan TK. Walaupun lagunya sederhana, tapi lagunya kekinian. Kalau terus seperti dulu, orang gal suka. Bagaimana agar suka, makanya ada lomba aransemen," ungkap Edi.

Sementara itu, Kepala Bidang SD Dispendik Surabaya Munaiyah menambahkan, tahun 2023 ini Pemkot telah melakukan sosialisasi lagu-lagu anak ke sekolah yang ada di Surabaya.

"Tahun ini sosialisasi lagu anak, di sekolah ngajarin 1 lagu yang paling gampang, anak-anak cepat banget bisa. Kita yakin ngajarin anak lagu indonesia yang bagus," jelasnya.

Ia menambahkan, sebanyak 600 lembaga dan sekolah mulai Paud hingga SD pihaknya telah melakuka sosialisasi itu dengan mendatangkan 600 guru-guru.

"Alhamdulilah Surabaya dipercaya untuk
pertunjukan KILA. Mudahan menjadi inspirasi anak di Surabaya yang telah tahun keempat. Semoga kuncul bibit-bibit generasi dari Surabaya," pungkasnya. (Ade)

Baca Juga: Kemendikbudristek Gelar Festival Cerita Panji Nasional

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.