Beras Bulog Langka di Surabaya, Pedagang Mengeluh
- Penulis : Ade Resty
- | Senin, 03 Apr 2023 18:54 WIB
selalu.id - Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium resmi naik dari sebelumnya Rp 9.000 menjadi Rp 10.900 per kilo. Sementara ketersediaan beras Bulog masih langka di Surabaya.
Pantauan selalu.id, pedagang Pasar Pucang Surabaya, Fatima mengaku mendapatkan beras Bulog bukan dari pemerintah melainkan dari distributor.
Baca Juga: Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia
"Beras Bulog sudah ada, tapi saya ambil dari distributor bukan dapat dari pemerintah," kata Fatima saat ditemui, Senin (3/4/2023).
Fatimah menjelaskan ada perbedaan harga yang didapat ketika kulak dari distributor dan pemerintah.
"Saya ambil dari distributor Rp 49 ribu jualnya Rp 53 per lima kilo," katanya.
Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor
Hal yang sama juga dialami pedagang pasar Genteng yang mengaku kesulitan mendapatkan beras Bulog.
Ida, pedagang Pasar Genteng mengungkapkan, beras Bulog banyak
dicari karena harganya murah dibanding beras lainnya. Maka dari itu dirinya meminta agar pemerintah segera mengirimkan beras Bulog kepada pedagang-pedagang.
Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5
"Bulog kosong sudah lama sebulan lebih. Sekarang jualnya cuma beras premium. Kapan beras Bulog ada lagi, banyak yang cari," terangnya.
Tak hanya di pasar Pucang dan Genteng, pantuan selalu.id di pasar Tambak Rejo juga mengalami hal yang sama, kesulitan mendapatkan stok beras Bulog yang diminati masyarakat karena harganya yang relatif murah. (Ade/SL1)
Editor : RedaksiURL : https://selalu.id/news-3857-beras-bulog-langka-di-surabaya-pedagang-mengeluh
