Minggu, 25 Okt 2026 02:33 WIB

Anak Gubernur Khofifah Mundur dari Partai, Demokrat Jatim: Tak Pengaruh ke Elektabilitas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 11 Mar 2023 16:27 WIB
Lambang partai Demokrat
Lambang partai Demokrat

selalu.id - Putera Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, Ali Mannagalli Parawansa, resmi menyatakan diri telah mundur sebagai kader maupun pengurus Partai Demokrat Jatim. Mundurnya Ali terkuak melalui surat dan video berisi pernyataan pengunduran dirinya.

Mundurnya Ali disebut kalangan Demokrat Jatim tidak akan berdampak signifikan pada elektabilitas partai berlambang bintang mercy tersebut.

Baca Juga: Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Ketua Badan Pembina, Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Demokrat Jatim, Mugianto mengklaim sejauh ini internal partai tetap solid di tengah mundurnya Ali. Meski Ali sendiri punya jabatan sebagai Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jatim dan Ketua Forkom Milenial Demokrat Jatim.

Tak hanya sekadar solid, Mugianto juga menyampaikan kalau elektabilitas Partai Demokrat di Jatim disebutnya masih bersaing dengan partai politik lainnya. Anak Khofifah itu tidak mempengaruhi elektoral politik partai.

"Tidak ada dampak dengan elektabilitas Partai Demokrat," tegas Mugianto ketika dihubungi media, Sabtu (11/3/2023).

Saat ini, sambung Mugianto, partainya terus melakukan rapat untuk fokus pemenangan pada Pemilu 2024. Baik itu untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun depan.

Senada dengan Mugianto, lembaga survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) juga menyebut mundurnya Ali dari Demokrat tidak berdampak pada elektabilitas partai. Termasuk kesolidan partai tidak terganggu.

Baca Juga: DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

"Saya tidak melihat terganggunya elektabilitas partai politik (Demokrat) kalau hanya personal yang mundur," kata Direktur ARCI, Baihaki Siraijt via telepon.

Tidak terganggunya elektabilitas maupun kesolidan partai, sambung Baihaki, didasari figur Ali yang masih tergolong baru menjadi politisi.

"Mas Ali Mannagalli dalam dunia politik ini kan baru, kemudian belum pernah berbuah, baik itu nama secara pribadi, beliaunya memang melekat nama gubernur iya, tetapi masih belum terjual nama beliau ini di masyarakat," ucapnya.

Baca Juga: Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

"Sehingga tidak mengganggu elektabilitasnya partai politik," imbuh Baihaki.

Sementara berdasarkan hasil survei terakhir ARCI, masih menempatkan elektabilitas Demokrat di lima besar parpol di Jatim. Yakni sebesar 10,7 persen. Di bawah PDIP 16,7 persen, PKB 15,4 persen, Golkar 12,9 persen dan Gerindra 12,3 persen.

Survei ARCI dilakukan pada 9 Februari 2023 hingga 17 Februari 2023 di Jatim. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 1.200 responden dengan margin of error sebesar 3,0 persen. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Drag Race di Jembatan Merah Tuai Protes Pedagang Kota Lama Surabaya

Penutupan jalan dilakukan secara tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan maupun musyawarah dengan para pedagang.

Ratusan Anak Muda Jember Politik PAR Alternatif Indonesia, Lawan Oligarki dengan Nilai Bukan Identitas

Peserta berasal dari beragam organisasi kemahasiswaan (ormek), organisasi kepemudaan, hingga kelompok gerakan yang memiliki perhatian terhadap persoalan sosial

Toko Percetakan Al-Yaubi Print di Surabaya Terbakar, 2 Motor Hangus

Bangunan dua lantai berukuran 8,5 x 27 meter itu hangus terbakar.

Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pentingnya Kejujuran Sejak Usia Dini

Di tengah fokus meningkatkan kecerdasan anak, nilai kejujuran dinilai sebagai bekal paling penting untuk masa depan.

Subuh Keliling, Kapolda Jatim: Ambil Hati Masyarakat Jangan Hartanya

Agenda ini menjadi ruang bagi jajaran Polda Jatim untuk mempererat silaturahmi dengan ulama sekaligus menyerap langsung aspirasi keamanan dan ketertiban masyara

Dittipidter Bareskrim Polri Bongkar Praktik Pengoplosan Elpiji, Negara Rugi 2,1 Miliar

Polisi menyita 1.820 tabung LPG dalam pengungkapan dugaan penyalahgunaan LPG bersubsidi atau 3 kilogram yang dioplos.