Senin, 02 Feb 2026 11:28 WIB

Anak Gubernur Khofifah Mundur dari Partai, Demokrat Jatim: Tak Pengaruh ke Elektabilitas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 11 Mar 2023 16:27 WIB
Lambang partai Demokrat
Lambang partai Demokrat

selalu.id - Putera Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, Ali Mannagalli Parawansa, resmi menyatakan diri telah mundur sebagai kader maupun pengurus Partai Demokrat Jatim. Mundurnya Ali terkuak melalui surat dan video berisi pernyataan pengunduran dirinya.

Mundurnya Ali disebut kalangan Demokrat Jatim tidak akan berdampak signifikan pada elektabilitas partai berlambang bintang mercy tersebut.

Baca Juga: Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Ketua Badan Pembina, Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Demokrat Jatim, Mugianto mengklaim sejauh ini internal partai tetap solid di tengah mundurnya Ali. Meski Ali sendiri punya jabatan sebagai Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jatim dan Ketua Forkom Milenial Demokrat Jatim.

Tak hanya sekadar solid, Mugianto juga menyampaikan kalau elektabilitas Partai Demokrat di Jatim disebutnya masih bersaing dengan partai politik lainnya. Anak Khofifah itu tidak mempengaruhi elektoral politik partai.

"Tidak ada dampak dengan elektabilitas Partai Demokrat," tegas Mugianto ketika dihubungi media, Sabtu (11/3/2023).

Saat ini, sambung Mugianto, partainya terus melakukan rapat untuk fokus pemenangan pada Pemilu 2024. Baik itu untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun depan.

Senada dengan Mugianto, lembaga survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) juga menyebut mundurnya Ali dari Demokrat tidak berdampak pada elektabilitas partai. Termasuk kesolidan partai tidak terganggu.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Saya tidak melihat terganggunya elektabilitas partai politik (Demokrat) kalau hanya personal yang mundur," kata Direktur ARCI, Baihaki Siraijt via telepon.

Tidak terganggunya elektabilitas maupun kesolidan partai, sambung Baihaki, didasari figur Ali yang masih tergolong baru menjadi politisi.

"Mas Ali Mannagalli dalam dunia politik ini kan baru, kemudian belum pernah berbuah, baik itu nama secara pribadi, beliaunya memang melekat nama gubernur iya, tetapi masih belum terjual nama beliau ini di masyarakat," ucapnya.

Baca Juga: 6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

"Sehingga tidak mengganggu elektabilitasnya partai politik," imbuh Baihaki.

Sementara berdasarkan hasil survei terakhir ARCI, masih menempatkan elektabilitas Demokrat di lima besar parpol di Jatim. Yakni sebesar 10,7 persen. Di bawah PDIP 16,7 persen, PKB 15,4 persen, Golkar 12,9 persen dan Gerindra 12,3 persen.

Survei ARCI dilakukan pada 9 Februari 2023 hingga 17 Februari 2023 di Jatim. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 1.200 responden dengan margin of error sebesar 3,0 persen. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.