Senin, 19 Okt 2026 17:07 WIB

Seorang Balita Tewas di Kamar Hotel di Surabaya, Diduga Tersedak Obat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 04 Mar 2023 19:18 WIB
Balita meninggal di Hotel
Balita meninggal di Hotel

selalu.id - Seorang bocah berusia satu tahun meninggal di sebuah Kamar Hotel Djagalan Raya, Jalan Jagalan, Surabaya Sabtu (4/3/2023). Bocah tersebut disebutkan meninggal lantaran tersedak obat tradisional.

Pantauan selalu.id di lokasi, balita yang menempati kamar hotel nomor 104 bersama orangtuanya tersebut dikabarkan meninggal sekitar pukul 15.30 WIB.

Baca Juga: Kapolda Jatim Atur Lalu Lintas di Surabaya

Resepsionis Hotel Djagalan Raya, Ayu menuturkan, dirinya mengaku mendengar suara teriakan wanita dari sebuah kamar. Kemudian, pihak hotel langsung mengecek kamar tersebut.

"Tadi saya denger ibunya minta tolong, Masnya (petugas hotel) langsung ngecek. Sekitar pukul setengah 3. Waktu itu owner (Hotel) suruh telpon polisi,"kata Ayu, kepada selalu.id.

Ayu mengatakan, orang tua korban sudah menginap dua hari di hotel tersebut sejak Jumat (2/4/2023).

Baca Juga: Kuota Haji Jatim Tetap, Kemenhaj: Jemaah Harus Sehat untuk Dapat Surat Istithaah

Salah satu petugas BPBD Surabaya yang tak ingin disebut namanya mengatakan, Tim Gerak Cepat saat mengecek bayi tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia. Dalam pengakuan orang tuanya diduga bayi tersebut meninggal karena diberi obat China.

"Tadi tim gerak cepat sudah mengecek, diduga karena tersedak obat,"jelasnya.

Jenazah sudah dievakuasi oleh tim gabungan dan dibawa ke rumah orangtuanya di Jalan Kedung Cowek, Kenjeran.

Baca Juga: Hari jadi Humas Polri ke-75, Polda Jatim Jalin Sinergi Komunitas Ojol Jaga Kamtibmas

Terpisah, Kanit Intel Polsek Pabean Cantian, Eko Kusnwandi mengatakan, berdasar keterangan orang tua atau ayahnya korban M (23) anaknya sakit batuk, namun tak kunjung sembuh saat diberikan obat resep dokter.

"Dari keterangan orangtuanya, sakit batuk, setelah itu dibelikan obat tanpa resep dokter di toko obat Ban Seng Tong (toko obat china), diminumkan ke anaknya lalu meninggal. Yang jelas perlu penyelidikan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Cerita Warga Jember Rasakan Manfaat Mobil Cinta, Pulang Berobat Tak Lagi Pikir Biaya

Zaini mengaku bersyukur karena keluarganya tidak harus memikirkan biaya transportasi, mulai dari proses mendapatkan pelayanan kesehatan hingga kembali ke rumah.

Kapolresta Sidoarjo Berganti, Ini Pesan Khusus Bupati Subandi

Kombes Pol Christian Tobing, mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama dua tahun sepuluh bulan masa jabatannya saat jadi Kapolresta Sidoarjo.

Sekolah di Surabaya Diminta Outing Kelas di Ruang Publik Tanpa ke Luar Kota

Surabaya memiliki banyak ruang publik dan destinasi edukasi yang bisa dimanfaatkan sekolah.

Ketua DPRD Jatim: Pembangunan Harus Merata, Berkelanjutan, dan Diawasi Ketat

Ia juga menyoroti pentingnya kemitraan antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

RSD Soebandi Jember Gelar Skrining Gratis, Target 10 Ribu Peserta Jember Cinta Kesehatan

Masyarakat dari kabupaten lain di Jawa Timur yang membutuhkan penanganan medis juga dipersilakan ikut.

5 Tahun Beroperasi, Pabrik Kosmetik Ilegal Rp 16 Miliar di Mojokerto Dibongkar BPOM

Dalam penggerebekan pada 8 Oktober 2026, BPOM menyita barang bukti senilai Rp 16 miliar.