Selasa, 21 Jul 2026 21:36 WIB

KPU Surabaya Coklit Kediaman Wali Kota Eri Cahyadi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 03 Mar 2023 10:50 WIB
KPU Surabaya saat lakukan Coklit di kediaman Wali Kota Eri Cahyadi
KPU Surabaya saat lakukan Coklit di kediaman Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya melakukan Coklit untuk data calon pemilih di Kediaman Pribadi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Perumahan Puri Kencana, Karah, Kamis (2/3/2023).

Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan rangkaian persiapan menjelang pemilu 2024. Sehingga pihaknya wajib melakukan proses pendataan termasuk Wali Kota Surabaya.

Baca Juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Nur Syamsi menyampaikan, Coklit sudah dilakukan sejak 12 Februari lalu hingga 14 Maret 2023 mendatang. Ia berharap masyarakat ikut mendukung KPU menyukseskan acara ini.

"Keterlibatan pemilih untuk menggunakan hak pemilih adalah bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara. Harapan kami semua, Coklit yang benar memastikan masyarakat terjamin hak suaranya," katanya.

Baca Juga: Dalih Wali Kota Surabaya Eri soal Konten Sidaknya Disamakan dengan Armuji

Berdasarkan hasil sinkronisasi Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB), jumlah calon pemilih di Surabaya mencapai 2.237.682 pemilih. Jumlah tersebut tertinggi di Jawa Timur.

"Dengan coklit yang baik, tidak ada calon pemilih yang tidak punya surat suara atau kehilangan hak pilih. Sehingga, terwujud pemilu yang efektif dan efisien. Coklit ini akan menentukan surat suara yang dicetak," katanya.

Baca Juga: SiLPA Rp516 Miliar, Wali Kota Eri Sebut PAD 2026 Surabaya Tercapai 98 Persen

Coklit di kediaman Wali Kota Eri sekaligus mencocokkan data Alfanana Puteri (18). Putri sulung Eri itu untuk pertama kali datanya dicocokan KPU dan akan menjadi peserta pemilu untuk pertama kalinya.

"Hari ini kami mencocokkan data berapa anggota keluarga kami yang mempunyai hak pilih. Di sini ada tiga orang. Saya, istri saya, dan anak saya yang pertama," ujar Eri. (Ade/SL1)

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.