Rabu, 04 Feb 2026 00:17 WIB

Kolaborasi Menjaga Lingkungan Antarkan Kota Surabaya Raih 14 Penghargaan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 02 Mar 2023 18:17 WIB

selalu.id - Kolaborasi yang luar biasa antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan semua elemen masyarakat dan semua stakeholder yang ada di Kota Surabaya akhirnya berbuah manis. Pasalnya, kolaborasi dalam menjaga lingkungan itu mengantarkan Kota Pahlawan ini meraih 14 penghargaan dalam bidang lingkungan.

14 penghargaan itu adalah Adipura Kencana kategori Kota Metropolitan yang baru diterima Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pada Selasa (28/2/2023), lalu Sekolah Adiwiyata Mandiri 5 penghargaan, Sekolah Adiwiyata Nasional 5 penghargaan, Proklim Nasional 2 penghargaan, dan Nirwasita Tanta tingkat nasional. 14 penghargaan itu pun akhirnya dikirab dari halaman Gedung Graha Pena Jalan Ahmad Yani hingga halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (1/3/2023).

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

Sebanyak 20 mobil Jeep Wills digunakan untk menyemarakkan prosesi kirab trofi dan piagama dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) itu. Animo masyarakat begitu tinggi menyaksikan kirab penghargaan itu, mereka memadati sepanjang rute. Tiba di halaman Balai Kota Surabaya, rombongan kirab itu disambut ribuan petugas kebersihan, baik dari petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) maupun dari Satuan Tugas (Satgas) pematusan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya.

"Matur nuwun kepada seluruh petugas DLH, tim DSDABM yang menjaga Kota Surabaya tetap bersih, dan tidak mengenal kata menyerah. Matur nuwun untuk seluruh RT, RW, LPMK, juga Kader Surabaya Hebat (KSH) yang sudah luar biasa," kata Wali Kota Eri di Balai Kota Surabaya.

Ia juga memastikan bahwa beberapa waktu terakhir ini, Surabaya tidak hanya meraih Adipura Kencana, tapi juga menerima penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional yang diraih oleh anak SD-SMP se-Kota Surabaya. Tak hanya itu, pemkot juga meraih penghargaan Proklim yang sebelumnya diikuti oleh KSH, RT, RW, LPMK, dan seluruh masyarakat di perkampungan Kota Surabaya. Bahkan, Surabaya juga meraih penghargaan Nirwasita Tantra.

"Penghargaan ini bukan untuk wali kota, tapi untuk seluruh warga Surabaya yang sangat luar biasa mencintai kotanya. Dengan adanya program Surabaya Bergerak, ternyata mampu menjaga kebersihan Surabaya. Kolaborasi dalam menjaga lingkungan ini akhirnya berhasil mengantarkan Surabaya meraih banyak penghargaan,” tegasnya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Oleh karena itu, ia memastikan piala Adipura Kencana yang sudah diterima oleh Surabaya untuk yang ke-7 kalinya itu, tidak akan dipajang di Balai Kota Surabaya saja, namun akan digilir tiap pekan di seluruh kecamatan se-Surabaya. Dia ingin semua warga bisa ikut merasa memiliki penghargaan tersebut.

“Jadi, nanti RT, RW, KSH bisa foto bareng dan merasakan prestasi dari hasil gotong royong serta guyub rukunnya warga Kota Surabaya ini. Penghargaan ini juga menjadi kado terindah di dua tahun kepemimpinan kami. Semoga kita bisa terus menjaga guyub rukun dan gotong royong ini,” tergasnya.

Kepala DLH Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengakui bahwa berbagai penghargaan ini diraih dengan penuh perjuangan. Sebab, proses penilaian dari beberapa penghargaan ini berlangsung selama setahun. Salah satunya penghargaan Adipura Kencana yang mana visitasi dan peninjauan oleh tim juri berlansung selama setahun. “Kalau tidak konsisten, bukan perkara mudah menjaga lingkungan seluruh kota,” katanya.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Ia bersyukur karena saat ini sudah ada sekitar 2 ribu petugas yang ada di DLH dan sekitar 1.400 yang ada di Satgas Pematusan yang telah bahu membahu menjaga kebersihan Surabaya. Namun, ia juga menyadari bahwa kebersihan Surabaya tidak akan bisa terwujud tanpa ada kolaborasi dengan semua elemen masyarakat, mulai dari sekolah, perkantoran dan berbagai pihak yang ikut menjaga lingkungan. “Jadi, ini adalah keberhasilan kita bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan diraihnya Adipura Kencana ke-7 serta berbagai penghargaan lainnya merupakan wujud kekuatan gotong royong antara pemkot, DPRD, Forkopimda, stakeholder, KSH, RT, RW, dan seluruh warga di Kota Pahlawan. Bahkan, itu juga dibuktikan dengan adanya kirab Adipura Kencana kali ini.

"Selamat kepada seluruh warga Kota Surabaya, dan Wali Kota Eri Cahyadi yang telah memimpin kota ini dengan baik, terutama pada saat melewati masa krisis pandemi Covid-19 lalu," kata Adi.

Adi mengaku, DPRD Kota Surabaya terus mendukung rasa gotong royong yang selalu diserukan Wali Kota Eri. Bahkan, ia juga mengacungi jempol kinerja Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji serta jajarannya dalam dua tahun terakhir ini yang telah mampu memberikan yang terbaik untuk Surabaya. “Semoga Surabaya terus maju ke depannya,” pungkasnya. (Adv)

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon.