Senin, 20 Jul 2026 08:29 WIB

Pukul dan Tendang Mertua hingga Berdarah, Menantu di Surabaya ini Dipolisikan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 29 Jul 2020 16:25 WIB
Tersangka saat di Mapolsek Rungkut
Tersangka saat di Mapolsek Rungkut

Surabaya (selalu.id) - Seorang menantu di Surabaya menganiaya mertua hingga terluka di bagian wajah. Menantu tersebut diringkus setelah dilaporkan ke polisi.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Luis Pasak Santana (20), menganiaya Dul Hadi (55), warga Jalan Raya Gunung Anyar Sawah No. 61, Surabaya. Menantu durhaka itu kini ditahan di Mapolsek Rungkut.

Kanit Reskrim Polsek Rungkut, Iptu Joko Soesanto mengatakan, kejadian bermula saat pelaku datang ke rumah korban untuk mengajak istrinya keluar. Namun korban tidak memperbolehkan anaknya ikut dengan suaminya sehingga terjadi cek cok.

"Saat dilarang oleh korban, pelaku tidak terima dan langsung memukul wajah korban serta menendang kepala korban," ujar Joko, Rabu (29/7/2020).

Melihat kejadian itu, anak korban meminta pelaku untuk keluar kamar. Namun setelah keluar, pelaku justru mengajak berkelahi korban. Warga kemudian mencoba melerai keduanya.

Namun pelaku tetap ngotot hingga ia kembali memukul korban dan mengenai wajah di bawah pelipis mata sebelah kiri hingga mengeluarkan darah.

Menurut Joko, dari keterangan korban, dua bulan sebelumnya pelaku pernah melakukan kekerasan terhadap istrinya. Peristiwa pertama itu sudah dimaafkan dan tidak dilaporkan ke polisi. Pelaku meninggalkan rumah mertuanya selama dua bulan dan  tidak memberi kabar maupun nafkah kepada istrinya.

"Dan aksi main pukul itu kembali dilakukannya kepada mertuanya pada Sabtu (26/7/2020) sekitar pukul 22.00 Wib," tandasnya. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.