Senin, 17 Agu 2026 15:21 WIB

Warga Surabaya yang Menolak Stiker Keluarga Miskin Otomatis Tak Dapat Bantuan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 19 Jan 2023 16:41 WIB
Stiker keluarga miskin
Stiker keluarga miskin

selalu.id - Pemkot Surabaya telah memasang ribuan stiker Keluarga Miskin di rumah-rumah warga penerima manfaat. Sebanyak 75.069 KK (Kartu Keluarga) atau 219.427 jiwa yang ditempel stiker tersebut. Namun, ada penolakan saat penempelan stiker tersebut.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya, Anna Fajriatin mengatakan, pihak kelurahan ataupun kecamatan telah melaporkan ada warga yang menolak rumahnya ditempeli stiker.

Baca Juga: Peringati HUT RI ke-81, Wali Kota Eri Kobarkan Api Perjuangan Pemuda Surabaya

Padahal, Anna mengatakan secara otomatis jika menolak, mereka tidak mendapatkan bantuan atau intervensi dari pemerintah, sehingga di periode selanjutnya warga tersebut akan diusulkan penghapusan dari Keluarga Miskin.

"Tapi, tidak sedikit juga yang berbondong-bondong ke kantor Dinsos untuk mendaftarkan diri atau keluarganya sebagai Keluarga Miskin. Bahkan, mereka juga meminta rumahnya segera ditempeli stiker Keluarga Miskin itu. Jadi, kalau keluarga tersebut memang tidak mampu, maka dia akan sangat bersyukur ditempeli stiker ini," kata Anna, Jumat (18/1/2023).

Anna juga memastikan bahwa kebijakan Pemkot Surabaya untuk menempeli stiker rumah warga miskin sangat diapresiasi oleh BPS.

Pasalnya, ketika QR Code yang ada di stiker itu discan, akan muncul bantuan apa saja yang telah diterima oleh keluarga tersebut.

Sehingga apabila ada survey yang dilakukan oleh BPS, lalu rumah warga miskin itu kebetulan tidak ada orangnya, maka petugas BPS cukup scan barcode di stiker itu lalu akan muncul bantuan yang diterima oleh keluarga itu.

Baca Juga: Tasyakuran HUT ke-81 dengan Nobar Film Kemerdekaan, Wali Kota Eri Cahyadi jadi Aktornya

"Di samping itu, ke depannya semua bantuan dan intervensi yang sudah dilakukan dan akan dilakukan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat, provinsi dan Pemkot Surabaya akan berpedoman pada data Keluarga Miskin tersebut. Apalagi sudah ada Surat Edaran Sekda bahwa semua intervensi harus mengacu pada data tersebut," tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berkomitmen untuk terus mengentas kemiskinan di Kota Surabaya. Dalam jangka waktu satu tahun ke depan, sebanyak 75.069 KK itu ditargetkannya segera bisa lepas dari garis kemiskinan.

"Targetnya satu tahun. Kita bergerak bersama dengan RW-nya. Karena saya ingin membangun Surabaya ini dengan guyub rukun," ujar dia.

Baca Juga: Malam Tasyakuran HUT RI jadi Ruang Ibu-ibu di Barata Jaya Surabaya Bicara Soal SPMB

Intervensi yang diberikan pemkot, Eri menjelaskan, tak hanya dilakukan kepada warga miskin. Namun juga dilakukan terhadap warga yang rentan atau pra miskin.

Kata dia, kategori ini mendapatkan intervensi yang sama seperti bantuan seragam, sekolah gratis, BPJS Kesehatan hingga pekerjaan.

"Kita sentuh juga yang rentan miskin atau pra miskin agar tidak menjadi miskin. Tapi, kalau keluarga miskin, kita berikan tambahan seperti bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) dan macam-macam," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

HUT RI ke-81, Bupati Mojokerto: Kita Jaga Kemerdekaan dengan Persatuan!

Dalam rangkaian HUT ke-81 RI, Pemkab juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah pihak yang berprestasi dan berkontribusi untuk daerah.

Polda Jatim Kirim Bantuan Pangan, Dapur, dan Tim Psikologis, ke Lokasi Bencana Gempa di NTT

Dua unit kendaraan dapur lapangan dan dua unit kendaraan pengolahan air bersih turut diberangkatkan guna memenuhi kebutuhan dasar di lokasi bencana.

Pemain dan Penonton Soekarno Cup 2026 Hening Cipta untuk Korban Gempa Flores

Para pemain dari kedua tim yang akan bertanding berdiri berdampingan di tengah lapangan.

Malam Tasyakuran di Petrang Jember Diwarnai Saling Suap Tumpeng

Kegiatan ini dipercaya warga menjadi gambaran bahwa hubungan antara pengurus lingkungan tidak hanya sebatas koordinasi administratif.

Akibat Kebakaran, Diduga 22 Motor di Bengkel KNV Sidoarjo Ikut Hangus

Kendaraan tersebut diduga sebagian besar merupakan milik pelanggan. Kondisi sejumlah motor bahkan ludes hingga hanya menyisakan kerangka setelah terkena kobaran

Kebakaran Dini Hari, Bengkel Modifikasi Racing di Kahuripan Nirwana Ludes

Meski api telah berhasil dipadamkan, penyebab kebakaran belum diketahui. Petugas masih melakukan pendalaman untuk memastikan sumber api.