Senin, 20 Jul 2026 09:18 WIB

SIER Promosi Kemudahan Iklim Investasi Jawa Timur ke Investor Malaysia

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 20 Des 2022 12:01 WIB
Direktur SIER Didik Prasetiyono saat memaparkan peluang investasi di Jawa Timur
Direktur SIER Didik Prasetiyono saat memaparkan peluang investasi di Jawa Timur

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) mendapat kesempatan istimewa untuk mempromosikan kawasan industri milik pemerintah itu dihadapan ratusan investor Malaysia. Promosi itu digelar disela-sela acara East Java Trade Mission and Investment Forum yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jatim, KADIN Jatim dengan Pemerintah Malaysia, Senin (19/12/2022) di Kuala Lumpur, Malaysia.

Menurut Direktur Utama PT SIER, Didik Prasetiyono, dirinya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, yang telah mendorong percepatan pemulihan ekonomi pasca pandemi dengan berbagai terobosan inovasi kegiatan termasuk mengadakan investment forum di Malaysia. Bagi kawasan industri, ini penting sebagai sarana promosi menarik investor luar negeri masuk Indonesia.

Baca Juga: Dukung Kampung Iklim Nasional, SIER Salurkan Dropbox dan Komposter ke 12 Kelurahan di Surabaya

Didik mengatakan, Jatim merupakan provinsi di Indonesia yang memiliki potensi besar untuk berinvestasi. Untuk itu, dia mengajak investor Malaysia untuk tak ragu berinvestasi di Jatim, khususnya menempatkan investasinya di kawasan industri SIER.

"Jatim memiliki iklim investasi yang kondusif. Pertumbuhan ekonominya selalu di atas rata-rata nasional. Bahkan Jatim menjadi provinsi dengan pemulihan ekonomi paling cepat pasca pandemi Covid-19, saya sampaikan didepan investor Malaysia untuk tidak ragu terhadap kemudahan berbisnis di Provinsi Jawa Timur, Dinas Perindustrian dan Perdagangan juga Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemprov Jatim sangat bagus dalam mendukung investasi" kata Didik, saat dikonfirmasi, Selasa (20/12/2022).

Acara ini, selain dihadiri para investor Malaysia dan Indonesia, juga hadiri langsung Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Hermono.

Dihadapan para investor itu, Didik memperkenalkan kawasan industri yang dikelolanya yakni SIER dan PIER (Pasuruan Industrial Estate Rembang), terutama berhubungan dengan iklim investasi yang kondusif serta fasilitas-fasilitas berkaitan dengan transisi energi hijau.

"Kami paparkan penggunaan energi hijau, akan sangat kompetitif bagi perusaaan yang berorientasi ekspor ke eropa khususnya. Presiden Jokowi juga telah menegaskan di KTT ASEAN dan Uni Eropa lalu bahwa Asia Tenggara merupakan economic powerhouse dan diproyeksikan akan menjadi pusat pertumbuhan dunia. Survei yang dilakukan EU-ASEAN Business Council September 2022 mengenai persepsi bisnis di ASEAN mengatakan 63% responden bisnis melihat ASEAN sebagai kawasan dengan kesempatan ekonomi terbaik di Dunia. Kerja sama diantara ASEAN termasuk Malaysia ini akan sangat strategis dan menguntungkan," Kata Didik.

Alumnus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB Unair) ini mengatakan, SIER sangat berkomitmen untuk menjaga keseimbangan lingkungan. Diantaranya tetap mematuhi peraturan terkait persentase ruang terbuka hijau, minimal sebesar 30 persen dari total luas kawasan industri SIER dan PIER.
 
Tak hanya itu, lanjut Didik, sebagai upaya mendukung pemerintah dalam program energi terbarukan untuk menghemat energi, SIER juga telah melakukan implementasi energi terbarukan panel surya on grid dengan total kapasitas 429,30 KWp.

"Untuk pengembangan lebih lanjut, kami akan memanfaatkan atap bangunan di dalam kawasan industri SIER dan PIER untuk photovoltaic roofing, melengkapi instalasi pengolahan limbah terpadu di kawasan industri, serta rencana implementasi kendaraan listrik dan stasiun pengisiannya " jelasnya.

Baca Juga: ALLPACK Surabaya 2026: Cara Krista Exhibitions Perkuat Hilirisasi dan Daya Saing IKM

Sementara dalam momen misi dagang itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, upaya untuk mendorong perdagangan luar negeri akan senantiasa digencarkan. Meski perdagangan dalam negeri seperti ekspor antar provinsi juga harus tetap diperhatikan. Ke depan, Khofifah menyampaikan sudah ada permintaan dari Duta Besar RI di Jepang.

Saat ini, Pemprov Jatim sedang melakukan kordinasi teknis potensi pengembangan di negara tersebut.

"Tidak hanya pengusaha Malaysia. Kali ini juga ada yang datang dari Jepang dan Tiongkok," kata Khofifah.

Dia mengatakan bahwa minat pengusaha Malaysia terhadap Misi Dagang ini cukup tinggi. Bahkan, ada pengusaha pusat perbelanjaan dan mall yang berkeinginan satu blok miliknya diisi produk asal Jatim. Ada tindaklanjut berupa peninjauan market visit ke lokasi tersebut.

Baca Juga: Kinerja SIER Melaju Impresif, Laba Bersih Naik 56 Persen dan Dividen Terus Meningkat

Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Hermono mengucapkan terima kasih atas kehadiran gubernur. Dia menyebut bahwa kegiatan Misi Dagang ke Malaysia merupakan hal benar. Sebab meski pandemi, volume perdagangan kedua terus mengalami peningkatan.

Hermono mengatakan bahwa angka perdagangan Indonesia-Malaysia tahun 2021 mencapai USD 21 miliar dollar AS. Angka tersebut berpotensi naik 36 persen. Sebab hingga akhir Oktober, nilai perdagangan sudah mencapai angka USD 23 miliar.

"Saya setuju dengan Ibu Khofifah. Kita memang tak boleh berdiam dan harus terus bergerak," kata Hermono.

Di mata pengusaha Malaysia, lanjut Hermono, Jatim merupakan provinsi yang memiliki pertumbuhan ekonomi cukup progresif. Itu tidak hanya ditunjang tingginya potensi investasi. Sektor wisata di Jatim juga mendapat perhatian tersendiri bagi pemerintah dan pengusaha Malaysia. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.