Selasa, 21 Jul 2026 22:12 WIB

DPRD Surabaya Minta Pemkot Kawal Perbaikan Layanan Publik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 29 Nov 2022 13:51 WIB
Gedung DPRD Surabaya
Gedung DPRD Surabaya

selalu.id - Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti meminta Pemerintah Kota Surabaya untuk mendampingi pembenahan pelayanan publik.

Menanggapi soal Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengamuk saat sidak layanan di RSUD dr Soewandhie, Reni mengatakan, inovasi dalam pelayanan publik harus didorong dan segera direalisasikan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

"Jadi kita minta semua pemangku layanan publik segera melakukan inovasi memperbaiki layanannya. Tidak perlu sampai Pak Wali Kota lihat sendiri dan jadi marah," ujar Reni Selasa (29/11/2022).

Menurutnya, pelayanan publik di semua sektor mulai dari pendidikan, kesehatan, sosial, dan infrastruktur, maka inovasi harus dilakukan sejak dalam perencanaan, pengarahan, pelaksanaan, hingga evaluasi pun harus didukung oleh aparat yang bermutu.

"Dari sinilah sistem layanan bermutu dan masyarakat yang berhak atas layanan yang berkualitas akan terlayani dengan baik," urai Reni yang juga politisi PKS itu.

Ia mengungkapkan, layanan seperti rumah sakit dan puskesmas harus membuat inovasi di mana masyarakat tidak menunggu terlalu lama hanya karena masalah persyaratan birokrasi.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

"Layanan rumah sakit atau puskesmas kan perlu penanganan cepat. Perlu dipikirkan sistem di mana antrean tidak harus lama dan pemeriksaan bisa segera dilakukan. Sebenarnya yang mahfum kondisinya ya pemangku layanan sendiri, ketercukupan SDM dan sarana prasarana cek lagi," kata Reni.

Tak hanya itu, Reni meminta agar Pemkot Surabaya memberikan pendampingan langsung kepada penyelenggara layanan publik di bawahnya. Dengan begitu bisa segera melakukan inovasi dan perbaikan layanan kepada masyarakat.

"Perlu kiranya peningkatan kapasitas dan pendampingan langsung dari Balai Kota dan tenaga ahli kepada pemangku layanan publik hingga muncul berbagai inovasi dalam perbaikan layanan. Kalau dibiarkan mikir sendiri sepertinya akan lama," terangnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Pihaknya juga mengingatkan bahwa Wali Kota Surabaya berkali-kali sudah menekankan perlunya perbaikan layanan publik lewat inovasi di tiap unit layanan.

"Saya amati, wali kota sudah beberapa kali menekankan perbaikan layanan publik. Segera lakukan dan jangan takut berinovasi. Kalau kesulitan silakan berkoordinasi dan mencari masukan dengan legislatif sebagai penyambung lidah masyarakat. Kami di DPRD juga sudah sering memberi masukan," tandasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.