Senin, 02 Feb 2026 22:00 WIB

Siswi SMPN 1 yang Nekat Loncat dari Lantai 2 Disebutkan Punya Masalah Keluarga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 25 Nov 2022 13:39 WIB
Korban saat ditemani petugas
Korban saat ditemani petugas

selalu.id - Siswi SMPN 1 Surabaya yang nekat loncat dari lantai 2 gedung sekolah disebutkan sedang mengalami masalah keluarga. Siswi tersebut sering mendapat perlakuan kasar oleh ibunya.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya, Hidayat Syah membenarkan hal ini berdasar dari informasi yang digali sementara.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Infonya korban punya masalah sama ibunya. Masalah keluarga, ibunya sering mengasari dia," ujar Hidayat saat dikonfirmasi selalu.id, Jumat (25/11/2022).

Lebih lanjut Hidayat mengatakan, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya serta DP3A Surabaya mendatangi korban di RS Soewandhi untuk melakukan pendampingan.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Tadi pak kepala Dispendik datang ke rumah sakit sama DP3A juga. Mereka mendampingi korban dan memberi motivasi. Korban juga didampingi dokter psikiater untuk menggali keterangan,"jelasnya.

Untuk menguatkan serta memberikan pendampingan, usai menjalani perawatan dari rumah sakit karena mengalami patah tulang, korban dibawa ke rumah rehabilitasi khusus putri yaitu di rumah aman (Shelter) milik pemerintah kota Surabaya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Korban harus menjalani masa rehab untuk memulihkan psikisdengan di buktikan surat pernyataannya tertulis dari orang tua korban," jelasnya.

Diketahui, seorang siswi SMPN 1 Surabaya Nekat Loncat dari lantai 2 gedung sekolah pada Jumat (25/11/2022) sekitar pukul 07.38 WIB. Disebutkan, berdasar keterangan saksi yakni rekan korban, korban memang sengaja meloncat dan mengalami patah tulang. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.