Jumat, 05 Jun 2026 07:47 WIB

Siswi SMPN 1 yang Nekat Loncat dari Lantai 2 Disebutkan Punya Masalah Keluarga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 25 Nov 2022 13:39 WIB
Korban saat ditemani petugas
Korban saat ditemani petugas

selalu.id - Siswi SMPN 1 Surabaya yang nekat loncat dari lantai 2 gedung sekolah disebutkan sedang mengalami masalah keluarga. Siswi tersebut sering mendapat perlakuan kasar oleh ibunya.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya, Hidayat Syah membenarkan hal ini berdasar dari informasi yang digali sementara.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Infonya korban punya masalah sama ibunya. Masalah keluarga, ibunya sering mengasari dia," ujar Hidayat saat dikonfirmasi selalu.id, Jumat (25/11/2022).

Lebih lanjut Hidayat mengatakan, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya serta DP3A Surabaya mendatangi korban di RS Soewandhi untuk melakukan pendampingan.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

"Tadi pak kepala Dispendik datang ke rumah sakit sama DP3A juga. Mereka mendampingi korban dan memberi motivasi. Korban juga didampingi dokter psikiater untuk menggali keterangan,"jelasnya.

Untuk menguatkan serta memberikan pendampingan, usai menjalani perawatan dari rumah sakit karena mengalami patah tulang, korban dibawa ke rumah rehabilitasi khusus putri yaitu di rumah aman (Shelter) milik pemerintah kota Surabaya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Korban harus menjalani masa rehab untuk memulihkan psikisdengan di buktikan surat pernyataannya tertulis dari orang tua korban," jelasnya.

Diketahui, seorang siswi SMPN 1 Surabaya Nekat Loncat dari lantai 2 gedung sekolah pada Jumat (25/11/2022) sekitar pukul 07.38 WIB. Disebutkan, berdasar keterangan saksi yakni rekan korban, korban memang sengaja meloncat dan mengalami patah tulang. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.