Selasa, 18 Agu 2026 01:34 WIB

Siswi SMPN 1 yang Nekat Loncat dari Lantai 2 Disebutkan Punya Masalah Keluarga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 25 Nov 2022 13:39 WIB
Korban saat ditemani petugas
Korban saat ditemani petugas

selalu.id - Siswi SMPN 1 Surabaya yang nekat loncat dari lantai 2 gedung sekolah disebutkan sedang mengalami masalah keluarga. Siswi tersebut sering mendapat perlakuan kasar oleh ibunya.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya, Hidayat Syah membenarkan hal ini berdasar dari informasi yang digali sementara.

Baca Juga: Peringati HUT RI ke-81, Wali Kota Eri Kobarkan Api Perjuangan Pemuda Surabaya

"Infonya korban punya masalah sama ibunya. Masalah keluarga, ibunya sering mengasari dia," ujar Hidayat saat dikonfirmasi selalu.id, Jumat (25/11/2022).

Lebih lanjut Hidayat mengatakan, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya serta DP3A Surabaya mendatangi korban di RS Soewandhi untuk melakukan pendampingan.

Baca Juga: Tasyakuran HUT ke-81 dengan Nobar Film Kemerdekaan, Wali Kota Eri Cahyadi jadi Aktornya

"Tadi pak kepala Dispendik datang ke rumah sakit sama DP3A juga. Mereka mendampingi korban dan memberi motivasi. Korban juga didampingi dokter psikiater untuk menggali keterangan,"jelasnya.

Untuk menguatkan serta memberikan pendampingan, usai menjalani perawatan dari rumah sakit karena mengalami patah tulang, korban dibawa ke rumah rehabilitasi khusus putri yaitu di rumah aman (Shelter) milik pemerintah kota Surabaya.

Baca Juga: Malam Tasyakuran HUT RI jadi Ruang Ibu-ibu di Barata Jaya Surabaya Bicara Soal SPMB

"Korban harus menjalani masa rehab untuk memulihkan psikisdengan di buktikan surat pernyataannya tertulis dari orang tua korban," jelasnya.

Diketahui, seorang siswi SMPN 1 Surabaya Nekat Loncat dari lantai 2 gedung sekolah pada Jumat (25/11/2022) sekitar pukul 07.38 WIB. Disebutkan, berdasar keterangan saksi yakni rekan korban, korban memang sengaja meloncat dan mengalami patah tulang. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

14.373 KPM di Kota Mojokerto Terima 30 Kilogram Beras dari Bapanas

Setiap KPM menerima total 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.

Momen Kakanwil Kemenag Jatim Pimpin Doa untuk Korban Bencana di NTT hingga Sulteng

Bahtiar juga mengetuk hati masyarakat untuk memperkuat tali asih, rasa empati, dan kepedulian sosial terhadap sesama anak bangsa yang sedang tertimpa ujian.

Aksi Sosial Gerindra Sidoarjo di HUT ke-81 RI, Beri Santunan Anak Yatim hingga Revolusi Putih

Selain menyalurkan bantuan ke LKSA Al-Kahfi, rombongan juga membagikan ratusan paket makanan di sejumlah ruang publik.

Kala Para Purnawirawan Jember Menantang Angin Pantai Pancer demi Sang Saka

Mereka telah membuktikan satu hal, rambut boleh memutih, usia terus bertambah, namun kobaran api nasionalisme di dada mereka akan tetap menyala sampai kapanpun.

Update Harga BBM Pertamina per 17 Agustus 2026: Dari Pertamax, Pertalite hingga Solar

Kebijakan harga ini pun dipastikan masih tetap berlaku hingga perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Upacara HUT ke-81 RI di Polda Jatim: Dari Refleksi Kemerdekaan hingga Apresiasi Personel

Brigjen Pol Pasma turut mengimbau seluruh jajaran untuk menjaga soliditas, profesionalisme, dan integritas dalam menjalankan tugas institusi.