Kamis, 03 Sep 2026 13:52 WIB

Misi Dagang dan Investasi Sulsel, Gubernur Jatim Dorong Investor Masuk ke SIER

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 17 Nov 2022 21:02 WIB
Penandatanganan misi dagang dan investasi di Makasar
Penandatanganan misi dagang dan investasi di Makasar

selalu.id - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, berulang kali mempromosikan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) dihadapan forum investor dan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman, dalam acara Misi Dagang dan Investasi di Kota Makassar, Kamis (17/11/2022).
 
Dalam momen istimewa itu, Khofifah mengajak para investor Sulsel, untuk membangun pabriknya di SIER dan PIER (Pasuruan Industrial Estate Rembang) yang juga kawasan industri di bawah manajemen SIER.
 
"Lahan di kawasan industri PIER masih luas. Lokasinya sangat strategis. Memiliki sarana dan prasarana kawasan industri yang terintegrasi dan lengkap. SIER dan PIER juga memiliki pengolahan limbah atau IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) yang sangat baik. Apalagi iklim investasi di Jatim bagus dan positif, monggo bangun pabrik di SIER," ujar Khofifah.
 
Direktur Utama PT SIER, Didik Prasetiyono, yang hadir langsung dalam acara Misi Dagang dan Investasi tersebut, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jatim, karena secara aktif mengundang investor masuk ke Jatim. Hal ini menjadi bukti keseriusan Gubernur untuk membangun ketahanan ekonomi dan meningkatkan iklim investasi di Jatim.
 
"Ibu Gubernur sangat aktif dalam menggalang potensi ekonomi baik untuk peluang ekspor produk maupun mengundang investasi masuk ke Provinsi Jatim. Instruksi beliau jelas, agar kami terus mewujudkan pengelolaan kawasan industri yang hijau, modern dan terintegrasi di Jawa Timur. Lahan kami di PIER Pasuruan siap menyambut investor yang tertarik masuk ke Jatim," kata Didik.
 
Program Misi Dagang Pemprov Jatim secara signifikan ikut membantu mempromosikan potensi bisnis baik skala UMKM maupun skala industri termasuk kawasan industri seperti SIER, kata Didik, itu dampaknya sangat luar biasa. Sebab bisa menjaga realiasi pertumbuhan ekonomi di Jatim.
 
"Ini termasuk cara Ibu Gubernur dalam menjaga pertumbuhan industri di Jatim. Dan hasilnya nyata. Hal itu dapat dilihat dari realisasi investasi di triwulan II tahun 2022 mencapai Rp29,9 triliun. Jumlah ini melebihi pertumbuhan investasi nasional sebesar 35,5 persen," jelasnya.
 
Di bawah Gubernur Khofifah, lanjut Didik, pertumbuhan ekonomi Jatim menunjukkan progres yang sangat baik. Pada kuartal III 2022, pertumbuhan ekonomi Jatim berada diposisi 5,58 persen. Begitu pula dengan capaian PDRB Jatim yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 2,15 persen, lebih tinggi nasional sebesar 1,81 persen.
 
"Berdasarkan data BPS, pada triwulan III 2022 ini lapangan usaha Jaim mencatatkan pertumbuhan tertinggi di Pulau Jawa. Konstruksi tumbuh 6,20 persen dan real estate tumbuh 5,30 persen. PDRB tanpa migas tumbuh 6,13 persen. Tertinggi diantara provinsi di Pulau Jawa. Ini tentu sangat membanggakan," ungkapnya.
 
Sementara itu, menindaklanjuti Misi Dagang dan Investasi ini, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman akan segera melakukan kunjungan balasan ke Jatim. Tujuannya untuk menjaga keberlangsungan bisnis antara Sulsel dan Jatim terus terjaga dengan baik.
 
"Kami memiliki produk alam yang melimpah. Kami juga over suplai produksi beras dan jagung. Kami ingin memastikan produk-produk kami ini bisa terserap. Dari 32 jalur tol laut, 27 langsung menghubungkan Surabaya dan Makassar, makanya kami ingin melakukan kunjungan balik ke Jatim, untuk memastikan sustainability bisnis antara Sulsel dan Jatim" tandasnya. (SL1)

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.