Kamis, 04 Jun 2026 17:40 WIB

IKA Stikosa AWS dan Komunitas Cokro Bergerak Salurkan Donasi Susu untuk Balita

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 03 Jul 2020 15:35 WIB

Surabaya (selalu.id) Di tengah pandemi Covid-19, Komunitas Cokro Bergerak bersama IKA Stikosa AWS menggagas kegiatan sosial donasi susu bayi. Total terkumpul sebanyak 20 kilogram susu formula yang disumbang oleh para donatur.

Proses pengumpulan dimulai sejak awal Juni dan berakhir 2 Juli 2020, kemarin. Penyaluran pun dilakukan secara bertahap oleh panitia pada warga yang memiliki anak bayi atau balita yang memang sangat membutuhkan susu formula.

Baca Juga: Polri Percepat Pemulihan Infrastruktur dan Kebutuhan Dasar Pascabencana  

"Susu yang telah terkumpul sebanyak 20 kg dari pelbagai merek dan ukuran. Kami bagikan kepada 11 keluarga balita yang membutuhkan. Setiap keluarga mendapatkan dua pak susu berukuran 400 gram sesuai usia balita," kata Koordinator Komunitas Cokro Bergerak, Indra Surya Purnama, Jumat (3/7/2020).

Selain donasi berupa susu formula untuk bayi, terdapat pula donasi berupa uang tunai sejumlah Rp 319.000. Donasi uang itu juga dibagikan atau diserahkan pada warga yang membutuhkan.

"Terima kasih untuk para donatur yang telah berdonasi dan semua relawan yang telah membantu. Semoga hal yang kita usahakan bersama menjadi hal baik yang tumbuh," ujarnya.

Ketua Divisi Sosial dan Pengabdian Masyarakat IKA Stikosa AWS, Fajar Ramadhani menuturkan, selama pandemi Covid-19 banyak masyarakat yang tedampak. Selain faktor kesehatan, juga dampak faktor ekonomi dialami masyarakat, khususnya kalahan menengah ke bawah.

Baca Juga: Malam Natal di Surabaya, Warga dan Gereja Himpun Bantuan Rp11 Miliar

"Sebelumnya, kami bersama dengan GUSDURian Peduli sudah melakukan penyaluran bantuan paket sembako untuk warga terdampak Covid-19. Kali ini menyalurkan donasi susu bayi," jelasnya.

Menurutnya, donasi susu bayi ini menjadi sangat penting, karena di tengah pandemi ancaman terbesar ke depan yakni masalah kesehatan untuk anak-anak.

"Jika asupan gizi dari susu tidak terpenuhi, maka dampak pandemi untuk jangka panjangnya adalah ancaman gizi buruk, bahkan stunting," ungkapnya.

Baca Juga: Wabup Probolinggo Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Krucil–Tiris

Untuk itu, ia juga mengajak masyarakat yang mampu untuk bisa berbagi susu untuk anak-anak di lingkungan terdekat dari rumah. 

"Donasi yang kami lakukan ini hanya sebagai stimulus saja. Jumlahnya memang tidak terlalu besar. Namun kami berharap ini bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk bisa lebih peka dan peduli terhadap masa depan dan kesehatan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa," pungkasnya. (jay)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.