Tren Kesembuhan Pasien Covid-19 di Surabaya Terus Meningkat, Sehari Lebih dari 100 Orang
- Penulis : Ade Resty
- | Selasa, 30 Jun 2020 14:49 WIB
Surabaya (selalu.id) - Tren kesembuhan pasien Covid-19 di Surabaya terus meningkat. Berdasar data Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, tercatat pasien sembuh secara komulatif mencapai 2.314 orang.
Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, angka itu akan terus bergerak setiap harinya. Mengingat jumlah pasien yang dinyatakan sembuh terus bertambah. Baik pasien yang dirawat di Hotel Asrama Haji, rawat jalan isolasi mandiri di rumah maupun yang rawat inap rumah sakit.
Baca Juga: Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia
"Setiap hari selalu ada pasien yang sembuh. Intinya semua pasien yang hasil swabnya negatif, artinya mereka sudah non positif Covid-19," kata Febria Rachmanita di Dapur Umum Balai Kota, Senin (29/6/2020) kemarin.
Febria menyebut bukti bahwa setiap harinya ratusan pasien dinyatakan sembuh misalnya pada Minggu (28/6/2020). Angka pasien yang sembuh dalam satu hari itu berjumlah 120 orang. Mereka terdiri dari lima orang pasien rawat jalan isolasi mandiri, rawat inap rumah sakit 24 orang.
Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor
“Lalu yang paling banyak adalah tamu Hotel Asrama Haji jumlahnya 91 orang yang sembuh,” lanjut Feny sapaan akrab Febria Rachmanita.
Selain itu, ia meminta kepada masyarakat terutama bagi pasien yang dinyatakan sembuh untuk tidak melepas atau mengabaikan protokol kesehatan. Menurut dia, saat ini yang menjadi garda terdepan pemutusan penyebaran pandemi Covid-19 adalah masyarakat itu sendiri. Oleh sebab itu, berulang kali ia menegaskan bahwa saat ini yang utama adalah patuh pada protokol kesehatan itu sendiri.
Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5
“Masker jangan sampai dilepas, jaga jarak itu sangat penting. Cuci tangan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” pungkasnya.
Editor : Redaksi