Senin, 07 Sep 2026 00:15 WIB

Kebun Binatang Surabaya Segera Dibuka, Begini Aturan Masuknya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 25 Jun 2020 18:14 WIB

Surabaya (selalu.id) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Manajemen Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS) terus mematangkan protokol kesehatan jika nanti KBS dibuka. Pihak Manajemen KBS pun sudah memasang rambu-rambu petunjuk untuk menjalankan protokol kesehatan itu.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan hingga saat ini protokol kesehatan di KBS itu terus dimatangkan. Ia tidak mau salah langkah apabila nantinya KBS itu dibuka.

Baca Juga: Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

“Masih tak suruh matangkan protokol kesehatannya, jangan sampai salah langkah, harus dikontrol, jangan sampai ada masalah nanti,” kata Wali Kota Risma di Balai Kota Surabaya, Kamis (25/6/2020).

Menurut Wali Kota Risma, tempat wisata itu bukan hanya tempatnya saja yang harus diatur protokol kesehatannya, tapi juga keluar masuk pengunjungnya, sehingga dia mengaku akan mendetailkan protokol kesehatannya itu. Selain itu, kuota pengunjungnya juga harus dibatasi, sehingga kapasitasnya memang akan berbeda dengan sebelum ada Covid-19.

“Tapi kalau tempat wisata seperti KBS itu lebih mudah, kemarin sudah tak ajari, misalkan di luar kandang itu hanya di titik-titik tertentu yang boleh ada pengunjungnya dan diatur jaraknya,” kata dia.

Sebetulnya, kalau hanya warga Kota Surabaya saja dia berani untuk membuka KBS itu. Sebab, nama-nama yang terkena Covid-19 sudah terdata dengan baik dan mereka sudah menjalani isolasi, baik isolasi mandiri di rumahnya atau pun di hotel.

“Masalahnya kan tidak boleh seperti itu kalau tempat wisata, makanya perlu dikontrol. Nanti tempat tiketnya juga kalau perlu via online,” tegasnya.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Sementara itu, Dirut PDTS KBS Choirul Anwar menjelaskan standar operasional prosedur (SOP) tentang protokol kesehatan di KBS sudah dibuat, tinggal presentasi dan menyamakan persepsi dengan Pemkot Surabaya. Rencananya, presentasi itu akan dilakukan dalam waktu dekat, karena jika tidak ada kendala lagi, pada awal Juli 2020, KBS ini akan buka kembali dengan mengedepankan protokol kesehatan.

“Insyallah nanti awal Juli 2020 kami akan buka. Nanti bukanya mulai pukul 08.00-11.00 WIB. Pengunjung kita batasi sehari hanya 1000-1500 pengunjung, khusus Hari Senin-Jumat, tapi mungkin kalau khusus Hari Jumat hanya 500 pengunjung. Sedangkan kalau weekend, kita siapkan kunjungan sekitar 3 ribu orang, tentu dengan mengedepankan protokol kesehatan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pihaknya sudah menyiapkan infrastruktur mulai dari kedatangan pengunjung, saat berada di dalam KBS, hingga keluar dari KBS. Bahkan, infrastruktur penunjang untuk pembelian tiket dan tempat antrinya juga sudah dipersiapkan.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Wastafel untuk cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sudah kami siapkan, termasuk pula scanner tempratur juga kita persiapkan. Bagi pengunjung yang suhu tubuhnya 37,5 derajat, nanti tidak boleh masuk ke KBS. Bayi dan pengunjung yang usianya 60 tahun ke atas, juga tidak boleh masuk,” kata dia.

Setelah memasuki KBS, nanti pengunjung akan disambut oleh tim guide yang akan mengarahkan para pengunjung untuk selalu mengikuti petunjuk arah anak panah. Semua petunjuk anak panah itu sudah terpasang di dalam KBS, mulai dari kedatangan hingga keluar dari KBS.

Bahkan, sudah dipersiapkan pula titik-titik di depan kandang hewan itu, mana saja yang boleh ditempati dan mana pula yang tidak boleh.

“Jadi, sudah dipersiapkan semuanya mulai kedatangan hingga keluar di pintu yang sudah kita persiapkan,” ujarnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.