Ini Alasan Ditutupnya Museum Rasulullah di Kota Probolinggo
- Penulis : Ade Resty
- | Selasa, 20 Sep 2022 17:08 WIB
selalu.id - Pengelola membenarkan penutupan Museum Rasulullah di Kota Probolinggo. Penutupan tersebut dikarenakan sepinya pengunjung.
Tjoe Yudhis Gathrie, pengelola Museum Rasulullah mengatakan bahwa museum yang menempati lahan Museum Probolinggo tersebut terus mengalami kerugian lantaran sepi pengunjung. Penjualan tiket terus mengalami penurunan dan tidak berbanding dengan biaya operasional yang dikeluarkan.
Baca Juga: Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun
"Dengan berat hati kami tutup. Kami tidak ingin merugi terus-terusan," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (20/9/2022).
Saat ditanya posisi artefak, pria kelahiran Kediri, Jawa Timur ini menyebut, barang yang dipajang di Museum Rasulullah, sudah dibawa ke Jakarta. Hanya saja Yudis tidak menjelaskan posisi detailnya.
Baca Juga: Probolinggo Sae Carnival Pukau Ribuan Warga di Alun-alun Kraksaan
"Barang-barangnya sudah kami bawa ke Jakarta," ujarnya.
Puluhan artefak peninggalan Nabi Muhammad dan para sahabat tersebut akan diserahkan ke pemiliknya, yakni, Profesor Abdul Manan Embong dari GW (Galeri Warisan) MAR, Malaysia.
Baca Juga: Probolinggo Sae Carnival, Ajang Gelaran Kostum Unik di HUT ke-81 RI
"Modelnya kan kerjasama. Ya kami kembalikan ke pemiliknya. Warga Malaysia," jelasnya. (FUD/SL1)
Editor : RedaksiURL : https://selalu.id/news-2668-ini-alasan-ditutupnya-museum-rasulullah-di-kota-probolinggo
