Senin, 20 Jul 2026 06:20 WIB

Ini Alasan Ditutupnya Museum Rasulullah di Kota Probolinggo

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 20 Sep 2022 17:08 WIB
Suasana Museum Rasulullah di Kota Probolinggo
Suasana Museum Rasulullah di Kota Probolinggo

selalu.id - Pengelola membenarkan penutupan Museum Rasulullah di Kota Probolinggo. Penutupan tersebut dikarenakan sepinya pengunjung.

Tjoe Yudhis Gathrie, pengelola Museum Rasulullah mengatakan bahwa museum yang menempati lahan Museum Probolinggo tersebut terus mengalami kerugian lantaran sepi pengunjung. Penjualan tiket terus mengalami penurunan dan tidak berbanding dengan biaya operasional yang dikeluarkan.

Baca Juga: Mayat Misterius dalam Sumur di Probolinggo Itu Wanita, Korban Pembunuhan?

"Dengan berat hati kami tutup. Kami tidak ingin merugi terus-terusan," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (20/9/2022).

Saat ditanya posisi artefak, pria kelahiran Kediri, Jawa Timur ini menyebut, barang yang dipajang di Museum Rasulullah, sudah dibawa ke Jakarta. Hanya saja Yudis tidak menjelaskan posisi detailnya.

Baca Juga: Geger, Mayat Misterius Ditemukan dalam Sumur di Lahan Sengon Probolinggo

"Barang-barangnya sudah kami bawa ke Jakarta," ujarnya.

Puluhan artefak peninggalan Nabi Muhammad dan para sahabat tersebut akan diserahkan ke pemiliknya, yakni, Profesor Abdul Manan Embong dari GW (Galeri Warisan) MAR, Malaysia.

Baca Juga: Aliansi SAE Patenang Minta Usut Dugaan Pelanggaran Proyek Tol Probowangi di Paiton

"Modelnya kan kerjasama. Ya kami kembalikan ke pemiliknya. Warga Malaysia," jelasnya. (FUD/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.