Selasa, 20 Okt 2026 05:00 WIB

Tempuh Jalur Darat, Mensos Risma Kunjungi Bocah Penderita Epilepsi di Brebes

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 07 Sep 2022 11:25 WIB
Mensos Risma saat mengunjungi Fiqri
Mensos Risma saat mengunjungi Fiqri

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengunjungi kediaman Muhammad Fiqri Al Baihaqi di Brebes, Jawa Tengah. Bocah 11 tahun ini divonis dokter menderita epilepsi dan sering mengalami kejang.

Melalui jalan darat dari Surabaya, Mensos langsung menuju kediaman Fiqri di Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Mensos datang disambut ayah-ibu Fiqri dan keluarga dekat.

Baca Juga: Bansos BPNT Tahap 4 Sudah Cair, Ini Jadwal dan Cara Ambil Sesuai Desil

Kepada keluarga, Mensos menyatakan, dengan usia yang masih muda, Fiqri memiliki kesempatan besar untuk bisa membaik kondisinya. Namun hal itu perlu penanganan segera dan intensif.

"Insya Allah, Fiqri bisa membaik. Tapi memang perlu penanganan intensif," kata Mensos.

Untuk keperluan itu, Mensos mengarahkan jajaran untuk memberikan layanan fisioterapi.

"Saya akan berikan layanan fisioterapi untuk Fiqri. Supaya bisa ditangani secara khusus oleh petugas. Setiap hari harus diterapi. Kalau di rumah sakit kan pasien yang ditangani banyak," kata Mensos.

Keluarga diedukasi agar bisa melakukan fisioterapi secara mandiri dan rutin di rumah dengan mengoleskan minyak kayu putih dan minyak zaitun ke sekujur kaki Fiqri disertai gerakan kaki untuk merangsang otot dan melenturkan tulang kaki.

Kepada keluarga, Mensos sudah menawarkan agar Fiqri bisa dirawat di Sentra "Satria" Baturraden milik Kemensos. Namun dengan berbagai pertimbangan, keluarga memilih Fiqri dirawat di rumah.

Baca Juga: BSU 2026 Sudah Turun, Ini Cara Cek dan Mencairkannya

Keluarga Fiqri telah mendapatkan dari Kemensos berupa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan bantuan lain dari pemerintah daerah setempat. Keluarga Fiqri terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) serta memiliki kartu jaminan Kesehatan BPJS yang masih aktif.

Fiqri lahir normal, namun pada usia 4 bulan jatuh sakit (demam tinggi). Pengobatan sudah dilakukan beberapa kali namun demam terulang dengan kondisi kejang. Dengan ayah sebagai nelayan dan ibu penjual jajanan, keluarga ini tidak mampu menanggung biaya pengobatan Fiqri.

Tiga tahun terakhir Fiqri menjalani pengobatan secara mandiri di rumah dengan berbekal obat resep dari dokter dan dapat dibeli di apotik terdekat apabila obat habis pakai.

Selain epilepsi dan kejang, Fiqri juga mengalami keterlambatan tumbuh kembang. Kaki Fiqri tidak dapat digerakkan dan berfungsi secara normal, sehingga bantuan kursi roda untuk mandi dan aktifitas lainnya.

Baca Juga: 900 Warga Kelurahan Patrang Jember Terima Bantuan Beras, Total Sasaran 1.553 KPM

Dalam kesempatan tersebut, diserahkan pula bantuan kepada Fiqri dan keluarga berupa bantuan Atensi Kewirausahaan (alat dan bahan) jajanan anak, lemari dan pakaian layak pakai untuk anak, paket mainan edukatif anak, bantuan Atensi kebutuhan dasar dan nutrisi tambahan untuk anak. Juga diberikan bantuan alat bersih diri dan cuci serta antuan perlengkapan tidur.

Kemensos juga memberikan bantuan berupa nutrisi tambahan dan kebutuhan hidup layak berupa :susu berprotein, madu, minyak kayu putih, minyak zaitun, multivitamin serta makanan lunak Selama ini orang tua memberikan makanan bubur dan kecap saja.

Diberikan juga bantuan ATENSI berupa uang yang dipergunakan untuk biaya operasional selama menjalani perawatan di RSUD Brebes. Total bantuan dari Kemensos sebesar Rp13 juta. Dari para dermawan melalui kitabisa.com diberikan donasi berupa uang sebanyak Rp58.704.905. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).