Kamis, 22 Okt 2026 05:57 WIB

Ini Pendapat Wali Kota Eri Soal Rumah Jagal Anjing di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 03 Agu 2022 11:00 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyebut kasus rumah jagal anjing di Surabaya tidak mempunyai Peraturan Daerah (Perda), sehingga, pemkot tidak memiliki kewenangan untuk menindak.

"Yang diatur pemerintah PP 95 tahun 2019 tidak ada tempat jagal, jadi bukan ranah Pemkot Surabaya," kata Eri, Rabu (3/8/2022).

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Eri mengatakan, di Surabaya hanya ada Perda dan Perwali untuk Rumah Potong Hewan (RPH) yang mengatur khusus hewan ternak.

"Ternak itu sudah pasti sapi kambing semua yg di RPH tapi kalo anjing kan ga onok (gak ada), Jadi aturan RPH sudah ada PP hewan mana aja yang bisa dipotong,"ujarnya.

Karena tidak mempunyai Perda, Eri menyampaikan, kasus tersebut langsung diambil alih oleh kepolisian karena memang tidak sesuai.

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Menurutnya, Pemkot hanya berurusan jika sesuai Perda yakni dengan hewan ternak.

"Nanti Kapolrestabes langsung ambil alih. Karena beda lagi, bukan pemotongan hewan,"tegasnya.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Sebelumnya, Rumah Jagal Anjing di Jalan Pesapen IV no 34 telah dilaporkan ke pihak berwajib. Polisi pun juga telah memasang garis polisi di TKP, Senin (1/8/2022) sore.

Rumah jagal anjing itu dilaporkan oleh Komunitas pencinta hewan, Animals Hope Shelter Indonesia kepada Polrestabes Surabaya dengan LP LP/B/862/VII/2022/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).