Kamis, 04 Jun 2026 07:41 WIB

Tambah 240 Kasus Baru, Jawa Timur Tembus 7.570 Positif Covid-19

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 14 Jun 2020 03:06 WIB

Surabaya (Selalu.id) - Jumlah kasus positif Covid-19 baru per hari ini, Sabtu, 13 Juni 2020 di Jatim bertambah 240 orang. Total kasus positif Covid-19 secara kumulatif sejak 17 Maret 2020 lalu tercatat 7.570 kasus.

“Hari ini kembali angka kasus konfirmasi bertambah cukup tinggi sebesar 240 kasus baru sehingga total hari ini 7.570. Terbesar masih Kota Surabaya dengan 86 kasus baru,” ungkap Koordinator Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Selain Kota Surabaya, penambahan positif baru terbanyak kedua ada di Tulungagung dengan 27 kasus, disusul Jombang 22 kasus, Gresik 17 kasus, Sidoarjo 14 kasus, Kab Malang 11 kasus, Bangkalan sembilan kasus, dan Kab Pasuruan delapan kasus.

Dari Banyuwangi tercatat tujuh kasus, Bojonegoro enam kasus, Sampang enam kasus, Kota Malang lima kasus, Jenber empat kasus, dan Kota Mojokerto tiga kasus. Dari Kab Probolinggo, Situbondo, dan Sumenep masing-masing dua kasus, serta Kab Blitar dan Kota Kediri, masing-masing satu kasus positif baru.

Peningkatan angka kesembuhan kini juga tercatat sebanyak 75 orang. Dari jumlah tersebut 40 dari Surabaya, 11 dari Tulungagung, lima dari Bangkalan, empat dari Kab Kediri, tiga dari Lumajang, tiga dari Kab Probolinggo, dua dari Bondowoso, dua dari Kab Mojokerto, dua dari Kota Malang, satu dari Jombang, dan satu dari Sampang

Baca Juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya

Untuk jumlah pasien positif yang meninggal tercatat ada 13 orang. Terbanyak yakni tiga kasus di Bangkalan, Kabupaten Mojokerto, dan Kabupaten Pasuruan. Lalu ada dua kasus di Sampang, satu di Sidoarjo, dan satu dari Kota Malang.

Joni yang juga menjabat Dirut RSU dr Soetomo itu menjelaskan, potensi penyebaran di Jatim masih sangat tinggi. Apalagi, kata dia, seluruh daerah saat ini mulai menerapkan masa transisi new normal.

Namun, lanjut dia, masa transisi itu bukan sebagai ajang untuk euforia katena angka orang tanpa gejala (OTG) yang berkeliaran masih sangat banyak. Jumlah OTG kini tercatat ada 26.181 orang dan masih berpotensi naik status menjadi positif.

Baca Juga: Idul Adha Jadi Momentum Kebersamaan, PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban

Selain itu tercatat sebanyak 26.287 orang dalam pemantauan (ODP) di mana di antaranya ada 4.037 yang masih dalam pemantauan. Tercatat pula, masih ada 8.147 pasien dalam pengawasan (PDP), sedangkat yang masih dalam perawatan ada sebanyak 3.793 orang.

“Makanya ini yang perlu diperhatikan betul oleh masyarakat, protokol kesehatan ini harus betul-betul diterapkan dengan disiplin. Seperti pake masker dan physical distancing ini yang sulit tapi harus dilakukan,” pungkasnya. (Jay)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Tersangka merupakan spesialis pembobol rumah kosong. Tersangka juga tercatat sebagai residivis dalam kasus serupa.