Kamis, 04 Jun 2026 13:01 WIB

Ini Penjelasan Wali Kota Surabaya Soal Pembubaran Fashion Week Jalan Tunjungan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 25 Jul 2022 18:42 WIB
Pembubaran Fashion Week Jalan Tunjungan Surabaya
Pembubaran Fashion Week Jalan Tunjungan Surabaya

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyebut bahwa penghentian Fashion Week di Jalan Tunjungan itu, bukan berarti Pemkot tidak pro terhadap kreasi seni di Surabaya.

Eri mengatakan, Fashion Week tersebut bisa dilakukan di tempat lain dan momen lain. Misalnya, agenda Car Free Day (CFD) atau di Balai Pemuda ataupun ruang terbuka hijau di Surabaya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Tetap menjaga kebersihan dan tidak merusak taman," kata Eri, Senin (25/7/2022).

Selain itu, Eri juga memperbolehkan di area pendestrian. Namun, harus berizin dan mengikuti persyaratan agar tidak mengurangi kenyamanan masyarakat luas.

Dengan begitu, Eri menyebut kreasi semacam ini tidak akan menimbulkan kemacetan. Sebab, gelaran tersebut memang dilakukan saat Car Free Day dan di ruang-ruang publik non jalan raya.

"Soal konsep outfitnya, silahkan berkreasi. Namun, harus tetap menginspirasi, ojok pating pecotot (tidak rapi) dan sing gak karu-karuan (tidak pantas), juga harus mencerminkan karakter khas arek Suroboyo," tegasnya.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Lebih lanjut Eri menjelaskan bahwa Jalan Tunjungan Romansa dikonsep untuk menyediakan ruang kreasi seni, budaya, dan ekonomi kreatif di Surabaya.

"Musik, fashion, kuliner, dan beragam kreasi melebur di Tunjungan Romansa. Sebagian dikonsep di area pedestrian, namun teratur dan tidak mengganggu pengguna jalan," ujarnya.

Sedangkan terkait fashion, kata dia, Pemkot Surabaya juga telah memfasilitasi dalam berbagai pergelaran Event.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Pelatihan desain fashion juga dilakukan agar tumbuh desainer-desainer fashion andal dari Surabaya,"tuturnya.

Ia menambahkan, termasuk dengan menampilkan brand-brand lokal dan Usaha Mikro Kecil secara rutin, lewat Surabaya Fashion Week dan banyak lagi.

"Bahkan kita sedang siapkan workshop penulisan fashion agar geliat fashion di Surabaya bisa tersebar luas dan menginspirasi lewat model komunikasi yang baik," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.

Jaring Atlet Jelang Porprov Jatim 2027, Pordasi Sidoarjo Gelar Lomba Berkuda

Federasi berkuda Sidoarjo membuka kesempatan seluas-luasnya bagi atlet muda untuk berpartisipasi tanpa terbebani biaya. Menampilkan bakat hingga jadi atlet.