Ini Penjelasan Wali Kota Surabaya Soal Pembubaran Fashion Week Jalan Tunjungan
- Penulis : Ade Resty
- | Senin, 25 Jul 2022 18:42 WIB
selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyebut bahwa penghentian Fashion Week di Jalan Tunjungan itu, bukan berarti Pemkot tidak pro terhadap kreasi seni di Surabaya.
Eri mengatakan, Fashion Week tersebut bisa dilakukan di tempat lain dan momen lain. Misalnya, agenda Car Free Day (CFD) atau di Balai Pemuda ataupun ruang terbuka hijau di Surabaya.
Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
"Tetap menjaga kebersihan dan tidak merusak taman," kata Eri, Senin (25/7/2022).
Selain itu, Eri juga memperbolehkan di area pendestrian. Namun, harus berizin dan mengikuti persyaratan agar tidak mengurangi kenyamanan masyarakat luas.
Dengan begitu, Eri menyebut kreasi semacam ini tidak akan menimbulkan kemacetan. Sebab, gelaran tersebut memang dilakukan saat Car Free Day dan di ruang-ruang publik non jalan raya.
"Soal konsep outfitnya, silahkan berkreasi. Namun, harus tetap menginspirasi, ojok pating pecotot (tidak rapi) dan sing gak karu-karuan (tidak pantas), juga harus mencerminkan karakter khas arek Suroboyo," tegasnya.
Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
Lebih lanjut Eri menjelaskan bahwa Jalan Tunjungan Romansa dikonsep untuk menyediakan ruang kreasi seni, budaya, dan ekonomi kreatif di Surabaya.
"Musik, fashion, kuliner, dan beragam kreasi melebur di Tunjungan Romansa. Sebagian dikonsep di area pedestrian, namun teratur dan tidak mengganggu pengguna jalan," ujarnya.
Sedangkan terkait fashion, kata dia, Pemkot Surabaya juga telah memfasilitasi dalam berbagai pergelaran Event.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United
"Pelatihan desain fashion juga dilakukan agar tumbuh desainer-desainer fashion andal dari Surabaya,"tuturnya.
Ia menambahkan, termasuk dengan menampilkan brand-brand lokal dan Usaha Mikro Kecil secara rutin, lewat Surabaya Fashion Week dan banyak lagi.
"Bahkan kita sedang siapkan workshop penulisan fashion agar geliat fashion di Surabaya bisa tersebar luas dan menginspirasi lewat model komunikasi yang baik," pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi