Rabu, 21 Okt 2026 17:36 WIB

Ini Penjelasan Wali Kota Surabaya Soal Pembubaran Fashion Week Jalan Tunjungan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 25 Jul 2022 18:42 WIB
Pembubaran Fashion Week Jalan Tunjungan Surabaya
Pembubaran Fashion Week Jalan Tunjungan Surabaya

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyebut bahwa penghentian Fashion Week di Jalan Tunjungan itu, bukan berarti Pemkot tidak pro terhadap kreasi seni di Surabaya.

Eri mengatakan, Fashion Week tersebut bisa dilakukan di tempat lain dan momen lain. Misalnya, agenda Car Free Day (CFD) atau di Balai Pemuda ataupun ruang terbuka hijau di Surabaya.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

"Tetap menjaga kebersihan dan tidak merusak taman," kata Eri, Senin (25/7/2022).

Selain itu, Eri juga memperbolehkan di area pendestrian. Namun, harus berizin dan mengikuti persyaratan agar tidak mengurangi kenyamanan masyarakat luas.

Dengan begitu, Eri menyebut kreasi semacam ini tidak akan menimbulkan kemacetan. Sebab, gelaran tersebut memang dilakukan saat Car Free Day dan di ruang-ruang publik non jalan raya.

"Soal konsep outfitnya, silahkan berkreasi. Namun, harus tetap menginspirasi, ojok pating pecotot (tidak rapi) dan sing gak karu-karuan (tidak pantas), juga harus mencerminkan karakter khas arek Suroboyo," tegasnya.

Baca Juga: Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Lebih lanjut Eri menjelaskan bahwa Jalan Tunjungan Romansa dikonsep untuk menyediakan ruang kreasi seni, budaya, dan ekonomi kreatif di Surabaya.

"Musik, fashion, kuliner, dan beragam kreasi melebur di Tunjungan Romansa. Sebagian dikonsep di area pedestrian, namun teratur dan tidak mengganggu pengguna jalan," ujarnya.

Sedangkan terkait fashion, kata dia, Pemkot Surabaya juga telah memfasilitasi dalam berbagai pergelaran Event.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

"Pelatihan desain fashion juga dilakukan agar tumbuh desainer-desainer fashion andal dari Surabaya,"tuturnya.

Ia menambahkan, termasuk dengan menampilkan brand-brand lokal dan Usaha Mikro Kecil secara rutin, lewat Surabaya Fashion Week dan banyak lagi.

"Bahkan kita sedang siapkan workshop penulisan fashion agar geliat fashion di Surabaya bisa tersebar luas dan menginspirasi lewat model komunikasi yang baik," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.

SIER Perkuat Kerja Sama dengan Investor Jepang, Konjen Dukung Rencana Pengembangan Kawasan Industri

Selain membahas kerja sama yang telah berjalan, Takonai menyambut baik rencana SIER untuk terus mengembangkan kawasan industri di daerah lain.

Polda Jatim Terjunkan Pasukan Atasi Penanganan Karhutla

Berdasarkan perkembangan situasi dan hasil pemantauan, karhutla masih terpantau di sembilan wilayah di Jawa Timur.

Ditlantas Polda Jatim Perkuat MQR, Kini Libatkan 5 Pilar Tekan Kecelakaan

Sebelumnya MQR hanya digunakan internal kepolisian untuk penempatan personel dan patroli.

SIER Perkuat Peluang Investasi Indonesia–Taiwan melalui Solusi Kawasan Industri Terintegrasi

Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Taiwan, sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang investasi.