Rabu, 19 Agu 2026 17:00 WIB

Dua Tabung APAR Meledak dalam Sepekan di Surabaya, Perlu Pengawasan!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 24 Jul 2022 11:45 WIB
Tabung Apar yang meledak di rumah Warga Jalan Kedinding Lor, Surabaya pada Selasa (19/7/2022).
Tabung Apar yang meledak di rumah Warga Jalan Kedinding Lor, Surabaya pada Selasa (19/7/2022).

selalu.id - Peristiwa meledaknya Alat Pemadam Api Ringan (APAR) terjadi dua kali dalam sepekan di Surabaya. Peristiwa itu menyebabkan hilangnya satu nyawa serta dua orang mengalami luka-luka.

selalu.id merangkum dua kejadian meledaknya APAR di Surabaya yakni, peristiwa yang menewaskan seorang pria bernama Soehardjono (55) warga Karang Asem, yang mengalami kecelakaan kerja di CV Mandiri Arta, Jalan Lebak Jaya Utara 3, Kelurahan Dukuh Setro, Tambaksari, Surabaya pada Kamis (14/7/2022) lalu.

Baca Juga: Menagih Komitmen Pemkot Surabaya Hadirkan Rumah Layak Huni bagi Warga Miskin

Menurut keterangan saksi, saat itu Soehardjono mengisi apar ukuran 3 kilogram. Tak lama kemudian, apar tersebut meledak hingga mengenai kepala korban. Sehingga, korban mengalami luka parah.

"Betul ditemukan orang yang tergeletak dengan kondisi pecah di kepala atas," kata Kanit Reskrim Polsek Tambaksari, Iptu Agus Yogi.

Kedua adalah peristiwa meledaknya APAR yang terjadi di Kedidinding Lor pada Selasa (19/7/2022). Tercatat dua orang terluka dalam kejadian ini yakni Laksono (60) luka dibagian pergelangan kaki kiri, serta Rudy (34) mengalami luka pada bagian jari tangan kanan.

Plt Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya, Ridwan Mubarun menyampaikan, diduga ledakan itu terjadi saat korban sedang mengisi tabung Apar.

Baca Juga: Sederet Gebrakan dan Janji Dirut PDAM Surabaya yang Baru, Akankah Terwujud?

"Namun berselang beberapa menit kemuadian warga menengar suara ledakan di rumah No. 54 dan mendapati kedua korban sudah dalam kondisi tergeletak,"jelasnya.

Dua peristiwa meledaknya tabung APAR tersebut harusnya menjadi catatan penting oleh pihak terkait, mengingat penggunaan APAR tersebar di masyarakat, baik perkantoran, sekolah, mal, tempat ibadah bahkan rumah-rumah warga.

Edukasi tata cara penyimpanan serta penggunaan yang benar diperlukan agar tidak menimbulkan jatuhnya korban.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Gelar Lomba Kampung Pancasila, Ini Syarat dan Kriteria Penilaiannya

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya, Dedik Irianto, mengatakan bahwa PMK selalu melakukan pelatihan kepada masyarakat Surabaya untuk bagaimana menggunakan APAR.

"Selalu ada jadwal rutin dan ada yang berdasarkan permintaan warga, Monggo kalau jadwal dan berapa kalinya bisa datang ke kantor pasar Turi,"kata Dedik, saat dihubungi selalu.id, Sabtu (22/7/2022).

Selain edukasi, juga perlu dilakukan pengawasan secara berkala tentang kondisi APAR yang digunakan oleh masyarakat, mengingat sebuah tabung APAR memiliki daya ledak yang tinggi seperti pada dua kasus di atas. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Langkah Cepat Pelindo Grup Salurkan Bantuan pada Korban Gempa NTT

Berkoordinasi dengan Satgas BUMN dan BPBD setempat, bantuan logistik dikirim melalui berbagai jalur logistik mulai dari Kupang, Labuan Bajo hingga Surabaya.

HMI Sidoarjo Siap Bantu Pemerintah Berantas Miras Ilegal hingga Pencegahan HIV/AIDS

Subandi berharap HMI dapat berperan aktif menyuarakan edukasi publik, mengawal pembangunan daerah, serta menjadi mitra kritis yang konstruktif melalui gagasan.

Langkah Konkret Disnaker Nganjuk Tekan Angka Kemiskinan Lewat Pelatihan Industri

Istna Shofiani menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi pintu masuk untuk mencetak tenaga kerja terampil yang siap langsung diserap oleh dunia industri.

Ketika Foto Armuji Tak Dimasukkan dalam Poster Soekarno Cup 2026, Ada Apa dengan PDIP?

Kader PDIP Surabaya, Akhmad Hidayat, mengaku cukup banyak menerima pertanyaan dari sesama kader mengenai kejanggalan komposisi poster tersebut.

BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Tembus 46,27 Persen, Pemkab Bidik Pekerja Rentan

Dari total sekitar 1,05 juta angkatan kerja di Sidoarjo, masih terdapat sekitar 575.938 pekerja yang belum terlindungi BPJS Ketenagakerjaan.

Harga Emas Antam Hari Ini: Baru Kemarin Naik Tipis Sekarang Anjlok Lagi, Ini Detailnya

Jika ditarik dalam sepekan terakhir, harga emas Antam berada di rentang Rp2.796.000-2.830.000 per gram.