Selasa, 06 Okt 2026 06:22 WIB

Dua Tabung APAR Meledak dalam Sepekan di Surabaya, Perlu Pengawasan!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 24 Jul 2022 11:45 WIB
Tabung Apar yang meledak di rumah Warga Jalan Kedinding Lor, Surabaya pada Selasa (19/7/2022).
Tabung Apar yang meledak di rumah Warga Jalan Kedinding Lor, Surabaya pada Selasa (19/7/2022).

selalu.id - Peristiwa meledaknya Alat Pemadam Api Ringan (APAR) terjadi dua kali dalam sepekan di Surabaya. Peristiwa itu menyebabkan hilangnya satu nyawa serta dua orang mengalami luka-luka.

selalu.id merangkum dua kejadian meledaknya APAR di Surabaya yakni, peristiwa yang menewaskan seorang pria bernama Soehardjono (55) warga Karang Asem, yang mengalami kecelakaan kerja di CV Mandiri Arta, Jalan Lebak Jaya Utara 3, Kelurahan Dukuh Setro, Tambaksari, Surabaya pada Kamis (14/7/2022) lalu.

Baca Juga: Bukan Lagi Sistem Desil, Penerima Bansos di Surabaya Kini Ditentukan Lewat Rembuk Warga

Menurut keterangan saksi, saat itu Soehardjono mengisi apar ukuran 3 kilogram. Tak lama kemudian, apar tersebut meledak hingga mengenai kepala korban. Sehingga, korban mengalami luka parah.

"Betul ditemukan orang yang tergeletak dengan kondisi pecah di kepala atas," kata Kanit Reskrim Polsek Tambaksari, Iptu Agus Yogi.

Kedua adalah peristiwa meledaknya APAR yang terjadi di Kedidinding Lor pada Selasa (19/7/2022). Tercatat dua orang terluka dalam kejadian ini yakni Laksono (60) luka dibagian pergelangan kaki kiri, serta Rudy (34) mengalami luka pada bagian jari tangan kanan.

Plt Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya, Ridwan Mubarun menyampaikan, diduga ledakan itu terjadi saat korban sedang mengisi tabung Apar.

Baca Juga: DPRD Surabaya Datangi PLN Usai Warga Lapor Kena Denda 1,2 Juta, Yona: Saya Bayar Semua

"Namun berselang beberapa menit kemuadian warga menengar suara ledakan di rumah No. 54 dan mendapati kedua korban sudah dalam kondisi tergeletak,"jelasnya.

Dua peristiwa meledaknya tabung APAR tersebut harusnya menjadi catatan penting oleh pihak terkait, mengingat penggunaan APAR tersebar di masyarakat, baik perkantoran, sekolah, mal, tempat ibadah bahkan rumah-rumah warga.

Edukasi tata cara penyimpanan serta penggunaan yang benar diperlukan agar tidak menimbulkan jatuhnya korban.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Eri Cahyadi Setop Diskotek Baru, Desak Pengawasan Tempat Hiburan Ketat

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya, Dedik Irianto, mengatakan bahwa PMK selalu melakukan pelatihan kepada masyarakat Surabaya untuk bagaimana menggunakan APAR.

"Selalu ada jadwal rutin dan ada yang berdasarkan permintaan warga, Monggo kalau jadwal dan berapa kalinya bisa datang ke kantor pasar Turi,"kata Dedik, saat dihubungi selalu.id, Sabtu (22/7/2022).

Selain edukasi, juga perlu dilakukan pengawasan secara berkala tentang kondisi APAR yang digunakan oleh masyarakat, mengingat sebuah tabung APAR memiliki daya ledak yang tinggi seperti pada dua kasus di atas. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Emil Audero jadi Pahlawan!

Kemenangan bersejarah Indonesia akhirnya dikunci oleh aksi gemilang Emil Audero yang menepis sepakan penalti Sayriya.

Densus 88 Antiteror Polri Sergap 11 Teroris di Indonesia saat Latihan Militansi

Saat ini, Densus 88 masih terus mendalami seluruh barang bukti yang disita untuk membongkar kemungkinan adanya keterlibatan pihak atau jaringan teror lain.

Sidang Kasus Pengeroyokan Maut Oknum Pesilat Nganjuk, Kuasa Hukum Ajukan Eksepsi

Kendati mengajukan keberatan, Asmijan menegaskan pihak penasihat hukum tetap mendukung jalannya penegakan hukum secara adil dan rasional.

HUT TNI ke-81 di Jember: Ojol hingga Mahasiswa Melebur, Bukti Kemanunggalan Rakyat

Menurut Abdus Salam, konsep peringatan yang digelar sederhana justru memperlihatkan kedekatan TNI dengan masyarakat secara nyata.

Makin Mudah, Posisi dan Jadwal Trans Jatim serta Suroboyo Bus Kini Bisa Dipantau Lewat HP

Kadishub Jatim, Nyono, menyatakan integrasi ini merupakan langkah pengembangan layanan agar masyarakat memperoleh kepastian saat menggunakan angkutan umum.

Kafe Tanpa IPAL Buang Limbah Lemak Sembarangan di Saluran Air Tunjungan Surabaya

Atas temuan ini, Hidayat mengimbau pelaku usaha di kawasan perkotaan agar tidak langsung membuang limbah yang mengandung minyak atau lemak ke saluran umum.