Selasa, 06 Okt 2026 08:11 WIB

Puluhan Peserta Ikuti DBON di Kampus Unesa Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 18 Jul 2022 19:13 WIB
Salah satu peserta tes Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) di Universitas Negeri Surabaya
Salah satu peserta tes Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) di Universitas Negeri Surabaya

selalu.id - Program pembinaan atlet Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dimulai akhir Juli 2022. Peserta yang dibina dalam program tersebut hanya peserta yang memenuhi kualifikasi yang diterima. Karena itulah, seleksi peserta dilakukan secara ketat pada Senin, 18 Juli 2022.

Total ada 480 lebih pendaftar program pembinaan DBON. Sebanyak 73 peserta di antaranya mengikuti seleksi di UNESA. Peserta datang dari berbagai daerah dan yang terjauh ada yang dari Kalimantan. Cabor yang diseleksi dan dibina di UNESA meliputi Atletik, Panahan, Taekwondo dan Renang. Keempatnya masuk dalam 14 cabor yang disiapkan untuk olimpiade ke depan.

Baca Juga: Bukan Lagi Sistem Desil, Penerima Bansos di Surabaya Kini Ditentukan Lewat Rembuk Warga

Tim DBON, Prof. Dr. Hari Setijono, M.Pd, menjelaskan bahwa seleksi tersebut terdiri dari berbagai rangkaian tes dengan sistem gugur. Tahap pertama, peserta mengikuti tes yang mencakup tiga aspek, yaitu ada tes antropometri, tes kesehatan dan tes biomotor atau tes kemampuan fisik. Untuk dua tes pertama diselenggarakan di Gedung T4 Fakultas Ilmu Olahraga (FIO), sementara tes biomotor diselenggarakan di Gor Futsal Internasional UNESA.

Hasil tes tahap pertama akan dikirim langsung ke pusat dan diumumkan pada malamnya. Peserta yang tidak lolos atau ada peserta yang bermasalah dengan otot misalnya akan langsung dipulangkan ke daerahnya masing-masing. Sementara yang berhasil lolos bakal mengikuti tahap seleksi berikutnya, yaitu tes skill pada Selasa, 19 Juli 2022.

"Tes skill besok fokus ke tes bakat atau keterampilan peserta dalam cabor pilihannya masing-masing. Kalau yang pilih cabor renang yang di tes kemampuan renangnya, kalau cabor panahan ya tes skill panahan," terangnya.

Setelah lolos tes skill, peserta akan masuk ke tahap seleksi akhir yaitu tes psikologi. Seleksi ini dimaksudkan untuk melihat bakat dan mental anak-anak dari sisi psikologisnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Datangi PLN Usai Warga Lapor Kena Denda 1,2 Juta, Yona: Saya Bayar Semua

"Ini kan butuh peserta yang mandiri juga, karena sistem pembinaannya fokus dan jauh dari orang tua. Jadinya memang harus dilihat dari berbagai aspek," ucap guru besar UNESA itu.

Setelah tahapan seleksi tersebut, peserta yang lolos akan diumumkan pada 21 Juli 2022 dan mulai masuk program pembinaan pada 27 Juli 2022. Prof Hari menegaskan bahwa, seleksi tersebut tidak berdasarkan kuota penerimaan peserta, tetapi benar-benar berdasarkan kualifikasi yang ditentukan. Seleksi itu melibatkan tim DBON Kemenpora atau tim pakar 4 orang, tim dari induk-induk cabor masing-masing dua orang dan tim dokter serta para psikolog.

Panitia tes, Muhammad Zainuddin Aziz mengatakan, masing-masing tes memiliki kualifikasinya masing-masing. Misalnya, untuk tes biomotor atau fisik misalnya ada beberapa aspek yang dilihat seperti daya tahan otot lengan, daya tahan perut, daya ledak otot tungkai, kekuatan otot core, daya ledak otot lengan, kelincahan kekuatan otot hingga kelentukan.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Eri Cahyadi Setop Diskotek Baru, Desak Pengawasan Tempat Hiburan Ketat

"Tesnya memang benar-benar detail," tandasnya.

Sebagai informasi, program pembinaan atlet DBON ini diselenggarakan di empat sentra, di antaranya UNESA. Peserta yang lolos seleksi akan mendapat program pembinaan dan disiapkan menjadi atlet masa depan yang bisa diunggulkan di kompetisi olahraga dunia, olimpiade. Peserta mendapat akomodasi gratis termasuk biaya hidup, pendidikan gratis, uang saku dan sebagainya dari negara. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Emil Audero jadi Pahlawan!

Kemenangan bersejarah Indonesia akhirnya dikunci oleh aksi gemilang Emil Audero yang menepis sepakan penalti Sayriya.

Densus 88 Antiteror Polri Sergap 11 Teroris di Indonesia saat Latihan Militansi

Saat ini, Densus 88 masih terus mendalami seluruh barang bukti yang disita untuk membongkar kemungkinan adanya keterlibatan pihak atau jaringan teror lain.

Sidang Kasus Pengeroyokan Maut Oknum Pesilat Nganjuk, Kuasa Hukum Ajukan Eksepsi

Kendati mengajukan keberatan, Asmijan menegaskan pihak penasihat hukum tetap mendukung jalannya penegakan hukum secara adil dan rasional.

HUT TNI ke-81 di Jember: Ojol hingga Mahasiswa Melebur, Bukti Kemanunggalan Rakyat

Menurut Abdus Salam, konsep peringatan yang digelar sederhana justru memperlihatkan kedekatan TNI dengan masyarakat secara nyata.

Makin Mudah, Posisi dan Jadwal Trans Jatim serta Suroboyo Bus Kini Bisa Dipantau Lewat HP

Kadishub Jatim, Nyono, menyatakan integrasi ini merupakan langkah pengembangan layanan agar masyarakat memperoleh kepastian saat menggunakan angkutan umum.

Kafe Tanpa IPAL Buang Limbah Lemak Sembarangan di Saluran Air Tunjungan Surabaya

Atas temuan ini, Hidayat mengimbau pelaku usaha di kawasan perkotaan agar tidak langsung membuang limbah yang mengandung minyak atau lemak ke saluran umum.