Senin, 20 Jul 2026 14:15 WIB

Bulan Bung Karno, PDIP Surabaya Gelar Lomba Foto dan Bagi-bagi Buku

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 01 Jun 2020 13:57 WIB

Surabaya (selalu.id) – Bulan Juni dikenal sebagai ”Bulan Bung Karno”. DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya pun menyambutnya dengan sejumlah kegiatan secara virtual, untuk mengajak publik kembali mengkhidmati jasa dan pemikiran Presiden Sukarno yang merupakan Bapak Bangsa Indonesia.

”Dalam situasi pandemi Covid-19, kami lakukan kegiatan secara virtual. Gagasan Bung Karno semakin terasa relevan, terutama bagaimana Bapak Bangsa kita itu merefleksikan gotong royong sebagai intisari Pancasila yang dicetuskan Bung Karno pada 1 Juni 1945. Tanpa gotong royong, mustahil kita bisa melewati pandemi Covid-19 dengan baik,” ujar Hadrean Renanda, Ketua Panitia peringatan “Juni Bulan Bung Karno”, DPC PDIP Kota Surabaya, Senin (1/6/2020).

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Hadrean menjelaskan, Juni diperingati sebagai ”Bulan Bung Karno” lantaran di bulan ini penuh dengan peristiewa bersejarah yang berkaitan dengan Bung Karno. Pada 1 Juni 1945, di depan sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan, Bung Karno untuk kali pertama menyampaikan gagasan tentang lima sila dasar negara, yang dinamakan Pancasila.

”Lewat pidato tanpa teks yang panjang, dari hasil menggali kearifan dan tradisi rakyat, Bung Karno menyampaikan tentang Pancasila di depan seluruh tokoh bangsa dari berbagai daerah di Tanah Air. Hari itulah, 1 Juni, yang kini kita ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila,” ujar Wakil Ketua DPC PDIP Kota Surabaya bidang kaderisasi.

Kemudian, hari bersejarah lainnya adalah 6 Juni 1901, ketika Bung Karno lahir di Surabaya ketika fajar menyingsing. Tahun kelahiran juga menandai pergantian abad. ”Sejak kecil, oleh sang ibunda, Bung Karno sudah diyakini akan menjadi pemimpin besar bagi rakyatnya,” kata Hadrean.

Lalu pada 21 Juni 1970, Bung Karno wafat di Jakarta, dan dimakamkan di Kota Blitar.

Wakil Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Abdul Ghoni Mukhlas Niam, pihaknya telah menyiapkan serangkaian acara berbasis virtual untuk memperingati Bulan Bung Karno. Di antaranya lomba foto bertemakan ”gotong royong hadapi pandemi Covid-19”.

”Lomba foto ini terbuka untuk umum. Mekanisme lomba akan kami publikasikan dalam 1-2 hari ke depan,” ujar Abdul Ghoni.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

PDIP Kota Surabaya juga menggelar serangkaian diskusi daring dengan menghadirkan berbagai narasumber, dari dalam dan luar negeri. Diskusi digelar pada 1 Juni, 6 Juni, dan 20 Juni. Selain membahas pemikiran dan gerakan Bung Karno, diskusi juga membahas tentang kuliner Nusantara yang terangkum dalam buku ”Mustika Rasa” yang bisa menjadi alternatif bisnis kerakyatan di masa pandemi.

”Kami menghadirkan para pakar, akademisi, aktivis, komunitas anak muda, chef, dan pelaku UMKM di Surabaya untuk membedah pemikiran, gerakan, hingga kepedulian Bung Karno terhadap tradisi makanan Nusantara,” ujar Abdul Ghoni.

Pada 21 Juni, bertepatan dengan hari wafatnya Bung Karno, juga akan digelar doa bersama secara virtual dari para tokoh lintas agama.

”Kami juga akan membagikan sembako untuk wong cilik, khususnya di wilayah Peneleh, tempat Bung Karno menghabiskan masa mudanya,” ujar Ghoni, yang juga anggota DPRD Kota Surabaya.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam

Wakil Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Arjuna Rizki Dwi Kresnayana,
menambahkan, pihaknya juga terus menyebar pemikiran Bung Karno kepada berbagai elemen di Surabaya.

“Oleh karena itu, pada bulan Juni ini kami bakal membagikan paket buku tentang Bung Karno ke taman baca, pondok pesantren, dan berbagai komunitas,” kata Arjuna.

Sebagai wujud penghargaan pada tradisi khas Surabaya, di antaranya parikan, PDIP Kota Surabaya juga menggeber lomba parikan Suroboyo bertema ”Pancasila dan Gotong Royong Hadapi Pandemi Covid-19”.

“Jurinya akan melibatkan Cak dan Ning Surabaya, anak-anak muda yang paham dan menghikmati budaya Surabaya,” Arjuna.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Ini adalah trofi kedua kalinya bagi La Furia Roja setelah yang pertama di 2010 alias 16 tahun lalu.

Harga Emas Antam Hari Ini: Turun Tipis Bosku, Seperti Kemenangan Spanyol vs Argentina

Dikutip dari situs Logam Mulia Antam, satuan harga emas hari ini yang terkecil ukuran 0,5 gram berada di angka Rp1.449.500.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Semua Bintang Lagi Baik, Dari Keuangan hingga Cinta

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Semua diulas lengkap hari ini.

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.