Selasa, 20 Okt 2026 04:56 WIB

Bulan Bung Karno, PDIP Surabaya Gelar Lomba Foto dan Bagi-bagi Buku

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 01 Jun 2020 13:57 WIB

Surabaya (selalu.id) – Bulan Juni dikenal sebagai ”Bulan Bung Karno”. DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya pun menyambutnya dengan sejumlah kegiatan secara virtual, untuk mengajak publik kembali mengkhidmati jasa dan pemikiran Presiden Sukarno yang merupakan Bapak Bangsa Indonesia.

”Dalam situasi pandemi Covid-19, kami lakukan kegiatan secara virtual. Gagasan Bung Karno semakin terasa relevan, terutama bagaimana Bapak Bangsa kita itu merefleksikan gotong royong sebagai intisari Pancasila yang dicetuskan Bung Karno pada 1 Juni 1945. Tanpa gotong royong, mustahil kita bisa melewati pandemi Covid-19 dengan baik,” ujar Hadrean Renanda, Ketua Panitia peringatan “Juni Bulan Bung Karno”, DPC PDIP Kota Surabaya, Senin (1/6/2020).

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Hadrean menjelaskan, Juni diperingati sebagai ”Bulan Bung Karno” lantaran di bulan ini penuh dengan peristiewa bersejarah yang berkaitan dengan Bung Karno. Pada 1 Juni 1945, di depan sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan, Bung Karno untuk kali pertama menyampaikan gagasan tentang lima sila dasar negara, yang dinamakan Pancasila.

”Lewat pidato tanpa teks yang panjang, dari hasil menggali kearifan dan tradisi rakyat, Bung Karno menyampaikan tentang Pancasila di depan seluruh tokoh bangsa dari berbagai daerah di Tanah Air. Hari itulah, 1 Juni, yang kini kita ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila,” ujar Wakil Ketua DPC PDIP Kota Surabaya bidang kaderisasi.

Kemudian, hari bersejarah lainnya adalah 6 Juni 1901, ketika Bung Karno lahir di Surabaya ketika fajar menyingsing. Tahun kelahiran juga menandai pergantian abad. ”Sejak kecil, oleh sang ibunda, Bung Karno sudah diyakini akan menjadi pemimpin besar bagi rakyatnya,” kata Hadrean.

Lalu pada 21 Juni 1970, Bung Karno wafat di Jakarta, dan dimakamkan di Kota Blitar.

Wakil Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Abdul Ghoni Mukhlas Niam, pihaknya telah menyiapkan serangkaian acara berbasis virtual untuk memperingati Bulan Bung Karno. Di antaranya lomba foto bertemakan ”gotong royong hadapi pandemi Covid-19”.

”Lomba foto ini terbuka untuk umum. Mekanisme lomba akan kami publikasikan dalam 1-2 hari ke depan,” ujar Abdul Ghoni.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

PDIP Kota Surabaya juga menggelar serangkaian diskusi daring dengan menghadirkan berbagai narasumber, dari dalam dan luar negeri. Diskusi digelar pada 1 Juni, 6 Juni, dan 20 Juni. Selain membahas pemikiran dan gerakan Bung Karno, diskusi juga membahas tentang kuliner Nusantara yang terangkum dalam buku ”Mustika Rasa” yang bisa menjadi alternatif bisnis kerakyatan di masa pandemi.

”Kami menghadirkan para pakar, akademisi, aktivis, komunitas anak muda, chef, dan pelaku UMKM di Surabaya untuk membedah pemikiran, gerakan, hingga kepedulian Bung Karno terhadap tradisi makanan Nusantara,” ujar Abdul Ghoni.

Pada 21 Juni, bertepatan dengan hari wafatnya Bung Karno, juga akan digelar doa bersama secara virtual dari para tokoh lintas agama.

”Kami juga akan membagikan sembako untuk wong cilik, khususnya di wilayah Peneleh, tempat Bung Karno menghabiskan masa mudanya,” ujar Ghoni, yang juga anggota DPRD Kota Surabaya.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

Wakil Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Arjuna Rizki Dwi Kresnayana,
menambahkan, pihaknya juga terus menyebar pemikiran Bung Karno kepada berbagai elemen di Surabaya.

“Oleh karena itu, pada bulan Juni ini kami bakal membagikan paket buku tentang Bung Karno ke taman baca, pondok pesantren, dan berbagai komunitas,” kata Arjuna.

Sebagai wujud penghargaan pada tradisi khas Surabaya, di antaranya parikan, PDIP Kota Surabaya juga menggeber lomba parikan Suroboyo bertema ”Pancasila dan Gotong Royong Hadapi Pandemi Covid-19”.

“Jurinya akan melibatkan Cak dan Ning Surabaya, anak-anak muda yang paham dan menghikmati budaya Surabaya,” Arjuna.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.