Minggu, 01 Nov 2026 22:20 WIB

Citraland Surabaya Gelar Festival UMKM Pascapandemi, Wali Kota Eri: Luar Biasa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 05 Jun 2022 08:51 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi meninjau Festival UMKM di Citraland
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi meninjau Festival UMKM di Citraland

selalu.id - Memeriahkan Hari Jadi Kota Surabaya 729, Citraland Surabaya menggelar festival UMKM G-Walk terbesar di Surabaya Barat.

Acara ini juga dihadiri langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Acara yang melibatkan 4 kecamatan ini sebagai bentuk kaloborasi Citraland dan Pemkot Surabaya.

Baca Juga: Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Festival tersebut akan berlangsung di Bundaran G-Walk mulai 4 -11 Juni 2022, pukul 15.00 WIB hingga 21.00 WIB.

"Jadi hari ini memang ada tempat di Citraland, disini tempat untuk 4 Kecamatan, sehingga kecamatan ini dibuka dan digunakan untuk UMKM di sini," kata Eri, usai mengunjungi stand-stand UMKM yang ada di Festival UMKM G-Walk Citraland, Sabtu (4/6/2022).

Diketahui empat kecamatan yang ada di Citraland Surabaya tersebut yakni kecamatan Lakarsantri, Pakal, Benowo, dan Sambikerep.

"Jadi InsyaAllah juga akan menjadi satu UMKM lainnya, kecamatan-kecamatan lainnya ketika ada tempat, kita bisa berkolaborasi seperti ini. Apa yang dilakukan Citraland akan menjadi hal yang luar biasa dengan investor lainnya yang ada di kota Surabaya," ujar Eri.

Lebih lanjut Eri menyampaikan, dengan sinergi yang kuat ini, Ia meyakini bahwa Surabaya akan berubah di akhir tahun ini.

Baca Juga: Siasat Licik Penjual Miras Ilegal di Surabaya Hindari Razia Satpol PP

"Karena kita baru melangkah setelah masa pandemik covid-19, kita terpukul 2021, bagaimana kita lepas dari covid-19, "jelasnya.

"Setelah 2022 kita masih ada omicron. Hari ini saya yakin dampak ekonomi karena pandemi kita bisa lewati dengan ke gotong royongan,"tambahnya.

City Manager Citraland, Nada Putri menambahkan, Festival UMKM ini bertujuan untuk membantu memajukan UMKM yang ada disekitar Surabaya Barat.

Baca Juga: Melihat dari Dekat Pasar Induk Surabaya: Fasilitas Lengkap, Bebas Biaya Sewa Lapak

Program ini, lanjut Nada, juga mendukung program Wali Kota Surabaya dalam memajukan perekonomian Warga Surabaya melalui UMKM.

"Ini kita mengadakan festival UMKM. terdiri dari kurang lebih 100 UMKM yang ada di 4 kecamatan. Acara ini juga membantu warga yang ada di Citraland untuk perekonomian UMKM,"ujarnya.

Dengan diadakan Festival UMKM ini, Nada berharap bisa membantu para pelaku UMKM yang ada di Wilayah Citraland. Ia pun menyebut juga bekerjasama dengan Universitas Ciputra.

"Univeristas Ciputra untuk membantu memberikan wawasan workshop untuk teman-teman UMKM. dari sisi bisnisnya ataupun packingnya, agar produk UMKM itu gak podo ae (gak sama aja),"pungkasnya. (Ade/SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.

Syaiful Mahdi Terpilih jadi Ketum KONI Nganjuk, Berikut Gebrakan yang Disiapkan

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi pun mendorong pengembangan sport center berbasis sport science dengan menggandeng perguruan tinggi dan insan pers.

Wajib Catat, Ini Daftar 21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Masyarakat pun diimbau untuk lebih cermat memahami daftar layanan yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan sebelum mendatangi fasilitas kesehatan.

Anggaran Logistik Bencana Tembus Rp41 M: DPRD Jatim Tuntut Pangan Bergizi, Jangan Cuma Kenyang

DPRD Jatim mengakui mie instan praktis dan mudah didistribusikan, namun tidak ideal jika menjadi tumpuan utama asupan pangan di masa pengungsian.