Senin, 02 Feb 2026 22:37 WIB

Sahabat Ketua Umum PDIP Megawati Berikan Bantuan 30 Ventilator dan 10 Ton Beras ke Wali Kota Risma

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 20 Mei 2020 16:30 WIB

Surabaya (selalu.id) - Bantuan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengalir di tengah pandemi Covid-19 ini. Kali ini, bantuan itu berasal dari Gesit Foundation yang dipimpin oleh Jacob Soetoyo, yang merupakan salah satu sahabat Megawati Soekarno Putri. Bantuan yang diserahkan kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Balai Kota Surabaya itu berupa 30 unit non invasive ventilator dan 10 ton beras.

Stefanini, salah satu staf Gesit Foundation yang mengantarkan bantuan itu mengatakan bahwa sementara ini bantuan yang diserahkan kepada Wali Kota Risma adalah 30 buah ventilator ditambah 10 ton beras. Ia menjelaskan, ventilator yang diserahkan itu untuk menangani pasien Covid-19 yang masih di tahap awal.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

“Bukan yang sampai ICU. Kita berikan tiga tipe, biasanya kita sebut tipe A, tipe B, dan tipe C. Semua spesifikasi teknis dan buku petunjuknya ada di dalam kardus itu,” kata Stefani seusai menyerahkan bantuan itu, Rabu (20/5/2020).

Menurutnya, ventilator yang diserahkan itu produk Cina dan sudah teruji. Bahkan, ia memastikan bahwa di Wuhan, Cina, juga menggunakan ventilator ini.

“Di Wuhan 60 persen menggunakan ventilator ini untuk menangani pandemi ini,” tegasnya.

Stefani menjelaskan, bantuan itu merupakan bentuk kepedulian kepada rakyat, bangsa dan negara. Sebelumnya, bantuan serupa sudah diserahkan kepada PMI, dan beberapa pemerintah daerah, termasuk pula ke rumah sakit di daerah dan organisasi serta berbagai instansi yang terlibat aktif membantu melawan Covid-19.

Sementara itu, Wali Kota Risma menceritakan asal muasal bantuan itu. Ia mengaku selalu bertemu dengan pimpinan Gesit Foundation itu (Jacob Soetoyo) di berbagai acara Yayasan Kebun Raya Indonesia, termasuk ketika sedang mempersiapkan Kebun Raya Mangrove.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

“Saat itu beliau bilang tak bantu ya Bu Risma!, tahu apa yang beliau katakan? Saya terimakasih ya, jadi yang bilang terimakasih duluan itu beliaunya. Lho gak Pak, saya yang harus bilang terimakasih, terus beliau bilang lagi, gak saya yang harus berterimakasih karena Bu Risma sudah bersedia menerima bantuan saya ini,” kata Wali Kota Risma menceritakan awal bantuan itu.

Bahkan, ketika hendak membantu ventilator, Jacob Soetoyo itu yang tiba-tiba menawarkan akan membantu ventilator. Tak tanggung-tanggung, bantuan itu sebanyak 30 unit, sehingga membuat Wali Kota Risma kaget.

“Tiba-tiba beliaunya menawarkan. Bu, saya punya ventilator, nanti Bu Risma saya bantu 30 unit. Kaget aku. Aku bayangkan bantu 2 aja sudah senang. Ini malah dibantu 30 unit, apa gak kaget aku!” ujarnya.

Nantinya, bantuan ventilator itu akan diserahkan kepada Rumah Sakit Husada Utama karena memang banyak merawat warga Kota Surabaya. Selain itu, sebagian di BDH dan Soewandhie, termasuk pula nanti di Rumah Sakit Asrama Haji.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

“Tadi saya sudah sampaikan terimakasih banyak kepada beliau,” imbuhnya.

Menurut Wali Kota Risma, bantuan ventilator itu sangat membantu karena beberapa kasus yang terjadi, memang kekurangan ventilator. Oleh karena itu, ia mengaku akan melihat rumah sakit mana saja yang kekurangan ventilator ini, sehingga yang nanti memang kekurangan akan dibantu ventilator ini.

“Nanti lihat yang memang sangat membutuhkan, nanti kita berikan,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.