Kamis, 04 Jun 2026 12:08 WIB

Sahabat Ketua Umum PDIP Megawati Berikan Bantuan 30 Ventilator dan 10 Ton Beras ke Wali Kota Risma

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 20 Mei 2020 16:30 WIB

Surabaya (selalu.id) - Bantuan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengalir di tengah pandemi Covid-19 ini. Kali ini, bantuan itu berasal dari Gesit Foundation yang dipimpin oleh Jacob Soetoyo, yang merupakan salah satu sahabat Megawati Soekarno Putri. Bantuan yang diserahkan kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Balai Kota Surabaya itu berupa 30 unit non invasive ventilator dan 10 ton beras.

Stefanini, salah satu staf Gesit Foundation yang mengantarkan bantuan itu mengatakan bahwa sementara ini bantuan yang diserahkan kepada Wali Kota Risma adalah 30 buah ventilator ditambah 10 ton beras. Ia menjelaskan, ventilator yang diserahkan itu untuk menangani pasien Covid-19 yang masih di tahap awal.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

“Bukan yang sampai ICU. Kita berikan tiga tipe, biasanya kita sebut tipe A, tipe B, dan tipe C. Semua spesifikasi teknis dan buku petunjuknya ada di dalam kardus itu,” kata Stefani seusai menyerahkan bantuan itu, Rabu (20/5/2020).

Menurutnya, ventilator yang diserahkan itu produk Cina dan sudah teruji. Bahkan, ia memastikan bahwa di Wuhan, Cina, juga menggunakan ventilator ini.

“Di Wuhan 60 persen menggunakan ventilator ini untuk menangani pandemi ini,” tegasnya.

Stefani menjelaskan, bantuan itu merupakan bentuk kepedulian kepada rakyat, bangsa dan negara. Sebelumnya, bantuan serupa sudah diserahkan kepada PMI, dan beberapa pemerintah daerah, termasuk pula ke rumah sakit di daerah dan organisasi serta berbagai instansi yang terlibat aktif membantu melawan Covid-19.

Sementara itu, Wali Kota Risma menceritakan asal muasal bantuan itu. Ia mengaku selalu bertemu dengan pimpinan Gesit Foundation itu (Jacob Soetoyo) di berbagai acara Yayasan Kebun Raya Indonesia, termasuk ketika sedang mempersiapkan Kebun Raya Mangrove.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

“Saat itu beliau bilang tak bantu ya Bu Risma!, tahu apa yang beliau katakan? Saya terimakasih ya, jadi yang bilang terimakasih duluan itu beliaunya. Lho gak Pak, saya yang harus bilang terimakasih, terus beliau bilang lagi, gak saya yang harus berterimakasih karena Bu Risma sudah bersedia menerima bantuan saya ini,” kata Wali Kota Risma menceritakan awal bantuan itu.

Bahkan, ketika hendak membantu ventilator, Jacob Soetoyo itu yang tiba-tiba menawarkan akan membantu ventilator. Tak tanggung-tanggung, bantuan itu sebanyak 30 unit, sehingga membuat Wali Kota Risma kaget.

“Tiba-tiba beliaunya menawarkan. Bu, saya punya ventilator, nanti Bu Risma saya bantu 30 unit. Kaget aku. Aku bayangkan bantu 2 aja sudah senang. Ini malah dibantu 30 unit, apa gak kaget aku!” ujarnya.

Nantinya, bantuan ventilator itu akan diserahkan kepada Rumah Sakit Husada Utama karena memang banyak merawat warga Kota Surabaya. Selain itu, sebagian di BDH dan Soewandhie, termasuk pula nanti di Rumah Sakit Asrama Haji.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

“Tadi saya sudah sampaikan terimakasih banyak kepada beliau,” imbuhnya.

Menurut Wali Kota Risma, bantuan ventilator itu sangat membantu karena beberapa kasus yang terjadi, memang kekurangan ventilator. Oleh karena itu, ia mengaku akan melihat rumah sakit mana saja yang kekurangan ventilator ini, sehingga yang nanti memang kekurangan akan dibantu ventilator ini.

“Nanti lihat yang memang sangat membutuhkan, nanti kita berikan,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.

Jaring Atlet Jelang Porprov Jatim 2027, Pordasi Sidoarjo Gelar Lomba Berkuda

Federasi berkuda Sidoarjo membuka kesempatan seluas-luasnya bagi atlet muda untuk berpartisipasi tanpa terbebani biaya. Menampilkan bakat hingga jadi atlet.